Close Menu
    What's Hot

    TPA Jatiwaringin Masih Kebakaran, Pemadaman Dilanjutkan di Hari Ketujuh

    July 6, 2026

    Tips Cuan di Awal Pekan, Ini Saham-Saham Pilihannya : Okezone Economy

    July 6, 2026

    Gaya-gayaan Pemotor Jajah Trotoar Depok Ngaku Tentara padahal Bukan

    July 6, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home ยป Ibu Hamil Tewas Kena Peluru OPM, Komnas Perempuan Minta Pengusutan Independen
    Nasional

    Ibu Hamil Tewas Kena Peluru OPM, Komnas Perempuan Minta Pengusutan Independen

    adminBy adminJuly 6, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta –

    Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta kasus ibu hamil berinisial MD di Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah, yang tewas usai terkena peluru nyasar diusut tuntas. Komnas Perempuan mendorong pengusutan dilakukan secara independen.

    “Peristiwa ini merupakan dugaan pelanggaran serius terhadap hak perempuan atas hidup, rasa aman, dan kesehatan. Komnas Perempuan menegaskan kewajiban negara untuk menjamin penyelidikan yang independen, imparsial, menyeluruh, dan transparan guna mengungkap fakta, memastikan akuntabilitas dan pemulihan bagi keluarga korban, serta menindak pihak yang terbukti bertanggung jawab sesuai hukum,” kata Komisioner Komnas Perempuan Yuni Asriyanti dalam keterangan tertulis, Senin (6/6/2026).


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Yuni mengatakan terdapat lima peristiwa kekerasan dan merenggut nyawa perempuan di Papua dalam kurun waktu 9 bulan terakhir. Dia menyebut kekerasan tersebut terus berulang dan belum ada penyelesaian yang bersperktif pada hak asasi manusia (HAM).

    “Kasus MD bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri. Berdasarkan pantauan media yang dilakukan, sedikitnya lima peristiwa kekerasan yang merenggut nyawa perempuan di tanah Papua dalam sembilan bulan terakhir. Kejadian-kejadian tersebut bagian dari pola kekerasan yang terus berulang dalam situasi konflik bersenjata dan belum memperoleh penyelesaian yang efektif, akuntabel, dan berperspektif hak asasi manusia,” ujarnya.

    Sepanjang 2021 hingga 2025, Komnas Perempuan menerima 75 pengaduan kekerasan terhadap perempuan dari Papua. Dari keseluruhan pengaduan tersebut, sekitar 40 persen melaporkan dugaan keterlibatan aparat atau pejabat negara sebagai pelaku.

    “Negara memiliki kewajiban konstitusional dan kewajiban berdasarkan hukum HAM internasional untuk melindungi perempuan dari kekerasan. Indonesia telah meratifikasi CEDAW melalui UU Nomor 7 Tahun 1984 yang mewajibkan negara memberikan perlindungan efektif bagi perempuan,” ucapnya.

    Komnas Perempuan memberi tiga rekomendasi untuk pengusutan peristiwa itu:

    1. Melakukan investigasi yang independen, imparsial, menyeluruh, dan transparan atas kematian MD, serta menjamin pertanggungjawaban pidana dan etik terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab.

    2. Memastikan dan memberikan pemulihan menyeluruh bagi keluarga korban, mencakup dukungan psikososial, jaminan keamanan, dan akses efektif terhadap keadilan, tidak hanya pada kasus MD juga pada kasus-kasus serupa yang lebih dulu terjadi namun belum menunjukkan titik terang kepada publik.

    3. Melakukan evaluasi komprehensif atas pendekatan keamanan di Papua yang selama ini diterapkan, mengingat terus berlangsungnya dan berulangnya kekerasan bersenjata dan pengungsian warga sipil, termasuk penataan kembali penugasan aparat keamanan dan penarikan bertahap pasukan militer baik organik maupun non-organik dari ruang-ruang pemukiman dan wilayah yang menempatkan warga, khususnya perempuan dan anak, dalam ancaman berkelanjutan.

    Ibu Hamil Tewas Tertembak Peluru

    Peristiwa itu terjadi di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, pada Kamis (2/6). Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M Wirya Arthadiguna, menyebut pelaku penyerangan merupakan OPM pimpinan Peles Tigau. Para pelaku menembakkan peluru di tiga titik berbeda dalam rentang waktu 15 menit.

    “Berdasarkan laporan lapangan, analisis kronologi, dan pemetaan lokasi, gangguan tembakan dilakukan oleh kelompok bersenjata pimpinan Peles Tigau dari tiga titik berbeda dalam rentang waktu sekitar 15 menit,” jelasnya.

    Tembakan pertama terjadi sekitar pukul 18.45 WIT dari arah Kampung Wandoga. Lima menit kemudian kembali terdengar tembakan dari titik berbeda di kawasan perbukitan depan Koramil Sugapa.

    “Sekitar pukul 19.00 WIT, kelompok tersebut kembali melepaskan tembakan sebelum melarikan diri ke arah sungai,” ujar Wirya.

    Selama rangkaian kejadian tersebut, personel Satgas TNI tidak melakukan tembakan balasan. Dia mengatakan hujan, kabut tebal, dan jarak pandang sangat terbatas membuat personel TNI menempati posisi perlindungan sambil memantau situasi.

    (dek/haf)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTarif Listrik Juli 2026 Diputuskan Tak Naik, Ini Faktanya : Okezone Economy
    Next Article Harga BBM Pertamina Hari Ini per 6 Juli 2026, Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    TPA Jatiwaringin Masih Kebakaran, Pemadaman Dilanjutkan di Hari Ketujuh

    July 6, 2026
    Nasional

    Tips Cuan di Awal Pekan, Ini Saham-Saham Pilihannya : Okezone Economy

    July 6, 2026
    Nasional

    Gaya-gayaan Pemotor Jajah Trotoar Depok Ngaku Tentara padahal Bukan

    July 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    TPA Jatiwaringin Masih Kebakaran, Pemadaman Dilanjutkan di Hari Ketujuh

    adminJuly 6, 2026

    Jakarta – Sudah sepekan api di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, belum padam. Proses pemadaman…

    Tips Cuan di Awal Pekan, Ini Saham-Saham Pilihannya : Okezone Economy

    July 6, 2026

    Gaya-gayaan Pemotor Jajah Trotoar Depok Ngaku Tentara padahal Bukan

    July 6, 2026
    Top Trending
    Nasional

    TPA Jatiwaringin Masih Kebakaran, Pemadaman Dilanjutkan di Hari Ketujuh

    adminJuly 6, 2026

    Jakarta – Sudah sepekan api di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, belum…

    Nasional

    Tips Cuan di Awal Pekan, Ini Saham-Saham Pilihannya : Okezone Economy

    adminJuly 6, 2026

    Investor disarankan menerapkan strategi selective buying pada perdagangan awal pekan ini. (Foto:…

    Nasional

    Gaya-gayaan Pemotor Jajah Trotoar Depok Ngaku Tentara padahal Bukan

    adminJuly 6, 2026

    Kota Depok – Ulah pengendara motor (pemotor) menjajah trotoar kembali terjadi. Tak…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Grab For Business Permudah Operasional Perusahaan di Era Bisnis yang Makin Kompleks : Okezone Economy

    June 19, 20265 Views

    Pasokan Avtur untuk Penerbangan Bali dan Nusa Tenggara Diperkuat : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.