Close Menu
    What's Hot

    Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)

    April 30, 2026

    Mata Uang Asia Beda Nasib: Yen Terbang Cs, Rupiah Ambruk Paling Parah

    April 30, 2026

    Kemenhaj Buka Suara Soal Kecelakaan Jemaah Haji RI di Madinah

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Portal Media Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    Portal Media Nusantara
    Home » Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340
    Ekonomi

    Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

    adminBy adminApril 30, 2026Updated:April 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, medianusantara – Nilai tukar rupiah dibuka tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Kamis (30/4/2026).

    Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona merah dengan depresiasi sebesar 0,38% ke level Rp17.340/US$.

    Perdagangan hari ini menjadi perdagangan terakhir pada pekan ini karena pasar keuangan domestik akan libur pada Jumat (1/5/2026) dalam rangka Hari Buruh.

    Pelemahan rupiah pada pembukaan hari ini melanjutkan tekanan dari perdagangan sebelumnya. Pada Rabu (29/4/2026), rupiah ditutup melemah 0,38% ke level Rp17.275/US$.

    Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY, yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau stabil di level 98,886. Meski begitu, pada penutupan perdagangan sebelumnya, DXY mampu menguat 0,33% ke posisi 98,961.

    Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih akan dipengaruhi sentimen eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global.

    Dolar AS masih bergerak di dekat level tertingginya dalam lebih dari dua pekan terakhir setelah sejumlah pejabat bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) memberi sinyal yang lebih hawkish. Sikap tersebut ikut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi AS ke level tertinggi dalam sekitar satu bulan.

    Ketua The Fed Jerome Powell menutup delapan tahun masa kepemimpinannya dengan mempertahankan suku bunga. Keputusan tersebut diambil di tengah kekhawatiran inflasi yang kembali meningkat.

    Keputusan The Fed kali ini juga menjadi perhatian besar pasar karena hasil pemungutan suara terbilang sangat terbelah. The Fed memutuskan menahan suku bunga dengan suara 8 berbanding 4, menjadi keputusan paling terpecah sejak 1992. Tiga pejabat bahkan menolak panduan bahwa bank sentral masih memiliki kecenderungan untuk melonggarkan kebijakan.

    Akibatnya, ekspektasi pemangkasan suku bunga AS pada tahun ini semakin memudar. Pelaku pasar kini bahkan mulai memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada April 2027, dengan probabilitas sekitar 55%, naik tajam dari kisaran 20% sebelum keputusan The Fed.

    Kondisi ini membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi semakin terbatas. Ketika prospek suku bunga AS bertahan tinggi lebih lama, dolar AS cenderung tetap menarik di mata investor global.

    Selain faktor The Fed, pasar juga masih mencermati kebuntuan diplomasi untuk menyelesaikan konflik Iran. Presiden AS Donald Trump disebut tengah membahas cara meredam dampak dari kemungkinan blokade pelabuhan Iran selama berbulan-bulan bersama perusahaan minyak.

    Harga minyak pun melonjak karena pasar khawatir gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah dapat berlangsung lebih lama. Situasi ini membuat investor kembali mencari aset aman, termasuk dolar AS.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)

    April 30, 2026

    Mata Uang Asia Beda Nasib: Yen Terbang Cs, Rupiah Ambruk Paling Parah

    April 30, 2026

    Kredit BRI Tumbuh 13,7% di Kuartal I-2026

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News

    Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)

    By adminApril 30, 2026

    Jakarta, medianusantara – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Bekasi Asri…

    Mata Uang Asia Beda Nasib: Yen Terbang Cs, Rupiah Ambruk Paling Parah

    April 30, 2026

    Kemenhaj Buka Suara Soal Kecelakaan Jemaah Haji RI di Madinah

    April 30, 2026
    Top Trending

    Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)

    By adminApril 30, 2026

    Jakarta, medianusantara – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham…

    Mata Uang Asia Beda Nasib: Yen Terbang Cs, Rupiah Ambruk Paling Parah

    By adminApril 30, 2026

    Jakarta, medianusantara – Mata uang Asia bergerak beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS)…

    Kemenhaj Buka Suara Soal Kecelakaan Jemaah Haji RI di Madinah

    By adminApril 30, 2026

    Jakarta, medianusantara – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia buka suara terkait…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • World
    • US Politics
    • EU Politics
    • Business
    • Opinions
    • Connections
    • Science

    Company

    • Information
    • Advertising
    • Classified Ads
    • Contact Info
    • Do Not Sell Data
    • GDPR Policy
    • Media Kits

    Services

    • Subscriptions
    • Customer Support
    • Bulk Packages
    • Newsletters
    • Sponsored News
    • Work With Us

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
    • Privacy Policy
    • Terms
    • Accessibility

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.