Close Menu
    What's Hot

    Sertijab Menteri LH, Jumhur Hidayat Resmi Jadi Penjaga Lingkungan RI

    April 29, 2026

    Penampakan Bus Jemaah Haji RI Usai Kecelakaan di Jabal Magnet

    April 29, 2026

    GM Tractors Buka-Bukaan Soal Baterai EV di Sektor Alat Berat Tambang

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Portal Media Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    Portal Media Nusantara
    Home » Bill Gates Pernah Buka-bukaan Tanda Kiamat, Tunjuk Wilayah RI
    Uncategorized

    Bill Gates Pernah Buka-bukaan Tanda Kiamat, Tunjuk Wilayah RI

    adminBy adminApril 29, 2026No Comments4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email





    Jakarta, CNBC Indonesia – Pada akhir 2025 lalu, pendiri Microsoft Bill Gates sempat menuliskan artikel di blog pribadinya yang menunjukkan perubahan sikap terhadap isu perubahan iklim. Gates yang selama ini dikenal kerap menyuarakan bahaya dampak perubahan lingkungan, tiba-tiba terkesan melunak.

    Bahkan, Gates blak-blakan menyebut pandangan perubahan iklim akan mendatangkan ‘kiamat’ bagi peradaban manusia adalah hal yang keliru. Padahal, sebelumnya Gates pernah menuliskan soal krusialnya mewujudkan emisi-nol.

    Gates pernah menyebut aktivitas di Bumi yang menghasilkan 51 miliar ton gas rumah kaca. Sebanyak 7% berasal dari produksi lemak dan minyak dari hewan dan tumbuhan.

    “Untuk memerangi perubahan iklim, kita harus mengubah angka tersebut ke nol,” kata dia melalui blog personalnya, kala itu.

    Kendati demikian, Gates sadar bahwa rencana untuk menghilangkan konsumsi lemak hewan bagi manusia tidak realistis. Pasalnya, manusia sudah tergantung dengan lemak hewan dengan alasan yang logis.

    Lemak hewan menyimpan nutrisi dan kalori yang dibutuhkan oleh manusia. Namun, ada cara yang bisa dilakukan untuk mengambil lemak tanpa memproduksi emisi, menyiksa hewan, dan menghasilkan zat kimia berbahaya.

    Solusinya, kata Gates, sudah ditemukan oleh startup bernama ‘Savor’. Gates turut menjadi salah satu investornya.

    Savor menciptakan lemak dari sebuah proses yang melibatkan karbondioksida dari udara dan hidrogen dari air. Senyawa tersebut lalu dipanaskan dan dioksidasi sehingga terjadi pemisahan komponen asam yang menciptakan formulasi lemak.

    Gates mengklaim lemak yang dihasilkan memiliki molekul serupa yang ditemukan dari susu, keju, sapi, dan minyak nabati.

    Indonesia dan Malaysia Biang Kerok Masalah Sawit

    Selain produksi lemak hewan yang merusak lingkungan, Gates juga menyoroti faktor yang menciptakan dampak lebih besar yakni minyak sawit.

    “Saat ini, minyak sawit adalah lemak nabati yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Sebagian ditemukan pada makanan sehari-hari seperti kue, mie instan, krim kopi, makanan beku, hingga makeup, sabun badan, odol, deterjen, deodoran, makanan kucing, formula bayi, dan sebagainya. Bahkan, minyak sawit juga digunakan untuk biofuel dan mesin diesel,” ia menuturkan.

    Gates menegaskan bahwa masalah pada minyak sawit bukan soal penggunaannya, tetapi bagaimana proses menghasilkannya. Mayoritas jenis sawit asli jenis Afrika Barat dan Tengah tidak tumbuh di banyak wilayah. Pohon itu hanya tumbuh subur di tempat-tempat yang dilewati garis khatulistiwa.

    “Hal ini menyebabkan penggundulan hutan di area-area khatulistiwa untuk mengonversinya menjadi lahan sawit,” kata Gates.

    Proses ini berdampak buruk bagi keragaman alam dan menyebabkan pukulan telak bagi perubahan iklim. Pembakaran hutan menciptakan emisi yang banyak di atmosfer dan mengakibatkan peningkatan suhu.

