Pertagas Jadi Operator Cisem II, Siap Alirkan Gas Bumi Dukung Ketahanan Energi Nasional (Foto: Dokumentasi)
JAKARTA – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero) ditetapkan sebagai operator Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem II) pada April 2026, setelah memenangkan tender pemilihan mitra yang dilakukan Kementerian ESDM melalui Lemigas.
Adapun pipa ini merupakan bagian dari Pipa Transmisi Cirebon-Semarang (Cisem) dimana pada tahap sebelumnya telah terbangun dan beroperasi untuk ruas Semarang-Batang (Cisem I).
Direktur Utama Pertagas Indra P Sembiring mengatakan, Pertagas telah memiliki pengalaman sebagai operator Pipa Cisem I sejak tahun 2023, sehingga meyakini bahwa kompetensi dan pengalaman yang dimiliki menunjukan kesiapan untuk mengoperasikan seluruh jaringan pipa tersebut dalam menyalurkan gas ke berbagai sektor pengguna gas bumi nasional.
“Ketersediaan infrastruktur gas yang terintegrasi dan handal adalah kunci untuk mempercepat transisi energi nasional dengan gas bumi. Energi yang disalurkan melalui pipa Cisem ini akan menjawab kebutuhan industri dan berbagai sektor lainnya atas energi yang bersih, lalu juga memberikan nilai tambah sektor hulu migas, dan yang terpenting adalah mendukung pertumbuhan perekonomian di Indonesia,” ujar Indra di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Pipa Cisem 2, kata Indra merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mengintegrasikan infrastruktur pipa gas bumi di Indonesia. Keberadaan lokasi sumur gas bumi yang berbeda dengan pasar pengguna gas bumi utama, saat ini telah terhubung melalui Pipa Transmisi Cirebon-Semarang dan Pipa Transmisi Gresik-Semarang.
“Jadi, Pipa Cisem II sepanjang ±242 km menjadi game changer, karena terhubung dengan infrastruktur eksisting Pertagas di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga akan memperkuat keandalan penyaluran di Infrastruktur energi di Pulau Jawa,” ujarnya.

