Close Menu
    What's Hot

    Pria di Sukaraja Bogor Dibegal Saat Bonceng Ibu, Motor Dibawa Pelaku

    June 21, 2026

    Bank-Bank Revisi Rencana Bisnis, Hasil Baru Terlihat Juli 2026 : Okezone Economy

    June 21, 2026

    Gus Ipul Luncurkan Buku Fikih Penguatan Disabilitas Mental Psikososial

    June 21, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » RI Masih Jauh dari Krisis Meski Rupiah Sempat Tembus Rp18.000 per USD : Okezone Economy
    Nasional

    RI Masih Jauh dari Krisis Meski Rupiah Sempat Tembus Rp18.000 per USD : Okezone Economy

    adminBy adminJune 21, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pelemahan nilai tukar rupiah yang dalam beberapa pekan terakhir bergerak di level psikologis baru. (Foto: Okezone.com/Freepik)

    JAKARTA – Pelemahan nilai tukar rupiah yang dalam beberapa pekan terakhir bergerak di level psikologis baru, bahkan sempat menembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), dianggap memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar mengenai seberapa besar risiko pembalikan arah ekonomi nasional.

    Senior Analyst NEXT Indonesia Center, Sandy Pramuji, menekankan bahwa situasi ini merupakan sinyal bagi otoritas untuk meningkatkan kewaspadaan.

    “Tekanan eksternal yang ada saat ini menuntut kedisiplinan kebijakan yang lebih tinggi dari biasanya, terutama dalam memperkuat bauran kebijakan moneter dan fiskal untuk menstabilkan pasar. Bukan berarti Indonesia telah masuk dalam krisis ekonomi, tapi lebih tepat dibaca sebagai alarm kewaspadaan,” ujar Sandy dalam keterangan resmi, Minggu (21/6/2026).

    Untuk mengukur tingkat kerawanan posisi rupiah secara objektif, NEXT melakukan kajian dengan mengadopsi pendekatan akademis dari ekonom terkemuka Carmen Reinhart dan Kenneth Rogoff. Melalui karya mereka yang berjudul From Financial Crash to Debt Crisis, kedua ekonom tersebut merumuskan batasan konkret untuk membedakan antara tekanan “nilai tukar biasa” dengan “krisis nilai tukar” (currency crash).

    Berdasarkan metodologi tersebut, krisis nilai tukar terjadi apabila devaluasi atau depresiasi tahunan suatu mata uang mencapai 15% atau lebih. Berdasarkan ambang tersebut, krisis nilai tukar tidak dilihat semata-mata dari level nominal kurs, tetapi dari kecepatan dan besarnya perubahan nilai tukar dalam satu tahun.

    “Jika parameter tersebut disandingkan dengan pergerakan rupiah saat ini, laju depresiasi tahunan kumulatif hingga Juni 2026 tercatat di kisaran 11%. Secara teknis, pelemahan rupiah sepanjang tahun 2026 belum masuk ke dalam kategori krisis nilai tukar atau currency crash,” kata Sandy.

    Kendati demikian, posisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena jaraknya dengan ambang krisis tidak terlalu lebar, apalagi jika arus keluar modal atau persepsi risiko terhadap ekonomi domestik memburuk.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePatroli Dini Hari, Polisi Amankan Pria Bawa Badik di Palmerah Jakbar
    Next Article Kejagung Tangkap Richard Muljadi Buron Penipuan Bisnis Batu Bara Rp 7 M
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Pria di Sukaraja Bogor Dibegal Saat Bonceng Ibu, Motor Dibawa Pelaku

    June 21, 2026
    Nasional

    Bank-Bank Revisi Rencana Bisnis, Hasil Baru Terlihat Juli 2026 : Okezone Economy

    June 21, 2026
    Nasional

    Gus Ipul Luncurkan Buku Fikih Penguatan Disabilitas Mental Psikososial

    June 21, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Pria di Sukaraja Bogor Dibegal Saat Bonceng Ibu, Motor Dibawa Pelaku

    adminJune 21, 2026

    Bogor – Seorang pria yang berboncengan motor dengan ibunya menjadi korban begal di Cimandala, Kecamatan…

    Bank-Bank Revisi Rencana Bisnis, Hasil Baru Terlihat Juli 2026 : Okezone Economy

    June 21, 2026

    Gus Ipul Luncurkan Buku Fikih Penguatan Disabilitas Mental Psikososial

    June 21, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Pria di Sukaraja Bogor Dibegal Saat Bonceng Ibu, Motor Dibawa Pelaku

    adminJune 21, 2026

    Bogor – Seorang pria yang berboncengan motor dengan ibunya menjadi korban begal…

    Nasional

    Bank-Bank Revisi Rencana Bisnis, Hasil Baru Terlihat Juli 2026 : Okezone Economy

    adminJune 21, 2026

    OJK memprediksi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 akan terpetakan dengan jelas…

    Nasional

    Gus Ipul Luncurkan Buku Fikih Penguatan Disabilitas Mental Psikososial

    adminJune 21, 2026

    Jakarta – Komisi Nasional Disabilitas (KND) meluncurkan buku Fikih Penguatan Disabilitas Psikososial…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Pasokan Avtur untuk Penerbangan Bali dan Nusa Tenggara Diperkuat : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views

    Kemnaker Siapkan Pencairan Uang Saku Magang Nasional Gelombang Terakhir Pekan Ini : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.