Close Menu
    What's Hot

    Video: Raja Charles III Serukan Aliansi Kuat As-Inggris

    April 29, 2026

    Menhub Ungkap Nasib Proyek Rel Khusus KA Jarak Jauh Bekasi-Cikarang

    April 29, 2026

    Sumber Gas LPG Seret, Ini Strategi Pertamina Jaga Ketahanan Energi

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Portal Media Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    Portal Media Nusantara
    Home ยป Bos JPMorgan Blak-blakan soal Ancaman Krisis Obligasi Global
    Uncategorized

    Bos JPMorgan Blak-blakan soal Ancaman Krisis Obligasi Global

    adminBy adminApril 29, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email





    Jakarta, CNBC Indonesia – CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon memperingatkan potensi terjadinya “semacam krisis obligasi” di masa depan seiring meningkatnya risiko utang pemerintah secara global. Ia mendesak para pembuat kebijakan untuk segera bertindak sebelum tekanan pasar memaksa intervensi yang lebih drastis.

    Pernyataan tersebut disampaikan Dimon dalam sebuah konferensi investasi yang digelar oleh dana kekayaan negara Norwegia. Saat ditanya soal kekhawatirannya terhadap lonjakan utang pemerintah di berbagai negara, ia memberikan peringatan tegas.

    “Dengan kondisi saat ini, akan ada semacam krisis obligasi, dan kemudian kita harus menghadapinya,” ujar Dimon, seperti dikutip CNBC International, Rabu (29/4/2026).

    Meski demikian, Dimon mengaku tidak terlalu khawatir terhadap kemampuan sistem keuangan dalam merespons krisis tersebut. Namun, ia menekankan pentingnya langkah antisipatif sejak dini.

    “Saya tidak terlalu khawatir kita akan mampu menghadapinya. Saya hanya berpikir bahwa kematangan seharusnya menunjukkan bahwa kita harus menghadapinya, bukan membiarkannya terjadi,” tambahnya.

    Dimon menjelaskan bahwa kombinasi berbagai risiko global saat ini semakin kompleks dan berpotensi memicu gejolak tak terduga. Ia menyoroti sejumlah faktor seperti ketegangan geopolitik, harga minyak, hingga defisit anggaran pemerintah yang terus melebar.

    “Tingkat faktor-faktor yang menambah risiko sangat tinggi, seperti geopolitik, minyak, defisit pemerintah,” jelasnya. “Faktor-faktor tersebut mungkin akan hilang, tetapi mungkin juga tidak, dan kita tidak tahu kombinasi peristiwa apa yang menyebabkan masalah ini.”

    Dalam skenario krisis obligasi, pasar biasanya mengalami lonjakan tajam imbal hasil (yield) serta penurunan likuiditas. Kondisi ini terjadi ketika investor berbondong-bondong menjual obligasi sementara pembeli menarik diri, sehingga memaksa bank sentral turun tangan sebagai pembeli terakhir untuk menstabilkan pasar.

    Dimon mencontohkan krisis obligasi pemerintah Inggris pada 2022 sebagai gambaran nyata. Saat itu, lonjakan yield memicu gejolak pasar hingga Bank of England harus melakukan intervensi darurat.

    Selain itu, Dimon juga menyinggung risiko di sektor kredit. Meski menilai pasar kredit swasta yang bernilai sekitar US$1,7 triliun atau setara Rp28.900 triliun belum cukup besar untuk menjadi ancaman sistemik bagi ekonomi AS, ia mengingatkan potensi tekanan yang lebih luas.

    “Kita sudah lama tidak mengalami resesi kredit, jadi ketika kita mengalaminya, itu akan lebih buruk dari yang orang kira,” ujarnya. “Mungkin akan mengerikan.”

    (tfa/luc)



    Add

    logo_svg

    as a preferred

    source on Google




    [Gambas:Video CNBC]



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Video: Raja Charles III Serukan Aliansi Kuat As-Inggris

    April 29, 2026

    Menhub Ungkap Nasib Proyek Rel Khusus KA Jarak Jauh Bekasi-Cikarang

    April 29, 2026

    Sumber Gas LPG Seret, Ini Strategi Pertamina Jaga Ketahanan Energi

    April 29, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News

    Video: Raja Charles III Serukan Aliansi Kuat As-Inggris

    By adminApril 29, 2026

    Jakarta, CNBC Indonesia -Raja Inggris Charles III menegaskan kuatnya hubungan antara Inggris dan Amerika Serikat,…

    Menhub Ungkap Nasib Proyek Rel Khusus KA Jarak Jauh Bekasi-Cikarang

    April 29, 2026

    Sumber Gas LPG Seret, Ini Strategi Pertamina Jaga Ketahanan Energi

    April 29, 2026
    Top Trending

    Video: Raja Charles III Serukan Aliansi Kuat As-Inggris

    By adminApril 29, 2026

    Jakarta, CNBC Indonesia -Raja Inggris Charles III menegaskan kuatnya hubungan antara Inggris…

    Menhub Ungkap Nasib Proyek Rel Khusus KA Jarak Jauh Bekasi-Cikarang

    By adminApril 29, 2026

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah berencana mengubah skema pengelolaan infrastruktur perkeretaapian nasional.…

    Sumber Gas LPG Seret, Ini Strategi Pertamina Jaga Ketahanan Energi

    By adminApril 29, 2026

    Tanjung Enim, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) mengakui bahwa kini ada…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • World
    • US Politics
    • EU Politics
    • Business
    • Opinions
    • Connections
    • Science

    Company

    • Information
    • Advertising
    • Classified Ads
    • Contact Info
    • Do Not Sell Data
    • GDPR Policy
    • Media Kits

    Services

    • Subscriptions
    • Customer Support
    • Bulk Packages
    • Newsletters
    • Sponsored News
    • Work With Us

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
    • Privacy Policy
    • Terms
    • Accessibility

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.