Jakarta

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, berharap sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) dapat mengakhiri polemik di tengah masyarakat. Ia menyebut kasus ijazah itu sudah membuat gaduh dan berlarut-larut.

“Persoalan ini sudah berlangsung cukup lama dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Kami berharap persidangan dapat memberikan kejelasan sehingga polemik ini dapat diselesaikan secara tuntas,” kata Abdullah kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abdullah mengatakan jangan sampai energi dan pikiran masyarakat habis untuk memperdebatkan persoalan yang belum memiliki kepastian hukum. Ia menyebut masih banyak persoalan bangsa yang perlu menjadi atensi semua pihak.

“Jangan sampai pikiran masyarakat dihabiskan dalam persoalan yang tidak jelas. Masih banyak masalah penting yang membutuhkan perhatian kita bersama,” katanya.

Ia berharap proses persidangan kasus ijazah Jokowi berlangsung dengan lancar dan profesional. Dengan demikian, lanjutnya, perhatian masyarakat tak melulu ke ijazah Jokowi yang tak kunjung tuntas itu.

“Kami menyerahkan sepenuhnya persoalan itu kepada para penegak hukum. Biarkan proses hukum berjalan secara profesional, independen, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Abduh.

“Yang paling penting, persoalan ijazah ini harus segera diselesaikan sehingga tidak menimbulkan kegaduhan lagi dan masyarakat dapat kembali fokus pada berbagai agenda penting untuk kemajuan bangsa,” imbuhnya.

Persidangan Tifauzia Tyassuma alias dr Tifa terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi sudah digelar. Dia didakwa melakukan tindak pidana fitnah dan pencemaran nama baik Jokowi atas tudingan tersebut.

Sidang pertama dr Tifa digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) Kamis (2/7) kemarin. dr Tifa disebut menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi Jokowi ijazah palsu selama menjadi pejabat.

Dokter Tifa menolak tawaran menempuh jalur damai terkait dakwaan itu. Jokowi sendiri disebut siap hadir dalam persidangan selanjutnya dan menunjukkan ijazah aslinya.

(dek/gbr)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version