Presiden Prabowo (Foto: Okezone)
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan gagasan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bukan lahir secara tiba-tiba. Menurut Prabowo, ide tersebut telah lama terpendam di benaknya, bahkan sejak puluhan tahun lalu.
Prabowo berkisah bahwa ketika masih bertugas sebagai prajurit TNI di pelosok desa, dirinya menyaksikan langsung bagaimana masyarakat hidup dalam serba keterbatasan. Prabowo melihat penderitaan masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, bahkan pernah menyaksikan orang meninggal dunia akibat kelaparan.
Berangkat dari pengalaman tersebut, Prabowo mengaku memiliki tekad untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan. Prabowo meyakini bahwa salah satu jalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan adalah melalui kekuatan koperasi.
“Dari situ, saya lihat kita harus menjaga, kita harus memelihara kemampuan kita di desa-desa. Indonesia merdeka, perang kemerdekaan kita, kekuatan kita, ada di desa-desa,” jelas Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026.
Prabowo juga menceritakan pengalaman lain yang mendorong lahirnya gagasan tersebut, yakni keprihatinannya melihat masyarakat rentan yang sulit melepaskan diri dari jeratan utang.
Prabowo mengatakan bahwa masyarakat rentan umumnya memiliki penghasilan yang tidak hanya rendah, tetapi juga tidak menentu. Kondisi tersebut memaksa mereka berutang untuk memenuhi kebutuhan dasar maupun kebutuhan mendesak, seperti biaya pendidikan atau pengobatan anak.

