Close Menu
    What's Hot

    Kenapa Sih Gen Z Doyan Baca Tarot?

    April 30, 2026

    Kenapa Bisa Ada Gerbong Khusus Wanita di Indonesia? Begini Sejarahnya

    April 30, 2026

    Mengenal Jenis-Jenis Ramalan dari Masa ke Masa

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Portal Media Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    Portal Media Nusantara
    Home » Kenapa Bisa Ada Gerbong Khusus Wanita di Indonesia? Begini Sejarahnya
    Uncategorized

    Kenapa Bisa Ada Gerbong Khusus Wanita di Indonesia? Begini Sejarahnya

    adminBy adminApril 30, 2026No Comments4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Gerbong khusus wanita jadi sorotan setelah kecelakaan kereta yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4). Simak sejarah keberadaan gerbong khusus wanita di rangkaian KRL Commuter Line di Indonesia.

    Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Cikarang masih jadi sorotan. Publik masih menantikan kejelasan penyebab kecelakaan yang melibatkan KRL dan kereta jarak jauh tersebut.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Sementara itu yang tak kalah memilukan, seluruh korban tewas adalah perempuan. Pasalnya, KA Argo Bromo Anggrek menabrak gerbong khusus wanita. 

    Sejarah gerbong khusus wanita

    Gerbong khusus wanita pertama kali diresmikan pada Kamis, 19 Agustus 2010 oleh Menteri Perhubungan saat itu, Freddy Numberi, di Depo Depok, Jawa Barat, bersamaan dengan peluncuran KRL seri 7000.

    Menhub menegaskan bahwa operator kereta tidak hanya berfokus pada keuntungan, melainkan juga kualitas layanan. Salah satunya diwujudkan melalui penyediaan ruang aman bagi perempuan.

    Sejak awal, kehadiran Kereta Khusus Wanita (KKW) ditujukan untuk menjawab kekhawatiran perempuan terhadap risiko pelecehan di transportasi umum.

    “Para wanita yang bekerja dan wanita yang pergi sendirian dengan membawa anak mendapatkan jaminan keselamatan, keamanan dan kenyamanan dengan adanya kereta khusus wanita ini,” ujar Freddy, dilansir dari laman resmi Kementerian Perhubungan.

    Gerbong ini menyasar perempuan pekerja hingga ibu yang bepergian dengan anak kecil, dengan harapan dapat meningkatkan rasa aman sekaligus menarik lebih banyak perempuan menggunakan transportasi kereta.

    Sejalan dengan itu, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak saat itu, Linda Amalia Sari, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kekerasan berbasis gender.

    “Kereta Khusus Wanita merupakan wujud kepedulian Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan dan PT. KCJ dalam pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan, dimana pelecehan seksual merupakan salah satu bentuk tindak kekerasan. Gerbong khusus untuk perempuan merupakan bentuk kebijakan khusus untuk melindungi perempuan dari perlakuan kekerasan di dalam kereta api,” ujarnya.

    Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai terlibat kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai terlibat kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4). Gerbong khusus wanita KRL Commuter Line pun jadi sorotan pascakecelakaan tersebut. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

    Dalam implementasinya, gerbong khusus wanita ditempatkan di bagian paling depan dan paling belakang rangkaian kereta, dilengkapi penanda khusus berupa stiker.

    Penempatan ini mempertimbangkan kemudahan akses serta kedekatan dengan petugas, sekaligus untuk memudahkan pengawasan selama perjalanan.

    Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya kehadiran petugas keamanan dalam jumlah memadai guna mencegah potensi kejahatan di dalam gerbong.

    Kemunculan KKW juga tidak terlepas dari meningkatnya mobilitas masyarakat perkotaan, khususnya di wilayah Jabodetabek yang mengalami lonjakan pengguna transportasi massal.

    Program ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mengoptimalkan transportasi kereta untuk mengatasi kemacetan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik.

    Direktur utama PT Kereta Api dan PT KCJ saat itu, bahkan menyebut bahwa ide pengadaan gerbong khusus wanita muncul dari aspirasi langsung pengguna KRL sehingga menjadikannya sebagai respons terhadap kebutuhan nyata di lapangan.

    Selain itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin menjelaskan alasan pemisahan gerbong tersebut karena adanya beberapa aspek yang dipertimbangkan.

    “Selama ini kami lakukan pemisahan itu karena ada beberapa aspek, aspek pertama adalah agar tidak terjadi harassment. Kedua adalah memberi kemudahan-kemudahan akses untuk para perempuan atau wanita juga. Ketiga adalah memberikan security yang lebih karena lebih dekat dengan penjaga di ujung,” ucapnya di Stasiun Bekasi Timur, (29/4).

    Lebih dari satu dekade sejak diperkenalkan, gerbong khusus wanita telah menjadi bagian penting dari sistem transportasi KRL di Indonesia. Awalnya dirancang sebagai ruang aman untuk perempuan, kebijakan ini kini kembali diuji dalam konteks yang lebih luas: keselamatan sistem transportasi secara keseluruhan.

    Tragedi Bekasi Timur menunjukkan bahwa perlindungan berbasis gender tidak bisa berdiri sendiri tanpa didukung sistem keselamatan yang kuat.

    Meningkatnya mobilitas masyarakat, pertanyaan yang kini mengemuka bukan lagi sekadar di mana posisi gerbong wanita seharusnya berada, melainkan bagaimana memastikan seluruh penumpang tanpa memandang gender terlindungi secara optimal dalam setiap perjalanan.

    (nga/els)


    Add

    as a preferred
    source on Google





    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Kenapa Sih Gen Z Doyan Baca Tarot?

    April 30, 2026

    Mengenal Jenis-Jenis Ramalan dari Masa ke Masa

    April 30, 2026

    FOTO: Kabut Asap Ganja ‘Selimuti’ Denver Saat Perayaan Festival 4/20

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News

    Kenapa Sih Gen Z Doyan Baca Tarot?

    By adminApril 30, 2026

    Dalam beberapa waktu terakhir, praktik divinasi, termasuk tarot, banyak digemari gen Z. Pertanyaannya, kenapa orang…

    Kenapa Bisa Ada Gerbong Khusus Wanita di Indonesia? Begini Sejarahnya

    April 30, 2026

    Mengenal Jenis-Jenis Ramalan dari Masa ke Masa

    April 30, 2026
    Top Trending

    Kenapa Sih Gen Z Doyan Baca Tarot?

    By adminApril 30, 2026

    Dalam beberapa waktu terakhir, praktik divinasi, termasuk tarot, banyak digemari gen Z.…

    Kenapa Bisa Ada Gerbong Khusus Wanita di Indonesia? Begini Sejarahnya

    By adminApril 30, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Gerbong khusus wanita jadi sorotan setelah kecelakaan kereta yang…

    Mengenal Jenis-Jenis Ramalan dari Masa ke Masa

    By adminApril 30, 2026

    Daftar Isi Jakarta, CNN Indonesia — Keinginan untuk mengetahui masa depan tampaknya…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • World
    • US Politics
    • EU Politics
    • Business
    • Opinions
    • Connections
    • Science

    Company

    • Information
    • Advertising
    • Classified Ads
    • Contact Info
    • Do Not Sell Data
    • GDPR Policy
    • Media Kits

    Services

    • Subscriptions
    • Customer Support
    • Bulk Packages
    • Newsletters
    • Sponsored News
    • Work With Us

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
    • Privacy Policy
    • Terms
    • Accessibility

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.