Cianjur – Polisi mengamankan sejumlah Bobotoh di wilayah Cianjur, Jawa Barat. Para Bobotoh yang diamankan ini kedapatan membawa senjata tajam dan mabuk saat konvoi perayaan usai Persib menjuarai liga sepakbola Indonesia.

Awalnya rombongan Bobotoh tersebut melintasi Jalan KH Abdullah bin Nuh, tepatnya di depan Mapolres Cianjur, pada Sabtu (23/5/2026). Mereka berkendara dengan menggunakan sepeda motor berknalpot bising.

Saat diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan, ditemukan minuman keras dalam jok sepeda motor. Selain itu, terdapat juga Bobotoh yang mengendarai mobil dengan menggunakan knalpot bising. Saat diberhentikan, pengemudi mobil bernomor polisi F 1298 WL berusaha kabur dan hampir menabrak petugas.

Mobil yang berisikan sopir dan dua penumpang tersebut ternyata dalam pengaruh minuman keras. Bahkan setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan senjata tajam berupa pisau di dalam mobil.

“Tadi ada beberapa orang yang kami amankan saat konvoi merayakan gelar juara Persib. Karena mereka dalam pengaruh minuman keras dan didapati membawa senjata tajam,” ujar Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi.

Selain itu, oknum Bobotoh tersebut juga diduga dalam pengaruh obat-obatan terlarang. “Sedang dites urine. Diduga mengkonsumsi obat terlarang juga, karena ngelantur saat ditanya oleh petugas,” kata Alexander.

Alexander mengatakan, pihaknya juga mengamankan 100 unit lebih sepeda motor yang menggunakan knalpot bising serta tidak memasang kelengkapan kendaraan.

“Kami tindak yang menggunakan knalpot brong saat konvoi. Sekarang kendaraannya kami amankan, dan bisa diambil setelah knalpotnya diganti dengan bawaan pabrik,” ujarnya.

Menurut Alexander, tindakan tersebut diambil untuk memastikan perayaan gelar hattrick juara Persib Bandung di Cianjur berjalan aman dan tertib.

“Ini semua demi kenyamanan bersama. Jangan sampai gelar juara Persib, tim kebanggaan kita dicederai oleh tindakan oknum-oknum ini. Kita rayakan kemenangan Persib dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkas Alexander.

(ygs/ygs)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version