Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup hampir menembus level Rp18.000. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup hampir menembus level Rp18.000 pada perdagangan hari ini. Rupiah melemah 127,5 poin atau sekitar 0,71 persen ke level Rp17.966 per dolar AS.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai salah satu sentimen pelemahan rupiah berasal dari kekhawatiran investor yang terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah, di tengah laporan Israel mempertahankan operasi militer di Lebanon selatan, serta Iran yang disebut menembakkan rudal balistik ke Kuwait dan Bahrain.
“Selain itu, pasukan AS melakukan serangan di Pulau Qeshm, Iran, menurut Komando Pusat AS dalam unggahan di X. Pulau tersebut terletak di dekat Selat Hormuz, jalur air vital yang dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak dunia,” tulis Ibrahim dalam risetnya, Rabu (3/6/2026).
Putaran pembicaraan lanjutan yang melibatkan Israel dan Lebanon dijadwalkan berlangsung pada Rabu, sementara ketidakpastian masih berlanjut mengenai negosiasi antara Washington dan Teheran. Iran dan Amerika Serikat pekan lalu menyatakan telah mencapai kesepakatan kerangka kerja sementara untuk meredakan konflik, namun kesepakatan tersebut belum disetujui secara resmi.
Media Iran melaporkan bahwa Teheran belum berkomunikasi dengan Washington selama beberapa hari, yang memicu spekulasi bahwa negosiasi telah terhenti. Namun, Presiden AS Donald Trump menyatakan pembicaraan masih berlangsung dan optimistis kesepakatan dapat dicapai.


