Jakarta, CNN Indonesia

Amerika Serikat (AS) bakal memiliki jet tempur siluman terbaru, F-47 generasi keenam. Jet tempur besutan Boeing ini digadang-gadang bakal menjadi tulang punggung program Next Generation Air Dominance (NGAD) Angkatan Udara AS.

Rencana ini sudah pernah diungkap Presiden Donald Trump pada Oktober tahun lalu. Ia sesumbar tak ada jet tempur yang mirip dengan F-47 di dunia.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, bagaimana spesifikasi teknis jet tempur siluman generasi terbaru ini?

Melansir The Defense Watch, pesawat ini bukan sekadar jet tempur biasa. Pesawat generasi keenam ini dirancang sebagai pusat komando taktis di udara untuk menggantikan peran F-22 Raptor.





Jet ini juga diharapkan dapat menjadi pusat kendali seluruh sistem udara tempur yang dibangun di sekitar pesawat nirawak atau drone.

F-47 dirancang untuk jangkauan operasional yang jauh lebih besar dari pesawat tempur saat ini agar mampu mendominasi wilayah udara musuh. Jet tempur ini diharapkan mampu melesat hingga melampaui kecepatan Mach 2.

Selain itu, pesawat ini juga dirancang agar memiliki kapasitas bahan bakar internal masif yang memungkinkan pesawat tetap berada jauh dari pangkalan tanpa sering melakukan pengisian bahan bakar di udara.

Secara dimensi, F-47 memiliki fisik yang jauh lebih bongsor daripada jet tempur generasi kelima seperti F-35 maupun F-22. Langkah ini diambil demi mengakomodasi ruang bahan bakar yang lebih besar untuk misi jarak jauh di kawasan Pasifik.

Jet tempur ini nantinya akan memiliki panjang sekitar 25 meter, dengan bentang sayap sekitar 20 meter. Berat jet tempur ini diperkirakan mencapai 45 ton metrik yang lebih besar dari F-35.

Lompatan terbesar generasi keenam ada pada aspek proteksi dan kesadaran situasional untuk pertempuran jarak jauh (beyond-visual-range), bukan untuk duel jarak dekat (dogfight).

Namun, untuk mempertahankan kendali dan daya angkat, F-47 memperkenalkan sayap depan canard di depan sayap utama. Ironisnya, canard adalah fitur yang sering diejek penggemar F-35 Rafale Prancis karena dianggap merusak kemampuan siluman.

(dmi)


Add

as a preferred
source on Google




[Gambas:Video CNN]

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version