Jakarta, CNBC Indonesia – Raksasa teknologi China, Alibaba, dikabarkan tengah menyiapkan integrasi platform kecerdasan buatan (AI) Qwen dengan marketplace Taobao untuk menghadirkan pengalaman belanja berbasis percakapan.
Dengan sistem baru ini, pengguna tak lagi perlu mencari barang menggunakan kata kunci atau membuka daftar produk satu per satu. Konsumen nantinya cukup berbicara dengan agen AI di aplikasi Qwen untuk mencari, membandingkan, hingga membeli produk secara langsung.
Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, aplikasi Qwen akan terhubung dengan seluruh katalog Taobao dan Tmall yang memiliki lebih dari 4 miliar produk.
Tak hanya itu, sistem AI tersebut juga dibekali “skills library” yang memungkinkan AI membantu proses logistik hingga layanan purna jual setelah transaksi selesai.
Mengutip Reuters, Senin (11/5/2026), Alibaba juga disebut akan memanfaatkan data riwayat belanja pengguna untuk memberikan rekomendasi produk yang lebih personal sesuai preferensi masing-masing konsumen.
Di sisi lain, Taobao juga akan menghadirkan asisten belanja AI berbasis Qwen yang dilengkapi fitur virtual try-on atau mencoba produk secara virtual, serta fitur pelacakan harga hingga 30 hari.
Langkah Alibaba ini menunjukkan perkembangan pesat industri e-commerce China yang mulai menggabungkan AI langsung ke dalam proses transaksi belanja.
Model tersebut dinilai berbeda dibanding platform e-commerce Barat yang masih lebih berhati-hati dalam mengadopsi AI secara penuh.
Amazon misalnya, sejauh ini baru memanfaatkan AI untuk meningkatkan pengalaman berbelanja di dalam platform mereka dan belum sepenuhnya memberikan kendali transaksi kepada AI.
Sementara itu, Shopify memilih membuka akses bagi agen AI eksternal ketimbang membangun platform AI konsumen yang terintegrasi langsung di dalam sistem mereka.
(dem/dem)
Add
as a preferred
source on Google

