Close Menu
    What's Hot

    TNI Jelaskan Pengerahan Prajurit Ikut Amankan Demo di Tosari Jakpus

    June 13, 2026

    8 Fakta Bansos Tunai Rp5,4 Juta : Okezone Economy

    June 13, 2026

    KPK Periksa Pendiri Indonesia Audit Watch Soal Upaya Hambat Perkara Bea Cukai

    June 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home ยป Fakta-fakta Pembully Bocah hingga Kesetrum di Taman Kramat
    Nasional

    Fakta-fakta Pembully Bocah hingga Kesetrum di Taman Kramat

    adminBy adminJune 13, 2026No Comments5 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta –

    Bocah berinisial MWP (7) menjadi korban perundungan (bullying) hingga tersetrum listrik di Taman Kamat Pulo, Senen, Jakarta Pusat (Jakpus). Kesehatan korban sempat drop parah hingga menimbulkan trauma.

    Peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/6) malam saat banyak bocah bermain di Taman Kramat tersebut. Momen bullying itu terekam kamera CCTV di sekitar taman.

    Dalam rekaman video yang tersebar, awalnya korban sedang bermain bersama teman seumurannya. Pelaku dua orang remaja tiba-tiba menggotong korban mendekat ke sebuah tiang listrik.


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



    Tak lama kemudian, korban kemudian tersetrum dan tak sadarkan diri, sementara dua pelaku langsung pergi. Kejadian ini membuat anak-anak lain mengerumuninya.

    Jeda sekian waktu, kedua pelaku kembali dan menarik korban menjauh dari tiang listrik. Korban kemudian diseret ke dekat tempat duduk dan kedua pelaku langsung kabur.

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap aksi perundungan yang terjadi di Jakarta. Pramono meminta pelaku kasus bullying di Taman Kramat ditindak tegas.

    “Jadi untuk pem-bully-an yang terjadi di Senen, karena kebetulan di CCTV-nya terlihat, saya sudah meminta untuk ini ditindaklanjuti. Siapa pun yang melakukan pem-bully-an di Jakarta, maka akan kami ambil tindakan setegas-tegasnya,” kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis (11/6/2026).

    Lokasi bocah dibully hingga tersetrum tiang listrik di Taman Kramat, Jakarta Pusat. (Taufiq S/detikcom)

    Berikut fakta-fakta terbaru kasusnya:

    1. Polisi Amankan 2 Terduga Pelaku

    Polisi menyelidiki dugaan kesengajaan dalam kasus perundungan tersebut. Polisi telah mengamankan dua pelaku bullying yakni ALR (17) dan RM (13).

    “Sudah diamankan kedua pelaku. Satu 17 tahun, satunya masih di bawah umur,” kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri saat dihubungi, Jumat (12/6/2026).

    Erlyn mengatakan satu pelaku dewasa saat ini sudah ditahan. Sementara pelaku di bawah umur dikembalikan kepada orang tuanya, namun tetap akan diproses.

    “Satu ditahan, satu dikembalikan ke orng tuanya tapi tetap laporan,” ujarnya.

    2. Terduga Pelaku dan Korban Tetangga

    Kasat PPA-PPO Polres Jakpus Kompol Rita Oktavia mengatakan korban dan pelaku saat itu sedang bermain di Taman Kramat. Dia menyebut korban pelaku memang teman bermain dan merupakan tetangga.

    “Memang sudah ada banyak anak-anak di situ kan. Memang yang terduga pelaku ini memang rumahnya berdekatan, nggak jauh, paling satu, satu RW lah sama sama keluarga korban. Jadi memang mereka teman main,” kata Rita.

    Rita mengatakan kedua terduga pelaku lalu menempelkan kaki korban ke tiang listrik hingga akhirnya jatuh pingsan. Mereka panik lalu sempat membawa korban ke rumahnya.

    “Akhirnya mungkin memang udah punya niat itu, itu kan dia dipegang tangan-tangannya sama kaki-kakinya kan dia pegang, terus kayak diayun-ayunkan juga gitu kan, sampai dia kakinya itu dikangkangin sampai dimasukkan ke tiang itu kan, di tengah-tengah,” jelasnya.

    Bocah berusia 6 tahun menjadi korban bullying hingga kejang kesetrum listrik di Taman Kramat, Jakarta Pusat (Jakpus). Taman tersebut kini terpantau ditutup. (Taufiq/detikcom).Bocah berusia 6 tahun menjadi korban bullying hingga kejang kesetrum listrik di Taman Kramat, Jakarta Pusat (Jakpus). Taman tersebut kini terpantau ditutup. (Taufiq/detikcom)

    3. Pelaku Dewasa Diamankan

    Polisi menahan terduga pelaku yang berusia dewasa. Sementara, satu pelaku yang masih di bawah umur dikembalikan ke orang tua, namun tetap diproses.

    “Satu dikembalikan ke orang tuanya tapi tetap laporan,” kata Iptu Erlyn Sumantri.

    4. Korban Penyandang Autisme

    Polisi mengungkap, korban berinisial MWP (7) yang dibully hingga kejang akibat tersetrum di tiang listrik Taman Kramat Pulo merupakan penyandang autisme.

