Close Menu
    What's Hot

    Misteri Pria yang Coba Culik Kakek 70 Tahun di PIK

    June 13, 2026

    Kenaikan Harga Pertamax Ancam Daya Beli Kelas Menengah : Okezone Economy

    June 13, 2026

    Kunjungi Banyuwangi, Raline Shah Puji Panorama Sunrise di Kawah Ijen

    June 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » Bank Dunia Ingatkan soal Defisit APBN Indonesia hingga Beban Subsidi : Okezone Economy
    Nasional

    Bank Dunia Ingatkan soal Defisit APBN Indonesia hingga Beban Subsidi : Okezone Economy

    adminBy adminJune 13, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bank Dunia Ingatkan soal Defisit APBN Indonesia hingga Beban Subsidi (Foto: Okezone)

    JAKARTA – Fleksibilitas ruang fiskal Indonesia dilaporkan kian menyempit di tengah melonjaknya kebutuhan pendanaan untuk mengeksekusi berbagai program prioritas nasional serta tingginya beban belanja subsidi akibat gejolak harga energi di pasar global.

    Dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi Juni 2026, Bank Dunia memproyeksikan defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) akan tertahan di angka 2,8 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) sepanjang tahun 2026 hingga 2027, sebelum diprediksi turun tipis ke level 2,7 persen pada tahun 2028.

    Menurut analisis Bank Dunia, kombinasi antara tebalnya alokasi anggaran subsidi energi dan realisasi program-program strategis berskala besar menjadi jangkar utama yang menekan postur keuangan negara.

    “Defisit diperkirakan tetap tinggi pada 2,8 persen dari PDB pada 2026, mencerminkan tekanan gabungan dari meningkatnya belanja subsidi dan program prioritas berskala besar,” tulis Bank Dunia dalam laporan resminya, Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

    Menurut Bank Dunia, pos pengeluaran atau konsumsi pemerintah masih memegang peranan krusial sebagai dinamo penggerak pertumbuhan ekonomi domestik di tengah pekatnya ketidakpastian iklim usaha global.

    Kendati demikian, tingginya ketergantungan struktur ekonomi terhadap belanja APBN ini menyimpan bom waktu yang cukup riskan bagi ketahanan fiskal jangka panjang.

    Bank Dunia memproyeksikan konsumsi pemerintah akan bergerak semakin kuat seiring berjalannya berbagai program kerja prioritas. Di saat yang sama, lonjakan harga minyak mentah dunia berpotensi besar memicu pembengkakan nilai subsidi energi, yang pada akhirnya memangkas ruang gerak finansial yang dimiliki pemerintah.

    “Ketergantungan pada konsumsi pemerintah mengandung risiko mengingat ruang fiskal yang terbatas dan meningkatnya biaya subsidi di tengah aturan fiskal yang diatur undang-undang,” jelas Bank Dunia dalam nota analisisnya.

    Meski dibayangi awan kelabu dari sisi pengeluaran, Bank Dunia masih melihat adanya titik cerah dari lini penerimaan negara yang diperkirakan akan mulai merangkak naik dalam beberapa tahun ke depan. Tren pemulihan ini didorong oleh tuntasnya penyelesaian tunggakan restitusi pajak serta mulai berjalannya efektivitas reformasi tata kelola administrasi perpajakan nasional.

     

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePerkuat Kepedulian Lingkungan, NHM Gelar Aksi Bersih Pantai & Penghijauan
    Next Article Massa Aliansi Rakyat Memanggil Gelar Aksi di Pertigaan Gejayan Sleman
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Misteri Pria yang Coba Culik Kakek 70 Tahun di PIK

    June 13, 2026
    Nasional

    Kenaikan Harga Pertamax Ancam Daya Beli Kelas Menengah : Okezone Economy

    June 13, 2026
    Nasional

    Kunjungi Banyuwangi, Raline Shah Puji Panorama Sunrise di Kawah Ijen

    June 13, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Misteri Pria yang Coba Culik Kakek 70 Tahun di PIK

    adminJune 13, 2026

    Jakarta – Pria lanjut usia (lansia) berinisial GH (70) nyaris menjadi korban penculikan saat berolahraga…

    Kenaikan Harga Pertamax Ancam Daya Beli Kelas Menengah : Okezone Economy

    June 13, 2026

    Kunjungi Banyuwangi, Raline Shah Puji Panorama Sunrise di Kawah Ijen

    June 13, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Misteri Pria yang Coba Culik Kakek 70 Tahun di PIK

    adminJune 13, 2026

    Jakarta – Pria lanjut usia (lansia) berinisial GH (70) nyaris menjadi korban…

    Nasional

    Kenaikan Harga Pertamax Ancam Daya Beli Kelas Menengah : Okezone Economy

    adminJune 13, 2026

    Kenaikan Harga Pertamax Ancam Daya Beli Kelas Menengah (Foto: Pertamina Patra Niaga)…

    Nasional

    Kunjungi Banyuwangi, Raline Shah Puji Panorama Sunrise di Kawah Ijen

    adminJune 13, 2026

    Jakarta – Artis dan model Raline Shah bersama keluarganya berlibur di Banyuwangi…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Telkom Rombak Daftar Petinggi: Silmy Karim Keluar, Edwin Hidayat Masuk

    June 8, 20264 Views

    Intip Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa 2026 : Okezone Economy

    June 7, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.