Jakarta, CNN Indonesia —
OpenAI buka suara soal gugatan Apple yang menuding pencurian rahasia dagang dan pelanggaran kontrak.
Apple resmi mengajukan gugatan terhadap dua mantan karyawannya, Chang Liu dan Tang Tan, serta terhadap OpenAI dan io Products, dengan tudingan “pencurian rahasia dagang dan pelanggaran kontrak”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam gugatan tersebut, Apple menuduh kedua mantan karyawannya mencuri informasi rahasia terkait perangkat keras dan memanfaatkannya untuk memajukan proyek perangkat keras konsumen OpenAI yang masih dalam tahap awal pengembangan.
Apple menyebut ada pola pencurian rahasia dagang yang dilakukan sejumlah eks karyawannya yang kini bekerja di OpenAI.
Berdasarkan isi gugatan, Apple bahkan menuding perilaku semacam itu “dinormalisasi dan dicontohkan oleh jajaran pimpinan.”
Selain menuding akses tanpa izin ke sistem dan berkas rahasia perusahaan, Apple mengklaim para tergugat turut mendorong kandidat pelamar kerja membawa purwarupa dan komponen Apple saat wawancara kerja, membocorkan detail produk yang belum dirilis serta proses manufaktur, dan membantu OpenAI mendekati pemasok Apple menggunakan informasi milik perusahaan.
Menanggapi gugatan tersebut, Direktur Komunikasi Strategis OpenAI, Drew Pusateri, memberikan tanggapan lewat platform X.
“OpenAI tidak punya kepentingan terhadap rahasia dagang perusahaan lain,” tulis Pusateri pada Sabtu (11/7).
Ia juga menyebut perusahaannya tetap fokus membangun teknologi inovatif yang memberdayakan orang-orang di berbagai belahan dunia.
Dikutip dari 9to5mac, ini bukan kali pertama proyek perangkat keras OpenAI yang digarap bersama mantan desainer Apple, Jony Ive, lewat io Products tersangkut sengketa rahasia dagang.
Startup perangkat keras iyO sebelumnya lebih dulu menggugat OpenAI dan io Products soal isu merek dagang tak lama setelah kemitraan OpenAI-Ive diumumkan.
Gugatan iyO itu kemudian diubah pada Maret 2026 dengan menambahkan tudingan pencurian rahasia dagang.
Dalam gugatan yang diperbarui, Tang Tan turut disebut sebagai tergugat. IyO menuding seorang mantan insinyurnya mengunduh berkas rahasia dan menyerahkannya kepada Tan, yang merupakan mantan eksekutif Apple.
OpenAI juga telah membantah tudingan iyO dalam kasus tersebut.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google



