Close Menu
    What's Hot

    Nintendo Switch Bakal Hadir Resmi di Indonesia Akhir 2026

    August 11, 2026

    Tanda Cacingan pada Anak, Tak Cuma Nafsu Makan Menurun

    August 11, 2026

    Kabar Baik! BI Ramal Tekanan Inflasi Mulai Mereda September

    August 11, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » 98 Mata Air di Bandung Utara Susut, Ahli BRIN Ungkap Bahaya Besar
    Nasional

    98 Mata Air di Bandung Utara Susut, Ahli BRIN Ungkap Bahaya Besar

    adminBy adminApril 30, 2026Updated:April 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, medianusantara – Sebanyak 98 mata air di kawasan Bandung Utara ditemukan mengalami penurunan debit. Beberapa di antaranya adalah Mata Air Ciwangun dan Mata Air Cibadak yang terus menyusut.

    Temuan tersebut diungkapkan Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Sumber Daya Geologi (PRSDG) BRIN, Ananta Purwoarminta dalam studi kasus berjudul “Hidrogeologi Mata Air Endapan Vulkanik”.

    Ananta menjelaskan kondisi yang ditemukannya terjadi karena alih fungsi lahan secara masif terjadi di zona tangkapan air atau recharge area. Perubahan tutupan lahan dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menyerap air hujan, pada akhirnya berdampak langsung dengan ketersediaan air tanah di Cekungan Bandung.

    “Karakteristik hidrogeologi vulkanik di Bandung Utara sangat unik, di mana air hujan meresap melalui batuan permeabel pada ketinggian 1.200 hingga 1.700 mdpl. Namun efektivitas resapan terganggu akibat hilangnya area resapan alami,” jelas Ananta dikutip dari laman resmi BRIN, Selasa (28/4/2026).

    Riset itu menggunakan teknologi isotop lingkungan dan hidrogeokimia untuk menelusuri asal-usul dan aliran air tanah. Dengan melakukan kajian dapat menetapkan dasar zona lindung yang bebas dari pembangunan fisik.

    BRIN juga menawarkan penerapan teknologi imbuhan buatan. Tujuannya agar dapat mengoptimalkan pengisian ulang air tanah.

    Teknologi tersebut dilakukan dengan cara pembangunan sumur serapan, biopori, dan parit imbuhan. Semuanya dirancang secara terukur agar dapat mengarahkan air hujan masuk ke dalam akuifer.

    Cara yang dilakukan diharapkan bisa mengompensasi berkurangnya area resapan alami, juga menjaga keseimbangan neraca air tanah secara berkelanjutan.

    Ananta juga menyoroti terkait pergeseran ilmu kebumian. Bukan hanya berfokus pada eksploitasi sumber daya, namun ilmu itu mendukung pula soal transisi energi bersih dan pencapaian target net zero emission.

    Salah satu potensinya adalah soal pengembangan sumber energi non-konvensional seperti gas hidrogen alami.

    Menurutnya sangat penting untuk melakukan tata kelola sumber daya adaptif pada perubahan lingkungan. Perlindungan zona tangkapan aiar dinilai jadi langkah fundamental dalam menjamin keberlanjutan pasokan air bagi masyarakat.

    “Sinergi antara riset kebumian dan kebijakan tata ruang yang tepat menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan,” dia menjelaskan.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleProgram B50 Segera Jalan, RI Bisa Hemat Rp 48 T Impor BBM
    Next Article Melati Sarnita: Perempuan Biasa Hadapi ‘Chaos’, Jadi Modal Dunia Kerja
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Rupiah Melemah ke Rp18.091 per USD, Pasar Soroti Mundurnya Perry Warjiyo : Okezone Economy

    July 28, 2026
    Nasional

    IHSG Balik Menguat Usai Dibuka Melemah, Naik ke Level 6.197 : Okezone Economy

    July 28, 2026
    Nasional

    Prabowo Bentuk KSSK Plus, Danantara Masuk Komite Stabilitas Keuangan : Okezone Economy

    July 28, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Teknologi

    Nintendo Switch Bakal Hadir Resmi di Indonesia Akhir 2026

    karinaAugust 11, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Nintendo bakal segera menghadirkan konsol game populer mereka, Switch dan Switch 2,…

    Tanda Cacingan pada Anak, Tak Cuma Nafsu Makan Menurun

    August 11, 2026

    Kabar Baik! BI Ramal Tekanan Inflasi Mulai Mereda September

    August 11, 2026
    Top Trending
    Teknologi

    Nintendo Switch Bakal Hadir Resmi di Indonesia Akhir 2026

    karinaAugust 11, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Nintendo bakal segera menghadirkan konsol game populer mereka, Switch…

    Uncategorized

    Tanda Cacingan pada Anak, Tak Cuma Nafsu Makan Menurun

    adminAugust 11, 2026

    Daftar Isi Tanda cacingan pada anak Bagaimana anak bisa terkena cacing? Jakarta,…

    Uncategorized

    Kabar Baik! BI Ramal Tekanan Inflasi Mulai Mereda September

    adminAugust 11, 2026

    Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) dalam Survei Penjualan Eceran pada…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    BRI Sambut Positif Dukungan Berbagai Pihak terhadap Pasar Modal : Okezone Economy

    June 12, 202610 Views

    Pertamina Dorong Budaya HSSE sebagai Kunci Keandalan Operasional : Okezone Economy

    July 2, 20269 Views

    Hadapi El Nino, PU Siapkan Tambahan Sumur Dalam : Okezone Economy

    June 20, 20269 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.