5 Fakta Peserta Magang Nasional 2026 Bisa Dapat Gaji Rp6 Juta (Foto: Okezone)
JAKARTA – Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Tahun 2026/Angkatan 2 yang akan dimulai pada15-28 Juli 2026. Pemerintah pun menyiapkan anggaran sekitar Rp4,2 triliun untuk PMN atau MagangHub 2026.
Bahkan, pemerintah menawarkan gaji bagi peserta PMN 2026 berkisar Rp3,5-6 juta per-bulan, bergantung pada upah minimum kabupaten/kota tempat peserta bekerja.
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta peserta magang nasional 2026 bisa dapat gaji hingga Rp6 juta, Jakarta, Minggu (5/7/2026).
1. Kuota Magang Nasional 2026
Pemerintah menambah kuota peserta program magang nasional 2026 menjadi 150.000 orang dari sebelumnya 100.000 orang dengan anggaran sebesar Rp4,2 triliun.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menjelaskan, penambahan kuota tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Di mana disebutkan ini menjadi kabar baik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja melalui program magang nasional.
“Insyaallah angkatan kedua kita sudah mulai siapkan. Hasil evaluasi kita, angkatan pertama 100 ribu orang, kemudian saya paparkan ke Pak Presiden, dan kemudian Pak Presiden memutuskan untuk menambah kuotanya menjadi 150 ribu,” ungkap Yassierli dalam konferensi pers, Senin (29/6/2026).
2. Pendaftaran Magang Nasional 15-28 Juli 2026
Menaker menjelaskan bahwa kuota peserta pada periode (batch) pertama dari Magang Nasional 2026 ini sebanyak 50 ribu orang, dengan pendaftarannya akan dibuka pada 15-28 Juli 2026.
Yassierli menambahkan, pelaksanaan pendaftaran peserta akan dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang.
“Kita akan mulai buka batch pertama pendaftaran untuk sebesar kuota arahan dari Pak Seskab, 50.000 orang. Nanti kita buka segera sesudah itu batch kedua 50.000 dan batch ketiga 50.000 orang,” kata Yassierli.