    “Keterangannya begitu (korban penyandang autisme),” kata Iptu Erlyn.

    5. Ngaku Tak Tahu Ada Tegangan Listrik

    Polisi mengungkap pengakuan dua orang ABG yang mem-bully bocah MWP di Taman Kramat. Kedua remaja itu mengaku tidak tahu tiang di taman tersebut ada tegangan listriknya.

    Lokasi bocah dibully hingga tersetrum tiang listrik di Taman Kramat, Jakarta Pusat.Taman Kramat ditutup sementara usai ada bocah dirundung hingga pingsan akibat tersetrum tiang listrik. Kedua pintu taman digembok. (Taufiq S/detikcom)

    “Dari hasil pemeriksaan, para ABH (anak berhadapan dengan hukum) mengaku tidak mengetahui bahwa tiang lampu tersebut memiliki aliran listrik,” kata Kompol Rita.

    Namun, polisi tetap memproses peristiwa yang terjadi. Pelaku saat itu panik saat melihat korban pingsan usai ditempelkan di tiang taman dan sempat membawanya pulang ke rumahnya.

    6. Taman Kramat Ditutup

    Taman Kramat ditutup sementara usai ada bocah dirundung hingga pingsan akibat tersetrum tiang listrik. Kedua pintu taman digembok.

    Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (12/6) taman itu dikelilingi pagar setinggi 1,7 meter. Taman Kramat yang berada di tengah pemukiman padat itu . Untuk masuk ke sana harus melalui Jalan Gang 21.

    Adapun letak tiang lampu yang menyebabkan bocah 6 tahun tersetrum ada di sisi ujung sebelah timur. Tiang itu berada dekat dengan pagar tembok.

    7. Bu RT Matikan Gardu Listrik

    Gardu listrik di Taman Kramat dimatikan usai ada bocah tersetrum listrik akibat di-bully. Tindakan ini dilakukan RT setempat untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang lagi.

    “Aku telepon RW, aku telepon LMK, aku panggil keamanan. Panggil keamanan terus aku ajak keamanan, “Ayo, kita lihat taman.” Tapi begitu saya ke sana, udah enggak ada korbannya. Kalau aku ke sana tuh udah enggak ada korbannya,” kata Ketua RT 6 Neneng di lokasi.

    Lokasi bocah dibully hingga tersetrum tiang listrik di Taman Kramat, Jakarta Pusat.Gardu listrik di Taman Kramat dimatikan usai ada bocah tersetrum listrik akibat di-bully (Taufiq S/detikcom)

    Dia menyebut bocah korban itu dibawa langsung orang tuanya ke RS. Kemudian dia meminta anak-anak yang masih bermain di lokasi segera pulang.

    “Tapi anak-anak masih bermain banyak, gitu. Aku usir-usirin, bukan apa-apa, kan namanya katanya kesetrum, aku masih takut dong, nanti ada lagi korban lagi, gitu. Aku kunci langsung,” jelasnya.

    Setelah mengunci taman, Neneng menghubungi pihak PLN dan Dinas Pertamanan. Selanjutnya setelah dicek ternyata memang ada kebocoran listrik yang mengalir ke tiang lampu tersebut.

    Halaman 2 dari 4

    (jbr/mei)





    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous Article5 Fakta Chatib Basri Bertemu Prabowo, Bantah Ditawari Jadi Menkeu : Okezone Economy
    Next Article Listrik Padam Bergilir di Jabodetabek, PLN Buka Suara : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    TNI Jelaskan Pengerahan Prajurit Ikut Amankan Demo di Tosari Jakpus

    June 13, 2026
    Nasional

    8 Fakta Bansos Tunai Rp5,4 Juta : Okezone Economy

    June 13, 2026
    Nasional

    KPK Periksa Pendiri Indonesia Audit Watch Soal Upaya Hambat Perkara Bea Cukai

    June 13, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    TNI Jelaskan Pengerahan Prajurit Ikut Amankan Demo di Tosari Jakpus

    adminJune 13, 2026

    Jakarta – Sejumlah personel TNI dikerahkan mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa lintas universitas di kawasan Tosari,…

    8 Fakta Bansos Tunai Rp5,4 Juta : Okezone Economy

    June 13, 2026

    KPK Periksa Pendiri Indonesia Audit Watch Soal Upaya Hambat Perkara Bea Cukai

    June 13, 2026
    Top Trending
    Nasional

    TNI Jelaskan Pengerahan Prajurit Ikut Amankan Demo di Tosari Jakpus

    adminJune 13, 2026

    Jakarta – Sejumlah personel TNI dikerahkan mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa lintas universitas…

    Nasional

    8 Fakta Bansos Tunai Rp5,4 Juta : Okezone Economy

    adminJune 13, 2026

    Pemerintah menyiapkan transformasi besar dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan mengubah skema…

    Nasional

    KPK Periksa Pendiri Indonesia Audit Watch Soal Upaya Hambat Perkara Bea Cukai

    adminJune 13, 2026

    Jakarta – KPK memeriksa pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, sebagai…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Telkom Rombak Daftar Petinggi: Silmy Karim Keluar, Edwin Hidayat Masuk

    June 8, 20264 Views

    Intip Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa 2026 : Okezone Economy

    June 7, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.