Close Menu
    What's Hot

    Viral Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Kalbar, Pertamina Tindak Tegas : Okezone Economy

    May 26, 2026

    Audiensi Indomaret-Karyawan Selesai, Upah Lembur Tanggal Merah Disetujui

    May 26, 2026

    James Riady Pantau Progres Rusun Subsidi di Meikarta : Okezone Economy

    May 26, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home ยป 15 Gedung di DKI Terancam Disegel karena Tak Punya SLF, Ada RS hingga Kampus
    Nasional

    15 Gedung di DKI Terancam Disegel karena Tak Punya SLF, Ada RS hingga Kampus

    adminBy adminMay 26, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta – Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta menemukan 15 gedung di Jakarta yang tidak memiliki atau tidak memperpanjang Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Temuan itu mencakup berbagai jenis bangunan, mulai hotel, rumah sakit, kampus, hingga gedung perkantoran.

    Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter, mengatakan temuan tersebut terungkap dalam rapat kerja pansus bersama sejumlah pengelola gedung di DPRD DKI Jakarta pada Selasa (26/5/2026).

    “Hari ini kami mengundang rapat terkait bangunan gedung, baik milik swasta maupun pemerintah, termasuk Pemprov DKI dan BUMD, untuk memastikan aspek keselamatan benar-benar dikedepankan melalui pengurusan perizinan SLF,” kata Jupiter dalam rapat kerja Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta.

    Dalam rapat tersebut, DPRD mendapati masih banyak bangunan yang izin SLF-nya telah habis masa berlaku atau bahkan belum diurus sama sekali.

    “Ternyata masih banyak yang kami temukan. Dari undangan tadi, termasuk Rumah Sakit Pondok Indah, ternyata SLF-nya sudah mati. Artinya, sudah tidak berizin,” ujarnya.

    Jupiter mengatakan keberadaan SLF menjadi penting lantaran berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna bangunan, termasuk kesiapan jalur evakuasi apabila terjadi kondisi darurat seperti kebakaran maupun bencana lainnya.

    Menurut dia, pengurusan SLF juga melibatkan sejumlah instansi teknis. Misalnya, rekomendasi dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) terkait proteksi kebakaran, hingga Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi untuk aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

    “Apabila terjadi musibah atau kebakaran, maka SLF ini penting untuk memastikan perizinannya diperpanjang, sehingga kita bisa mencegah risiko dan memastikan jalur evakuasi tetap tersedia,” jelasnya.

    Jupiter mengungkapkan, dari total 23 undangan yang dipanggil dalam rapat, terdapat lima pihak yang tidak hadir. Dari hasil pendalaman sementara, Pansus menemukan 15 gedung yang bermasalah terkait SLF.

    “Yang kami undang ada 23. Namun ada lima yang tidak hadir hari ini. Kemudian yang tidak memiliki SLF cukup banyak, ada 15 gedung,” katanya.

    Pansus meminta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta lebih aktif dan tegas dalam pengawasan gedung-gedung yang belum memperpanjang izin.

    “Kami mendorong Dinas Citata sesuai tupoksinya dalam pengawasan gedung untuk lebih aktif mengundang pemilik bangunan agar segera memproses perpanjangan izin SLF,” imbuhnya.

    Sejumlah bangunan yang disorot dalam rapat di antaranya RS Pondok Indah, Rumah Sakit Hermina Jatinegara, hingga Universitas Bina Nusantara (Binus).

    DPRD DKI pun mendorong pemberian sanksi tegas bagi pengelola gedung yang masih mengabaikan kewajiban memperpanjang SLF. Jupiter meminta Dinas Citata menerapkan mekanisme bertahap mulai dari surat peringatan (SP) hingga penyegelan.

    “Tadi sudah kami sampaikan, kami meminta agar diberikan sanksi tegas berupa SP1. Kalau pemilik bangunan masih tidak memproses izin SLF, maka diberikan SP2, lalu SP3,” ujarnya.

    Ia menilai tahapan pemberian peringatan harus dilakukan cepat. Menurutnya, dalam waktu tiga minggu seluruh tahapan SP1 hingga SP3 sudah semestinya selesai.

    “Saya kira dalam tiga minggu SP1, SP2, dan SP3 harus sudah selesai. Kalau mereka tetap tidak berizin, maka harus dilakukan penyegelan bahkan penghentian operasional,” tuturnya.

    Jupiter menilai sebagian pemilik bangunan terlalu menyepelekan kewajiban pengurusan SLF dan lebih mengutamakan kepentingan komersial.

    “Pemilik gedung dan pengusaha ini terlalu menganggap sepele. Mereka lebih mementingkan kepentingan komersial dan mendapatkan keuntungan, tetapi tidak menjalankan kewajiban melindungi hak masyarakat terkait keamanan dan kenyamanan,” imbuhnya.

    (bel/ygs)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal Rp45,7 Miliar di Bandara Soetta, Ini Modusnya : Okezone Economy
    Next Article James Riady Pantau Progres Rusun Subsidi di Meikarta : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Viral Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Kalbar, Pertamina Tindak Tegas : Okezone Economy

    May 26, 2026
    Nasional

    Audiensi Indomaret-Karyawan Selesai, Upah Lembur Tanggal Merah Disetujui

    May 26, 2026
    Nasional

    James Riady Pantau Progres Rusun Subsidi di Meikarta : Okezone Economy

    May 26, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Viral Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Kalbar, Pertamina Tindak Tegas : Okezone Economy

    adminMay 26, 2026

    ugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi di Kalimantan Barat memicu sorotan setelah video pemindahan BBM dari…

    Audiensi Indomaret-Karyawan Selesai, Upah Lembur Tanggal Merah Disetujui

    May 26, 2026

    James Riady Pantau Progres Rusun Subsidi di Meikarta : Okezone Economy

    May 26, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Viral Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Kalbar, Pertamina Tindak Tegas : Okezone Economy

    adminMay 26, 2026

    ugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi di Kalimantan Barat memicu sorotan setelah video…

    Nasional

    Audiensi Indomaret-Karyawan Selesai, Upah Lembur Tanggal Merah Disetujui

    adminMay 26, 2026

    Jakarta – Audiensi PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dengan karyawan yang berunjuk rasa…

    Nasional

    James Riady Pantau Progres Rusun Subsidi di Meikarta : Okezone Economy

    adminMay 26, 2026

    CEO Lippo Group, James Riady, melihat langsung progres pembangunan rusun subsidi di…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Pertamina Goes To Campus 2026 Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

    May 21, 20263 Views

    Polisi Usut Viral Pemotor Rampas HP Bocah di Lubang Buaya Jaktim

    May 12, 20263 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.