Jakarta –
Pemadaman listrik terjadi di sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat. Warga mengeluhkan pemadaman tanpa pemberitahuan berdampak pada aktivitas pekerjaan.
Salah satunya dirasakan oleh Yeni Lestari (29), warga Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi Timur. Dia mengatakan rumahnya mengalami mati listrik sejak sekitar pukul 17.00 WIB sampai 20.00 WIB. Dia mengaku tidak mendapat pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN atas pemadaman tersebut.
“Mati lampu di rumah saya tadi sekitar jam 5 sore, dikiranya token abis karena wifi nggak connect, tapi ternyata mati lampu. Baru nyala lagi sekitar jam 8 malam,” kata Yeni kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sejauh ini sih nggak ada pemberitahuan ya, atau mungkin ada, tapi saya yang ke-skip infonya. Saya tahu ada pemadaman listrik serentak itu justru dari (medsos) X,” sambungnya.
Yeni mengatakan pemadaman itu berdampak pada aktivitas pekerjaannya. Sebab, mati listrik mengakibatkan jaringan wifi juga mati. Selain itu, ia terkendala untuk mengisi ulang gawai yang dipakainya untuk bekerja.
“Pertama, wifi mati. Jadi mesti pakai paket data sendiri, harusnya kalau di rumah kan berhemat,” kata Yeni.
“Dan menyusahkan saya yang bekerja karena HP lowbatt, powerbank sudah habis, listrik lama nyalanya,” sambung dia.
Penjelasan PLN
PLN kemudian kemudian menjelaskan mati listrik yang dialami oleh warga di Rawalumbu, Bekasi Timur. Pihak PLN menyebut sejak pagi hari ada pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah di Bekasi.
“Sekitar tadi siang sampai sore hari ada pemadaman di wilayah tersebut dan kami cek ini pemadamannya terkait sehubungan adanya upaya peningkatan pasokan listrik untuk masyarakat. PLN sedang melaksanakan kegiatan penguatan dan pemeliharaan jaringan distribusi listrik yang membutuhkan pengaturan pasokan listrik atau manajemen beban,” kata petugas layanan call center PLN.
Kawasan Rawalumbu, Bekasi, diketahui masuk dalam Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bantargebang. PLN menyebut di wilayah tersebut pemadaman bergilir terjadi sejak Rabu (10/6) pagi dengan durasi yang bervariasi.
“Untuk pemadaman kami cek khususnya di ULP Bantargebang bervariasi ada di pukul 9 pagi, ada di pukul 10 pagi, ada yang jam 11 (siang) sudah menyala dan ada juga yang pukul 8 malam baru menyala,” tutur petugas call center PLN.
(ygs/ygs)

