OJK soal Rebalancing Saham RI (Foto: Okezone)




JAKARTA – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi memastikan tidak ada penambahan saham baru yang masuk sebagai konstituen indeks MSCI yang akan diumumkan, Selasa (11/5/2026) besok.

Ia mengatakan, hal tersebut merujuk pernyataan dari penyedia indeks global tersebut yang sementara waktu membekukan saham-saham Indonesia untuk masuk dalam Indeks MSCI. Bahkan menurutnya, beberapa saham justru akan berpotensi dikeluarkan dari indeks. 

“Kalaupun besok pengumumannya kita tunggu, kan mereka udah bilang freeze kan, jadi gak ada yang baru yang masuk. Tapi yang lama mungkin akan keluar,” ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (11/5/2026).

Friderica mengatakan saat ini pihaknya bersama Bursa Efek Indonesia dan SRO masih konsisten untuk melakukan reformasi integrasi di pasar modal. Langkah ini menurutnya akan berdampak pada penyesuaian saham yang sebelumnya masuk dalam indeks MSCI. 

“Namanya kita melakukan perbaikan, kemungkinan ada saham yang akan disesuaikan ya. Ini namanya rebalancing index,” tambahnya. 

Friderica mengakui bahwa agenda reformasi integritas pasar modal memang akan memberikan goncangan terhadap pasar saham. Namun tersebut dinilai akan bersifat sementara, sebab yang terjadi dari agenda reformasi tersebut adalah investor melakukan penyesuaian portofolionya. 

“Reformasi integritas yang kita lakukan pasti ada dampaknya, dan kalaupun ada penyesuaian, itu jangka pendek, kita melihat ini sebagai short term pain lah. Tapi insya Allah long term gain,” tambahnya. 

 

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version