Close Menu
    What's Hot

    Bareskrim Tangkap 2 DPO Kasus 48 Kg Sabu Jaringan RI-Malaysia di Riau

    June 16, 2026

    Penurunan ULN Swasta Cermin Gairah Bisnis Meredup : Okezone Economy

    June 16, 2026

    Debut di Piala Presiden, Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan

    June 16, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home ยป Sambil Elus Kucing, Gibran Bicara Pemanfaatan AI Harus Dibarengi Etika
    Nasional

    Sambil Elus Kucing, Gibran Bicara Pemanfaatan AI Harus Dibarengi Etika

    adminBy adminJune 16, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta –

    Wapres Gibran Rakabuming Raka bicara mengenai keutamaan artificial intelligence (AI). Gibran menyebut AI bisa membantu pelajar dalam mempercepat proses belajar.

    Pernyataan itu diutarakan Gibran dalam unggahan sebuah video dalam akun Instagram miliknya @gibran_rakabuming, Selasa (16/6/2026). Ia mengatakan AI bukan lagi masa depan, AI adalah hari ini.

    “Kita tidak bisa lagi menutup mata atau sekedar menjadi penonton. Kita harus menjadi pemain, kita harus menjadi penguasa teknologi tersebut. Oleh sebab itu, kepada adik-adik pelajar, saya ingin kalian memahami bahwa AI adalah alat untuk mempercepat, bukan alat untuk membuat kalian malas,” ujar Gibran.


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



    Ia mengatakan AI bisa menjadi asisten pribadi yang membantu proses belajar, mencari data, mempelajari bahasa asing lebih cepat, bahkan memahami rumus matematika yang rumit dengan cara yang lebih sederhana. AI, terangnya, bisa membantu mengejar ketertinggalan para pelajar.

    “Namun penguasaan teknologi ini tidak boleh membuat kita kehilangan daya kritis. Gunakan AI untuk memicu kreativitas bukan untuk menggantikan kemampuan berpikir kalian sendiri,” sebutnya.

    Gibran menambahkan banyak sekali teknologi AI canggih yang sekarang sifatnya open source. Menurutnya, ini kesempatan emas bagi talenta berbakat Indonesia.

    “Di tangan yang menguasai teknologi, Indonesia Emas 2045 bukan lagi sekedar impian, tetapi sebuah kepastian,” ucap Gibran.

    Di sisi lain, Gibran juga berbicara mengenai kekhawatiran para guru dan orang tua. Gibran berharap para guru tidak pernah menyerah untuk meningkatkan kemampuan diri.

    “Guru yang menguasai AI akan memiliki kekuatan super untuk mendidik dengan lebih efektif. AI bisa membantu sisi administratif guru baik dalam membuat pertanyaan, menyajikan penjelasan yang lebih sederhana dan diminati murid serta memberikan contoh kasus yang membuat murid lebih bisa menyerap materi pembelajaran,” lanjutnya.

    “Sehingga Bapak-Ibu punya lebih banyak waktu untuk menyentuh sisi humanis dan karakter murid-murid kita. Orang tua juga sama, kita juga harus mendampingi anak-anak kita. Jangan sampai anak-anak kita terbang tinggi dengan teknologi Tapi kita sebagai orang tua tertinggal di bawah dan tidak tahu apa yang mereka akses. Mari kita belajar bersama-sama,” tuturnya.

    Menurut Gibran, ada jauh lebih penting dari sekedar teknis penguasaan AI yaitu etika. teknologi tanpa etika, kata Gibran, berbahaya. AI bisa digunakan untuk membuat konten positif tapi juga bisa dipakai untuk menyebar hoax, melakukan plagiarisme atau melanggar privasi orang lain.

    “Saya ingin mengingatkan pemanfaatan AI harus didasari oleh nilai-nilai integritas. Jangan gunakan AI untuk menipu, jangan gunakan AI untuk menjatuhkan orang lain. AI harus digunakan untuk kesejahteraan bersama untuk mempermudah hidup, bukan untuk menciptakan kekacauan sosial, kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan kemajuan moralitas kita sebagai bangsa yang beradab,” sambung Gibran.

    Gibran mengatakan Pemerintah Indonesia telah berhasil menyelesaikan Readiness Assessment Methodology untuk AI yang disusun UNESCO, yang berfungsi sebagai alat diagnose untuk menilai kesiapan dan tata kelola AI Indonesia di masa datang sesuai pedoman Baginya, Indonesia punya talenta-talenta hebat. Tugas pemerintah adalah menyiapkan ekosistemnya.

    “Dan tugas kita semua adalah mempersiapkan kapasitas diri kita masing-masing. Kuasai teknologinya. Pegang teguh etikanya. Mari kita jadikan AI sebagai jembatan menuju Indonesia yang lebih maju, lebih cerdas, dan lebih bermartabat. Selamat belajar, selamat berinovasi,” pungkasnya.

    Halaman 2 dari 2

    (isa/knv)





    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleRI Tak Lagi Bergantung Impor Minyak dari Timur Tengah : Okezone Economy
    Next Article Intip Progres Koperasi Merah Putih, Menkop Targetkan 30 Ribu Beroperasi Agustus 2026 : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Bareskrim Tangkap 2 DPO Kasus 48 Kg Sabu Jaringan RI-Malaysia di Riau

    June 16, 2026
    Nasional

    Penurunan ULN Swasta Cermin Gairah Bisnis Meredup : Okezone Economy

    June 16, 2026
    Nasional

    Debut di Piala Presiden, Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan

    June 16, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Bareskrim Tangkap 2 DPO Kasus 48 Kg Sabu Jaringan RI-Malaysia di Riau

    adminJune 16, 2026

    Jakarta – Bareskrim Polri menangkap dua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus…

    Penurunan ULN Swasta Cermin Gairah Bisnis Meredup : Okezone Economy

    June 16, 2026

    Debut di Piala Presiden, Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan

    June 16, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Bareskrim Tangkap 2 DPO Kasus 48 Kg Sabu Jaringan RI-Malaysia di Riau

    adminJune 16, 2026

    Jakarta – Bareskrim Polri menangkap dua orang yang masuk dalam daftar pencarian…

    Nasional

    Penurunan ULN Swasta Cermin Gairah Bisnis Meredup : Okezone Economy

    adminJune 16, 2026

    Pergerakan utang luar negeri (ULN) Indonesia saat ini menghadirkan tantangan bagi stabilitas…

    Nasional

    Debut di Piala Presiden, Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan

    adminJune 16, 2026

    Jakarta – Reyog Garudo Djoyo Manggolo Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Telkom Rombak Daftar Petinggi: Silmy Karim Keluar, Edwin Hidayat Masuk

    June 8, 20264 Views

    Intip Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa 2026 : Okezone Economy

    June 7, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.