Fakta rekrutmen manajer dan pegawai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih belakangan ramai diperbincangkan publik. (Foto: Okezone.com/Freepik)




JAKARTA – Fakta rekrutmen manajer dan pegawai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih belakangan ramai diperbincangkan publik. Selain tingginya jumlah pelamar, proses seleksi juga diwarnai isu dugaan kecurangan, gangguan sistem ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT), hingga maraknya penipuan berkedok kelulusan seleksi dengan meminta uang kepada peserta. 

Pemerintah pun menegaskan seluruh proses rekrutmen dilakukan gratis dan tidak ada jalur titipan maupun orang dalam dalam seleksi tersebut.

Berikut fakta-fakta menarik terkait rekrutmen pegawai Kopdes Merah Putih, Senin (11/5/2026): 

1. Marak Modus Penipuan Rekrutmen

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkap adanya sejumlah oknum yang memanfaatkan program Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan untuk melakukan penipuan kepada masyarakat.

Menurut dia, modus yang dilakukan mulai dari penyebaran tautan palsu, pengambilan data pribadi peserta, hingga permintaan sejumlah uang dengan iming-iming kelulusan seleksi.

“Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Kopdes Merah Putih menyebar link palsu, mengambil data pribadi yang terancam disalahgunakan, bahkan memungut biaya dan meminta uang,” kata Zulhas dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).

Pemerintah menegaskan proses rekrutmen resmi tidak dipungut biaya apa pun. Zulhas juga memastikan tidak ada jalur khusus maupun orang dalam yang dapat membantu peserta lolos seleksi.

“Kami tegaskan satu-satunya website resmi adalah phtc.panselnas.go.id. Tidak ada biaya satu rupiah pun dan tidak ada orang dalam,” ujar Zulhas.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version