Close Menu
    What's Hot

    Melayat ke Rumah Duka, JK Kenang Ryamizard Sosok Penting Tangani Tsunami Aceh

    May 31, 2026

    Masyarakat Butuh Jaminan Keandalan Listrik Jangka Panjang : Okezone Economy

    May 31, 2026

    KSAD hingga Eks Panglima Kenang Ryamizard Tokoh Senior Inspiratif di TNI

    May 31, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » Studi Baru: Bumi Berpotensi ‘Menyemai’ Venus dengan Kehidupan
    Teknologi

    Studi Baru: Bumi Berpotensi ‘Menyemai’ Venus dengan Kehidupan

    karinaBy karinaMay 31, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNN Indonesia —

    Ilmuwan menilai ada kemungkinan Bumi dapat mengirim bahan kehidupan ke Venus, lewat mekanisme yang dikenal sebagai panspermia.

    Mengutip laman New Scientist, panspermia merupakan gagasan bahwa kehidupan tidak dimulai di planet asal. Misalnya, kehidupan di Bumi berasal dari tempat lain di alam semesta, lalu dibawa ke sini oleh meteoroid dan benda angkasa lainnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Berdasarkan gagasan tersebut, sebuah penelitian terbaru menunjukkan skenario tersebut masuk akal secara perhitungan, terutama jika material yang terlontar dari Bumi mampu bertahan dan akhirnya terdispersi di atmosfer tebal Venus.

    Menggunakan kerangka Venus Life Equation

    Mengutip SciTechDaily, studi ini dipresentasikan dalam Lunar and Planetary Science Conference (LPSC) 2026 dan melibatkan tim dari Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory (JHUAPL) serta Sandia National Laboratories.





    Adapun hasil studi oleh E. Guinan et al. ini sudah dipublikasikan di Journal of Geophysical Research: Planets pada Maret 2026.

    Fokus mereka, yakni pada pertanyaan apakah material yang diluncurkan dari Bumi dapat memungkinkan kehidupan bertahan di awan Venus selama setidaknya beberapa hari per abad.

    Penelitian menggunakan kerangka yang disebut Venus Life Equation (VLE), yang dikembangkan oleh Noam Izenberg dan rekan-rekannya pada 2021.

    VLE bekerja mirip konsep Drake Equation, yakni peluang keberadaan kehidupan dipecah menjadi beberapa faktor yang kemudian dikalikan. Secara matematis, VLE ditulis ### L = O x R x C.

    Dalam kerangka ini, L adalah kemungkinan adanya kehidupan yang masih ada (dari 0 hingga 1). O mewakili peluang “asal-usul” kehidupan yang bisa dimulai dan kemudian menetap di Venus.

    Adapun R menggambarkan “ketahanan” material/kehidupan menghadapi perubahan, dan C menunjukkan kesinambungan kondisi yang mendukung hingga masa kini.

    Material dari Bumi perlu terdispersi di atmosfer Venus

    Tim peneliti menelaah perjalanan material melalui ruang angkasa. Setelah hantaman besar, material terlempar dengan energi tinggi dan mengalami berbagai tantangan, seperti panas akibat dampak, radiasi, vakum, serta suhu ekstrem.

    Bukti dari pemodelan komputer dan studi meteor yang ditemukan di Bumi menunjukkan sebagian materi organik dapat bertahan pada proses lontaran dan perpindahan antarplanet.

    Sampai di Venus, tantangannya berlanjut. Supaya dapat bertahan, material harus terdispersi di dalam atau tepat di atas lapisan awan Venus.

    Untuk itu, para peneliti memusatkan perhitungan pada meteor besar yang meledak di atmosfer (bolide) dan mengadopsi “pancake model”, metode semi-analitik yang menggambarkan fragmentasi bolide saat melewati atmosfer.

    Ketika bolide meledak, hambatan udara akan menyebarkan pecahan secara horizontal, membentuk “pancake” material terdispersi. Dalam studi ini, penyebaran tersebut disebut sebagai “cells”.

    [Gambas:Video CNN]

    Dengan memadukan model tersebut dengan data terdahulu untuk parameter-parameter awal, tim peneliti menghitung jumlah total sel yang mungkin berasal dari Bumi atau Mars dan mencapai awan Venus.

    Mereka menemukan, secara potensial bisa ada ratusan miliar sel yang berpindah dari Bumi ke awan Venus, dengan sebagian yang mungkin masih layak hidup.

    Perkiraan terbaik model mereka menyebut sekitar 100 sel terdispersi di awan Venus per tahun dari Bumi, sedangkan sekitar 20 miliar sel berpotensi telah berpindah dari Bumi selama 1 miliar tahun terakhir.

    Namun, para peneliti menekankan, model VLE tidak menangkap seluruh detail interaksi bolide dan atmosfer. Adapun setiap parameter memiliki ketidakpastian besar.

    Meski demikian, studi ini menyimpulkan pertukaran bahan kehidupan antara Bumi dan Venus berpotensi terjadi. Jika misi astrobiologi masa depan menemukan tanda kehidupan di awan Venus, maka masih ada kemungkinan bahwa sumbernya berasal dari Bumi.

    (rti)


    Add

    as a preferred
    source on Google




    [Gambas:Video CNN]

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMendagri Tito Berbelasungkawa Ryamizard Wafat: Saya Kenal Baik Almarhum
    Next Article Purbaya Tegaskan Skema Pajak DSI Berlaku Normal : Okezone Economy
    karina

    Related Posts

    Teknologi

    Kapan Puncak Musim Kemarau di Indonesia? Intip Prediksi BMKG

    May 30, 2026
    Teknologi

    Roket New Glenn Blue Origin Terbakar dan Meledak Saat Uji Coba

    May 29, 2026
    Teknologi

    Aplikasi ‘Kematian’ Berubah Jadi Penyelamat Lansia di China

    May 28, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Melayat ke Rumah Duka, JK Kenang Ryamizard Sosok Penting Tangani Tsunami Aceh

    adminMay 31, 2026

    Jakarta – Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) melayat ke rumah duka…

    Masyarakat Butuh Jaminan Keandalan Listrik Jangka Panjang : Okezone Economy

    May 31, 2026

    KSAD hingga Eks Panglima Kenang Ryamizard Tokoh Senior Inspiratif di TNI

    May 31, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Melayat ke Rumah Duka, JK Kenang Ryamizard Sosok Penting Tangani Tsunami Aceh

    adminMay 31, 2026

    Jakarta – Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) melayat…

    Nasional

    Masyarakat Butuh Jaminan Keandalan Listrik Jangka Panjang : Okezone Economy

    adminMay 31, 2026

    Listrik (Foto: Okezone) JAKARTA – Pascagangguan listrik berskala besar…

    Nasional

    KSAD hingga Eks Panglima Kenang Ryamizard Tokoh Senior Inspiratif di TNI

    adminMay 31, 2026

    Jakarta – KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melayat ke rumah duka eks…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    10 Menit Selesai! Panduan Pembatalan Kredivo saat Salah Pilih Tenor Cicilan : Okezone Economy

    May 30, 20263 Views

    Pertamina Goes To Campus 2026 Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

    May 21, 20263 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.