Close Menu
    What's Hot

    Dihadirkan di Sidang, Ini Sosok Tonny yang Duitnya Dicuri Terapis Spa Rp 1,2 M

    June 10, 2026

    Akuisisi MCA, MPIX Bidik Efisiensi Pembayaran dan Pasar Remitansi : Okezone Economy

    June 10, 2026

    Waka MPR Dorong Pembenahan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru

    June 10, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home ยป 10 Perjalanan Sejarah Kurikulum di Indonesia dari Masa ke Masa
    Nasional

    10 Perjalanan Sejarah Kurikulum di Indonesia dari Masa ke Masa

    adminBy adminJune 10, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta –

    Sistem pendidikan di Tanah Air telah mengalami berbagai fase penyesuaian untuk menjawab tantangan zaman. Menelusuri sejarah kurikulum di Indonesia sangat penting untuk memahami bagaimana arah kebijakan pendidikan nasional dibentuk dan dikembangkan.

    Berdasarkan publikasi napak tilas dari Kemendikdasmen, tercatat ada berbagai pergantian sistem belajar sejak awal kemerdekaan hingga era modern saat ini. Setiap kurikulum memiliki fokus dan pendekatan tersendiri yang dipengaruhi oleh situasi sosial politik di masanya.


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Kurikulum Era Awal Kemerdekaan hingga Orde Lama

    Pada masa-masa awal berdirinya republik, sistem pendidikan lebih difokuskan pada penguatan identitas nasional. Pembentukan karakter dan kesadaran bernegara menjadi prioritas utama.

    Berikut adalah perkembangan kurikulum pada periode awal tersebut:

    • Rentjana Pelajaran 1947: Ini merupakan kurikulum pertama setelah merdeka yang berfokus pada pembentukan karakter dan nilai Pancasila, bukan sekadar kognitif. Kurikulum yang digagas pada masa Menteri Pengajaran Ki Hajar Dewantara ini baru diterapkan luas pada 1950.
    • Rentjana Pelajaran Terurai 1952: Penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya yang menjadi kurikulum nasional pertama berlandaskan UU No. 4 Tahun 1950. Fokusnya merinci silabus dan menghubungkan materi dengan realitas sehari-hari, disusun di masa Menteri Bahder Djohan dan Soewandi.
    • Rentjana Pendidikan 1964 (Kurikulum 1964): Berlaku di akhir era Presiden Soekarno, berfokus membentuk manusia Pancasila yang sosialis. Mata pelajaran dikelompokkan dalam Pancawardhana (moral, kecerdasan, emosional, keterampilan, jasmani) di masa Menteri Artati Marzuki-Sudirdjo.

    Kurikulum Era Orde Baru

    Memasuki era pemerintahan Orde Baru, pendekatan pendidikan mulai bergeser ke arah yang lebih terstruktur dan berorientasi pada tujuan. Berikut adalah beberapa kurikulum yang diterapkan pada masa ini:

    • Kurikulum 1968: Bertujuan membentuk manusia Pancasila sejati yang kuat jasmani dan cerdas. Fokusnya pada pembinaan jiwa Pancasila dan pengetahuan dasar, di bawah arahan Menteri Mashuri Saleh.
    • Kurikulum 1975: Berorientasi pada tujuan agar lebih efektif dan efisien, di mana mulai dikenal istilah satuan pelajaran yang merinci tujuan instruksional khusus hingga evaluasi. Kurikulum ini berlaku di masa Menteri Dr. Syarif Thayeb.
    • Kurikulum 1984: Sering disebut Kurikulum 1975 yang disempurnakan. Menggunakan pendekatan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA), siswa didorong menjadi subjek belajar yang aktif, digagas di era Menteri Prof. Dr. Nugroho Notosusanto.
    • Kurikulum 1994: Menggabungkan pendekatan tujuan (1975) dan proses (1984). Kurikulum ini, yang disusun pada masa Menteri Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro, terkenal dengan beban materinya yang padat dan sistem caturwulan.

    Kurikulum Era Reformasi hingga Modern

    Seiring dengan kemajuan teknologi dan globalisasi, sistem pendidikan dituntut untuk lebih fleksibel dan berpusat pada kompetensi peserta didik. Berikut adalah transformasi kurikulum di era modern:

    • Kurikulum 2004 (KBK): Kurikulum Berbasis Kompetensi ini menekankan pada pengembangan kemampuan, keterampilan, dan sikap. Siswa dituntut lebih aktif dan berorientasi pada hasil belajar, dirintis pada masa Menteri Prof. H. Abdul Malik Fadjar.
    • Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006: Memberikan wewenang penuh kepada sekolah untuk merancang proses pembelajaran sesuai kondisi daerah masing-masing, digagas oleh Menteri Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA.
    • Kurikulum 2013 (K-13): Berbasis kompetensi dan karakter yang menyeimbangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan dengan pendekatan saintifik (mengamati, menanya, dll), berlaku di masa Menteri Prof. Dr. Ir. Mohammad NUH, DEA.
    • Kurikulum Merdeka: Berfokus pada pembelajaran esensial, fleksibel, dan berpusat pada siswa untuk mengasah minat bakat sejak dini. Kurikulum ini juga memperkuat karakter melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), digagas oleh Menteri Nadiem Anwar Makarim.

    (kny/zap)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePabrik Bioetanol 60 Ribu KL di Lampung Mulai Dibangun pada 2027 : Okezone Economy
    Next Article Akulaku Finance Raup Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Dihadirkan di Sidang, Ini Sosok Tonny yang Duitnya Dicuri Terapis Spa Rp 1,2 M

    June 10, 2026
    Nasional

    Akuisisi MCA, MPIX Bidik Efisiensi Pembayaran dan Pasar Remitansi : Okezone Economy

    June 10, 2026
    Nasional

    Waka MPR Dorong Pembenahan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru

    June 10, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Dihadirkan di Sidang, Ini Sosok Tonny yang Duitnya Dicuri Terapis Spa Rp 1,2 M

    adminJune 10, 2026

    Jakarta – Tonny Soegiono, pelanggan spa yang uangnya Rp 1,2 miliar dibobol terapis Nur Hasannah…

    Akuisisi MCA, MPIX Bidik Efisiensi Pembayaran dan Pasar Remitansi : Okezone Economy

    June 10, 2026

    Waka MPR Dorong Pembenahan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru

    June 10, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Dihadirkan di Sidang, Ini Sosok Tonny yang Duitnya Dicuri Terapis Spa Rp 1,2 M

    adminJune 10, 2026

    Jakarta – Tonny Soegiono, pelanggan spa yang uangnya Rp 1,2 miliar dibobol…

    Nasional

    Akuisisi MCA, MPIX Bidik Efisiensi Pembayaran dan Pasar Remitansi : Okezone Economy

    adminJune 10, 2026

    MPIX berencana mengakuisisi 60% saham PT Mobile Coin Asia (MCA) sebagai langkah…

    Nasional

    Waka MPR Dorong Pembenahan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru

    adminJune 10, 2026

    Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong agar dilakukan pembenahan…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Telkom Rombak Daftar Petinggi: Silmy Karim Keluar, Edwin Hidayat Masuk

    June 8, 20264 Views

    Intip Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa 2026 : Okezone Economy

    June 7, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.