Close Menu
    What's Hot

    IHSG Rebound di Awal Perdagangan, Menguat 11 Poin ke Level 5.895 : Okezone Economy

    June 25, 2026

    Diduga Cabuli Remaja Laki-laki, Pria di Bogor Ditangkap Polisi

    June 25, 2026

    Purbaya Bebaskan Pajak Tiket Pesawat 100 Persen hingga 5 Juli 2026 : Okezone Economy

    June 25, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » PLTS Atap Terbesar di Indonesia Diresmikan, 17 Kali Luas GBK
    Teknologi

    PLTS Atap Terbesar di Indonesia Diresmikan, 17 Kali Luas GBK

    adminBy adminApril 30, 2026Updated:April 30, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INSTALASI pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS atap terbesar di sektor komersial dan industri resmi direalisasikan oleh PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya bersama Xurya. Proyek ini memiliki total kapasitas 22,5 megawatt (MW).

    Selain menjadi yang terbesar di sektor tersebut, PLTS ini diklaim mampu menekan emisi karbon hingga 26.818.258 kilogram per tahun dan mengurangi ketergantungan terhadap batu bara sebesar 20.189 kilogram per tahun.

    PLTS atap ini juga terdiri dari 36.862 modul panel surya yang terpasang di area seluas 122.783 meter persegi atau sekitar 12,2 hektare, setara dengan 17 kali luas lapangan sepak bola Gelora Bung Karno (GBK).

    Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian Emmy Suryandari, yang hadir dalam peresmian ini, menyebut pengembangan PLTS atap merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam penanganan perubahan iklim sekaligus mendukung target net zero emission (NZE).

    “PLTS atap ini sebetulnya adalah bagian komitmen dari penanganan perubahan iklim di Indonesia yang sudah menargetkan NZE di tahun 2060. Tapi khusus sektor industri manufaktur atas arahan Bapak Menteri, kami maunya NZE sektor industri kita capai di tahun 2050,” ujarnya di Komplek Mulia Industri, Cikarang, Bekasi, Rabu, 29 April 2026.

    Ia menambahkan, target tersebut membutuhkan dukungan kuat dari sektor industri melalui strategi dekarbonisasi yang mencakup efisiensi energi dan material, penggunaan bahan bakar rendah karbon, pemutakhiran proses industri, elektrifikasi dan energi terbarukan, serta penangkapan dan pemanfaatan karbon.

    “Ini sangat-sangat relevan dengan strategi dekarbonisasi yang sudah ditetapkan oleh Kemenperin,” ujar Emmy. “Saya tentunya berharap ini bisa direplikasi. Industri itu natural business-nya adalah percaya dengan apa yang dilihat. Mereka pokoknya ada contoh industri berhasil, industri lain berhasil, mereka akan mengikut, dibanding percaya dengan apa yang disampaikan saja.”

    Apabila pemasangan PLTS atap ini bisa memberikan cost saving, kata Emmy, maka industri lain akan berbondong-bondong ke arah sana pula.

    Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Harris mengatakan bahwa kapasitas PLTS atap nasional terus meningkat. “Pada 2026 ini kami mencatat bahwa PLTS atap yang sudah terpasang sebagai pelanggan PLN secara nasional mencapai 861,4 MWp yang berasal dari 11.840 pelanggan,” ucapnya.

    Harris menjelaskan, dari jumlah tersebut pelanggan terbanyak berasal dari sektor rumah tangga, yaitu 60 persen, sementara kapasitas terpasang terbesar ada di sektor industri, yaitu 79 persen.

    “Dengan kita mengembangkan PLTS atap ini secara optimal, khususnya di sektor industri, tentu kami berharap agar ini bisa diikuti juga oleh industri-industri yang lain yang memang peluangnya di Indonesia masih sangat luas,” kata Harris.

    Vice President Pengelolaan Penjualan PT PLN (Persero) Yondri Zulfaldi menilai proyek ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah, PLN, dan swasta dalam mendorong transisi energi nasional.

    “Sebagaimana kita ketahui sektor industri merupakan salah satu pengguna energi terbesar sehingga transformasi menuju energi bersih di sektor ini memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap penurunan emisi karbon dan peningkatan efisiensi energi,” ujarnya.

    Menurut dia, implementasi PLTS atap seperti yang diresmikan hari ini merupakan langkah konkret menuju industri yang lebih hijau, kompetitif, dan berkelanjutan.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKomisaris Bobibos: Hasil Uji Lemigas RON 98, Fokus Bensin
    Next Article Agen AI Claude Hapus Database Perusahaan dalam 9 Detik
    admin
    • Website

    Related Posts

    Teknologi

    BMKG Ungkap Daftar Daerah yang Sudah Masuk Musim Kemarau

    June 24, 2026
    Teknologi

    BMKG Ungkap Pemicu Surabaya Direndam Banjir di Tengah Kemarau

    June 23, 2026
    Teknologi

    Kenapa Kukang Bergerak Sangat Lambat? Pakar Beri Penjelasannya

    June 22, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    IHSG Rebound di Awal Perdagangan, Menguat 11 Poin ke Level 5.895 : Okezone Economy

    adminJune 25, 2026

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto) JAKARTA…

    Diduga Cabuli Remaja Laki-laki, Pria di Bogor Ditangkap Polisi

    June 25, 2026

    Purbaya Bebaskan Pajak Tiket Pesawat 100 Persen hingga 5 Juli 2026 : Okezone Economy

    June 25, 2026
    Top Trending
    Nasional

    IHSG Rebound di Awal Perdagangan, Menguat 11 Poin ke Level 5.895 : Okezone Economy

    adminJune 25, 2026

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini. (Foto:…

    Nasional

    Diduga Cabuli Remaja Laki-laki, Pria di Bogor Ditangkap Polisi

    adminJune 25, 2026

    Kabupaten Bogor – Seorang pria diduga mencabuli anak laki-laki berusia 12 tahun…

    Nasional

    Purbaya Bebaskan Pajak Tiket Pesawat 100 Persen hingga 5 Juli 2026 : Okezone Economy

    adminJune 25, 2026

    Purbaya Bebaskan Pajak Tiket Pesawat 100 Persen hingga 5 Juli 2026 (Foto:…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Grab For Business Permudah Operasional Perusahaan di Era Bisnis yang Makin Kompleks : Okezone Economy

    June 19, 20265 Views

    Pasokan Avtur untuk Penerbangan Bali dan Nusa Tenggara Diperkuat : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.