Menko Airlangga (Foto: Okezone)
JAKARTA – Pemerintah Belarusia berencana meningkatkan impor berbagai komoditas unggulan Indonesia, mulai dari biji kakao, minyak sawit (CPO), karet, produk farmasi, makanan laut, hingga kopi Jawa. Hal ini seperti diungkap Wakil Perdana Menteri Republik Belarusia, Viktor Karankevich.
Menurut Viktor, sejumlah produk Indonesia telah dikenal dan diterima dengan baik oleh para konsumen di negaranya. Karena itu, Belarusia ingin memperluas jenis produk sekaligus meningkatkan volume impor dari Indonesia.
“Kami juga tertarik pada pasokan dari Indonesia untuk berbagai produk, ini termasuk biji kakao, karet, sediaan medis, obat-obatan, dan tentu saja kami memiliki rencana yang sesuai dan kontrak yang ditandatangani untuk pasokan produk laut, serta minyak sawit,” katanya di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Viktor menambahkan, selain meningkatkan volume impor produk yang telah dipasarkan, Belarusia juga ingin memperluas ragam komoditas yang didatangkan dari Indonesia.
Produk yang dinilai memiliki prospek besar antara lain karet, produk farmasi, makanan laut, dan biji kakao.
“Kami juga berharap dapat meningkatkan jangkauan produk yang kami impor dari Indonesia yang akan mencakup karet, farmasi, makanan laut, dan biji kakao. Semua produk tersebut sudah kami coba di Belarus untuk mengapresiasi kualitas tingginya,” sebut Viktor.
Tak hanya itu, Viktor juga secara khusus menambahkan kopi Jawa sebagai salah satu produk Indonesia yang diminati masyarakat Belarusia.
“Kopi Jawa tentu saja. Jadi kami berharap dapat meningkatkan volume produk yang sudah kami kenal dan juga meningkatkan jangkauan produk dari Indonesia juga,” ucapnya.

