Rohim Minta Klarifikasi Soal Rencana Penambahan Anggaran Proyek Pasar Pagi

medianusantara.co

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah berencana melakukan penambahan anggaran sebesar Rp152 miliar guna melanjutkan revitalisasi Pasar Pagi tahap kedua, yang ditargetkan selesai pada Mei 2025. Penambahan anggaran ini guna melengkapi fasilitas bangunan dan mempersiapkan kios-kios agar segera dapat ditempati.

Namun, rencana dari Pemkot Samarinda tersebut menuai tanggapan dari Anggota Komisi III  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim.

Dirinya mengungkapkan pihaknya belum menerima informasi terkait adanya penambahan anggaran maupun rencana revitalisasi tahap kedua.

“Justru kami mau meminta pemkot untuk menjelaskan terkait wacana penambahan anggaran sebesar Rp152 miliar ini,” jelasnya, Sabtu (8/3/2025).

Menurutnya proyek revitalisasi Pasar Pagi yang dimulai pertengahan 2024 seharusnya sudah rampung pada Desember 2024, sesuai janji kontraktor. Namun, adanya lanjutan proyek dan kebutuhan tambahan anggaran sebesar itu memunculkan tanda tanya.

“Kami berharap pemkot segera berkoordinasi dengan DPRD untuk menjelaskan faktor yang menjadi dasar adanya revitalisasi tahap kedua ini,” ungkap Rohim.

Menurutnya, koordinasi yang baik dapat menciptakan transparansi, tidak hanya untuk DPRD tetapi juga bagi masyarakat. Lebih lanjut kata Rohim, jika penambahan anggaran disebabkan oleh kebutuhan material tambahan yang mendesak, maka hal tersebut dapat dimaklumi.

Namun, jika ditemukan indikasi keteledoran dalam perencanaan, pihaknya akan mengambil tindakan lebih lanjut.

“Apakah memang ada urgensi penting sehingga perlu tambahan anggaran sebesar itu, atau jangan-jangan ada kesalahan dalam perencanaan yang perlu dievaluasi,” pungkasnya. (AL)

medianusantara.co Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *