Close Menu
    What's Hot

    Golkar Nilai Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode Patahkan Isu 2 Matahari

    June 20, 2026

    Menteri PU Copot Kepala BPJT hingga Biro Hukum : Okezone Economy

    June 20, 2026

    MPR dan UNHAS Bahas Pasal 33 UUD 1945, Fokus pada Ekonomi Kerakyatan

    June 20, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home ยป PDIP Sindir Golkar Candu Kekuasaan: Kalah Atau Menang Maunya Ikut Berkuasa
    Nasional

    PDIP Sindir Golkar Candu Kekuasaan: Kalah Atau Menang Maunya Ikut Berkuasa

    adminBy adminJune 20, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta –

    Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus merespons Sekjen Partai Golkar M Sarmuji yang mempertanyakan apa yang diseimbangkan PDIP di luar pemerintahan. Deddy menyinggung Golkar yang selalu candu terhadap kekuasaan.

    “Baiknya Golkar urus pemadaman listrik di mana-mana, bukan malah ngurusi PDIP. PDIP bukan Golkar yang kalah atau menang maunya ikut berkuasa. Kita tidak punya bakat candu kekuasaan, tanpa berkuasa akan mati atau tak berkembang,” kata Deddy Sitorus saat dihubungi, Sabtu (20/6/2026).


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



    Deddy mengatakan berada di dalam pemerintahan memang menguntungkan bagi partai politik karena punya akses kekuasaan. Ia heran lantaran Golkar justru menyinyiri PDIP yang berada di luar.

    “Kenapa justru nyinyir terhadap yang tidak mau masuk mendapatkan kemewahan kekuasaan? Kami menghargai mereka yang ada di pemerintahan dan sebaiknya Golkar juga menunjukkan sikap yang sama bagi yang berada di luar,” ucap dia.

    Deddy lantas menjawab soal apa yang perlu diseimbangkan oleh PDIP. Ia mengatakan PDIP melakukan check and balances lewat DPR terhadap kekuasaan Presiden Prabowo Subianto.

    “Dalam kondisi mayoritas kursi dikuasai oleh parpol yang juga duduk di DPR, susah membayangkan fraksi yang punya perwakilan di kabinet mau, mampu, dan berani menyampaikan kritik atas penyimpangan atau memberikan pendapat yang berbeda,” jelas dia.

    “Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan Orde Baru, apakah DPR masih dibutuhkan? Itulah yang dimaksud dengan penyeimbang, kebebasan untuk mendukung yang baik tetapi pada saat bersamaan punya kemauan dan kemandirian untuk menyampaikan kritik, masukan, perbaikan dan bahkan pandangan yang berbeda,” lanjut dia.

    Deddy menegaskan jika semua partai ada di pemerintahan, maka fungsi checks and balances akan dilakukan oleh rakyat. Ia menyebut akan ada banyak aksi demonstrasi di jalanan.

    “Itu akan berpindah ke jalanan dalam bentuk demonstrasi. Coba cek, apakah partai-partai yang punya menteri di kabinet itu berani menyampaikan kritik thp menteri mereka atau pemerintahan secara umum? Saya pribadi sendiri sering dicurhati oleh sesama anggota dewan bagaimana mereka sulit berbicara dengan leluasa karena posisi di dalam pemerintahan atau takut dapat telpon dari sana-sini,” tegas dia.

    Dia mengaku heran lantaran banyak partai yang kini tidak ikhlas PDIP di luar pemerintahan. Ia menyinggung negara yang semua partainya di dalam adalah otoriter.

    “Negara yang seluruh partai politiknya ada di dalam pemerintahan itu hanya ada di negara otoriter seperti Korea Utara atau negara dengan partai komunis seperti di China. Menjadi Partai Penyeimbang itu adalah sebentuk pengorbanan dan perjuangan juga agar DPR tetap mampu menjalankan fungsinya menjadi kanalisasi suara rakyat dan chekcs and balances teradap penyelenggaraan kekuasaan,” tuturnya.

    Pernyataan Golkar

    Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji bicara soal posisi politik PDIP yang disorot PKB. Sarmuji menilai rakyat dapat menilai posisi politik PDIP yang disebut sebagai penyeimbang di luar pemerintahan.

    “Terserah PDIP saja. Tapi kalau membaca komentar beberapa tokoh PDIP mereka berposisi sebagai penyeimbang. Kami menghormati posisi PDIP sebagai penyeimbang,” kata Sarmuji kepada wartawan, Jumat (19/6).

    Sarmuji mengatakan saat ini PDIP tidak bergabung dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Namun, Sarmuji juga mempertanyakan dengan peran penyeimbang yang diklaim PDIP.

    “Yang jelas sampai sekarang PDIP tidak masuk di pemerintahan. Kalau praktek penyeimbang itu soal lain. Selama ini entah apa yang diseimbangkan? Nanti rakyat yang menilai,” ujarnya.

    “Istilah penyeimbang saja sebenarnya sudah bisa dibaca bagi yang mau membaca. Tidak perlu memaksa supaya jelas. Kita hormati saja,” imbuh dia.

    Halaman 2 dari 2

    (maa/idn)





    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous Article7 Fakta Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Harga Pasar, Pertamax Bisa Turun Lagi : Okezone Economy
    Next Article 6 Fakta MBG Dihentikan Selama Libur Sekolah, Hemat Anggaran Rp3 Triliun hingga Diprotes Pengusaha : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Golkar Nilai Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode Patahkan Isu 2 Matahari

    June 20, 2026
    Nasional

    Menteri PU Copot Kepala BPJT hingga Biro Hukum : Okezone Economy

    June 20, 2026
    Nasional

    MPR dan UNHAS Bahas Pasal 33 UUD 1945, Fokus pada Ekonomi Kerakyatan

    June 20, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Golkar Nilai Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode Patahkan Isu 2 Matahari

    adminJune 20, 2026

    Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia merespons Presiden ke-7 Joko Widodo…

    Menteri PU Copot Kepala BPJT hingga Biro Hukum : Okezone Economy

    June 20, 2026

    MPR dan UNHAS Bahas Pasal 33 UUD 1945, Fokus pada Ekonomi Kerakyatan

    June 20, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Golkar Nilai Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode Patahkan Isu 2 Matahari

    adminJune 20, 2026

    Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia merespons Presiden…

    Nasional

    Menteri PU Copot Kepala BPJT hingga Biro Hukum : Okezone Economy

    adminJune 20, 2026

    Menteri PU (Foto: Okezone) JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum…

    Nasional

    MPR dan UNHAS Bahas Pasal 33 UUD 1945, Fokus pada Ekonomi Kerakyatan

    adminJune 20, 2026

    Jakarta – Komisi Kajian Ketatanegaraan (K-3) MPR RI bersama Universitas Hasanuddin (UNHAS)…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Pasokan Avtur untuk Penerbangan Bali dan Nusa Tenggara Diperkuat : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views

    Kemnaker Siapkan Pencairan Uang Saku Magang Nasional Gelombang Terakhir Pekan Ini : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.