Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: Okezone.com/BPS)
JAKARTA — Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam beberapa tahun terakhir tumbuh sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Tengah dan Timur Indonesia. Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang menjadi tuan rumah ajang balap motor paling bergengsi MotoGP, serta Gunung Rinjani yang dikenal sebagai salah satu daya tarik wisata dunia, mendorong berkembangnya berbagai aktivitas usaha di sektor pariwisata, transportasi, akomodasi, perdagangan, hingga ekonomi kreatif.
Berbagai aktivitas ekonomi tersebut bersama seluruh sektor lainnya akan dipotret secara lengkap melalui Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. SE2026 akan merekam perekonomian NTB secara menyeluruh, termasuk sektor pertanian yang juga menjadi andalan. Pada 2025, produksi padi NTB menjadi yang kedua tertinggi di kawasan Indonesia Tengah dan Timur, tumbuh pesat hingga 14,51 persen.
Komitmen untuk menyukseskan perhelatan sepuluh tahunan tersebut ditegaskan melalui Pencanangan SE2026 di Gedung Gelanggang Pemuda Youth Centre Mataram, dipimpin oleh Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Sonny Harry Budiutomo Harmadi, didampingi oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.
Turut hadir pula Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, para bupati dan wali kota se-Pulau Lombok, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB, Kepala BPS Provinsi NTB dan seluruh kepala BPS kabupaten/kota se-NTB, pimpinan instansi vertikal, pelaku usaha, serta tokoh dan kelompok masyarakat. Lebih dari 500 tamu undangan memadati lokasi kegiatan sebagai wujud dukungan bersama dan kolaborasi terhadap pelaksanaan SE2026 di Bumi Gora.
Dalam sambutannya, Sonny menegaskan bahwa sensus ekonomi merupakan instrumen strategis untuk memotret kondisi dan perkembangan aktivitas usaha di daerah secara lengkap, tanpa menggunakan APBD. Pada 2026, terdapat 658 ribu unit usaha di NTB, naik hampir 60 ribu usaha dalam sepuluh tahun terakhir.

