PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan distribusi biodiesel B50 yang dijadwalkan mulai berlaku secara nasional pada 1 Juli 2026. (Foto: Okezone.com/Pertamina)
JAKARTA – PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan distribusi biodiesel B50 yang dijadwalkan mulai berlaku secara nasional pada 1 Juli 2026. Kesiapan ini dipastikan langsung oleh Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan yang melakukan kunjungan kerja ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda dan Integrated Terminal (IT) Surabaya.
Iriawan memastikan keandalan pasokan energi nasional sekaligus mengawal pelaksanaan program transisi energi pemerintah yang tengah dipercepat dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam kunjungannya ke AFT Juanda, Iriawan menekankan pentingnya kesiapan Pertamina dalam mendukung pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau avtur ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian energi nasional sekaligus menekan emisi karbon sektor penerbangan.
“Langkah nyata dari Juanda ini diharapkan mampu membuktikan kepemimpinan Pertamina dalam mewujudkan target Net Zero Emission. Tugas menjaga pasokan avtur juga menuntut toleransi nol terhadap kekurangan stok maupun jeda pelayanan,” kata Iriawan, Selasa (30/6/2026).
Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia untuk mendukung implementasi SAF sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan kemandirian energi nasional serta pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil impor.


