Jakarta – Lokomotif eks KA jarak jauh Jaka Tingkir (255B) dan rangkaian KA Serayu (284) tergelincir di emplasemen Stasiun Pasar Senen pagi ini. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan tergelincirnya kedua kereta tersebut merupakan dua peristiwa yang berbeda.
KAI mengatakan peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 07.58 WIB. Menurut KAI, peristiwa itu melibatkan dua kejadian, yaitu kepala lokomotif tergelincir dan 1 gerbong belakang rangkaian KA Serayu tergelincir di emplasemen Stasiun Pasar Senen.
“Ini memang dua KA dengan lokasi yang berbeda, ya. Dua, dua langsiran. Dua langsiran kereta api,” kata Franoto, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2026).
Menurut KAI, dua kejadian itu berada di posisi terpisah dan jauh sehingga tidak bersenggolan. Pihaknya masih mendalami penyebab dan kronologi kejadian tersebut.
“Penyebab tergelincirnya lokomotif dan ada juga tergelincirnya di apa, kereta Serayu, ya, rangkaian kereta Serayu sebanyak 2 as itu masih dalam penyelidikan atau investigasi,” katanya.
Ia membantah adanya senggolan di antara dua kereta tersebut. Sebab, menurutnya, jika terjadi senggolan, akan menyebabkan kereta tersebut rusak.
“Lokomotif yang tergelincir dengan lokasi kereta paling belakang rangkaian kereta api Serayu itu (posisinya) jauh. Kalau bersenggolan itu lokomotifnya sama keretanya rusak keduanya,” katanya, saat dihubungi.
Ia menambahkan, saat ini penyebab dan kronologi dua kejadian tersebut masih dalam investigasi.
“Mengenai kronologi, penyebab, masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.
Operasional KA di Stasiun Senen Kembali Normal
Sebelumnya, Lokomotif eks KA jarak jauh Jaka Tingkir (255B) dan rangkaian KA Serayu (284) mengalami gangguan operasional di Emplasemen Stasiun Pasar Senen pagi tadi. Akibat gangguan lokomotif itu, sejumlah perjalanan KRL dan KA jarak jauh sempat terganggu.
Kini, evakuasi lokomotif eks KA Joko Tingkir dan gerbong KA Serayu yang tergelincir di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, dinyatakan selesai. Operasional KA kembali normal.
“Kami bersyukur, alhamdulillah bahwa operasional kereta api di Stasiun Pasar Senen itu sudah normal kembali. Adapun untuk penyebab, ya, penyebab tergelincirnya lokomotif dan ada juga tergelincirnya di apa, kereta Serayu, ya. Rangkaian kereta Serayu sebanyak dua as itu masih dalam penyelidikan atau investigasi,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Franoto Wibowo di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2026).
(yld/dhn)