    “Pada 2018, kehancuran yang terjadi di Malaysia dan Indonesia saja sudah cukup parah hingga menyumbang 1,4% emisi global. Angka itu lebih besar dari seluruh negara bagian California dan hampir sama besarnya dengan industri penerbangan di seluruh dunia,” Gates menjelaskan.

    Sayangnya, Gates mengakui bahwa peran minyak sawit sulit tergantikan. Sebab, komoditas ini murah, tidak berbau, dan melimpah.

    “Minyak sawit juga satu-satunya minyak nabati dengan keseimbangan lemak jenuh dan tak jenuh yang hampir sama, itulah sebabnya minyak ini sangat serbaguna. Jika lemak hewan adalah bahan utama dalam beberapa makanan, maka minyak sawit adalah pemain tim yang dapat bekerja untuk membuat hampir semua makanan dan barang-barang non-makanan menjadi lebih baik,” Gates menjelaskan.

    Untuk alasan-alasan tersebut, Gates mengatakan sudah ada perusahaan-perusahaan yang mencoba mengatasinya. Salah satunya C16 Biosciences yang berupaya membuat alternatif minyak sawit.

    Sejak 2017, Gates mengatakan C16 mengembangkan produk dari mikroba ragi liar menggunakan proses fermentasi yang tidak menghasilkan emisi sama sekali.

    Meski secara kimiawi berbeda dari minyak sawit konvensional, namun minyak C16 mengandung asam lemak yang sama, sehingga dapat digunakan untuk aplikasi serupa.

    “Minyak ini sama alaminya dengan minyak sawit, hanya saja tumbuh pada jamur, bukan pada pohon. Sama dengan Savor, proses C16 sepenuhnya bebas dari pertanian. ‘Pertanian’-nya adalah sebuah laboratorium di tengah kota Manhattan,” kata Gates.

    (fab/fab)



    Add

    logo_svg

    as a preferred

    source on Google




    [Gambas:Video CNBC]



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Sertijab Menteri LH, Jumhur Hidayat Resmi Jadi Penjaga Lingkungan RI

    April 29, 2026

    Penampakan Bus Jemaah Haji RI Usai Kecelakaan di Jabal Magnet

    April 29, 2026

    GM Tractors Buka-Bukaan Soal Baterai EV di Sektor Alat Berat Tambang

    April 29, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News

    Sertijab Menteri LH, Jumhur Hidayat Resmi Jadi Penjaga Lingkungan RI

    By adminApril 29, 2026

    Pada Februari 2022, Jumhur terpilih sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), organisasi…

    Penampakan Bus Jemaah Haji RI Usai Kecelakaan di Jabal Magnet

    April 29, 2026

    GM Tractors Buka-Bukaan Soal Baterai EV di Sektor Alat Berat Tambang

    April 29, 2026
    Top Trending

    Sertijab Menteri LH, Jumhur Hidayat Resmi Jadi Penjaga Lingkungan RI

    By adminApril 29, 2026

    Pada Februari 2022, Jumhur terpilih sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh…

    Penampakan Bus Jemaah Haji RI Usai Kecelakaan di Jabal Magnet

    By adminApril 29, 2026

    Bus rombongan jemaah haji asal Indonesia yang berasal dari Probolinggo, mengalami kecelakaan…

    GM Tractors Buka-Bukaan Soal Baterai EV di Sektor Alat Berat Tambang

    By adminApril 29, 2026

    Jakarta, CNBC Indonesia – Isu daya tahan baterai hingga potensi biaya tersembunyi…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • World
    • US Politics
    • EU Politics
    • Business
    • Opinions
    • Connections
    • Science

    Company

    • Information
    • Advertising
    • Classified Ads
    • Contact Info
    • Do Not Sell Data
    • GDPR Policy
    • Media Kits

    Services

    • Subscriptions
    • Customer Support
    • Bulk Packages
    • Newsletters
    • Sponsored News
    • Work With Us

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
    • Privacy Policy
    • Terms
    • Accessibility

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.