Sorotan Prabowo soal gaji guru hingga kemiskinan yang bertambah. (Foto: Okezone.com/Setpres)
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti sejumlah persoalan ekonomi nasional, mulai dari belum naiknya gaji guru dan pegawai negeri sipil (PNS), kebocoran penerimaan negara, hingga anomali pertumbuhan ekonomi yang tidak sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan serius yang harus segera dibenahi pemerintah.
Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam dua kesempatan berbeda, yakni saat penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, serta dalam pemaparan mengenai kondisi ekonomi nasional.
Berikut Okezone rangkum sejumlah fakta terkait sorotan Prabowo soal gaji guru hingga kemiskinan yang bertambah, Minggu (28/6/2026):
1. Gaji Guru dan PNS Belum Naik karena Anggaran Tidak Cukup
Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa gaji guru dan pegawai negeri sipil (PNS) belum dapat dinaikkan karena keterbatasan anggaran negara.
Ia menyebut salah satu penyebabnya adalah adanya kebocoran penerimaan negara yang cukup besar.
“Kenapa gaji guru tidak bisa baik? Kenapa gaji pegawai negeri tidak bisa baik? Karena uangnya enggak ada, diambil terus,” ujar Prabowo.

