Jakarta, CNN Indonesia —
XLSmart membuat program pelatihan bernama XLSmart Future Ready yang menargetkan bisa menjangkau 1 juta talenta muda dan menyerap hingga seribu orang, baik di XLSmart maupun di mitra mereka.
“Kita mau perkenalkan XLSmart Future Ready. Jadi kalau teman-teman sudah melihat bahwa ada gap di dalam hiring. Di sini Future Ready kita akan solve itu,” kata Group Head Corporate Communication & Sustainability XLSmart Reza Mirza dalam konferensi pers di Kantor XLSmart, Jakarta, Jumat (3/7).
“Targetnya adalah kita akan menjangkau 1 juta talent-talent muda, 10 ribu yang akan kita berikan sertifikasi, dan seribu yang akan kita bantu hire either in XLSmart atau di mitra-mitra kita,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesenjangan kompetensi digital disebut sebagai latar belakang utama peluncuran program ini. Indonesia saat ini berada di puncak bonus demografi dengan sekitar 68 persen penduduk pada usia produktif, namun kesiapan kompetensi angkatan kerja belum sepenuhnya mengikuti kebutuhan industri.
Sejumlah studi yang dikutip XLSmart menyebut 90 persen pekerjaan masa depan akan membutuhkan keterampilan digital dasar. Sementara itu, tiga dari sepuluh perusahaan di Indonesia disebut masih kesulitan mendapatkan talenta digital yang siap kerja, terutama untuk kebutuhan di bidang AI, analisis data, komputasi awan, keamanan siber, hingga teknologi jaringan.
Berbeda dari program pelatihan pada umumnya yang berhenti di tahap sertifikasi, Future Ready dirancang sebagai ekosistem end-to-end yang menghubungkan pembelajaran digital, peningkatan keterampilan, sertifikasi kompetensi, mentoring bersama praktisi, pengalaman magang, hingga akses ke peluang kerja lewat kolaborasi dengan mitra industri.
Presiden Direktur dan CEO XLSmart Rajeev Sethi menyebut investasi pada infrastruktur jaringan harus berjalan beriringan dengan investasi pada talenta. Menurutnya, Indonesia sebenarnya tidak kekurangan program pelatihan, tetapi kekurangan program yang menghubungkan pembelajaran dengan peluang kerja nyata.
“Indonesia tidak kekurangan program pelatihan. Yang dibutuhkan saat ini adalah program yang mampu menghubungkan pembelajaran dengan peluang kerja yang nyata,” kata Rajeev.
Ia menyebut Future Ready sebagai program CSR flagship terbaru XLSmart yang menjembatani perjalanan peserta dari learning to earning. Perusahaan menargetkan sedikitnya 1.000 talenta muda memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan lewat program ini.
Secara keseluruhan, XLSmart menetapkan tiga target utama Future Ready, yakni menjangkau 1 juta talenta muda melalui aplikasi Sisternet dan situs Future Ready, menerbitkan 10 ribu sertifikat pelatihan, serta membantu sedikitnya 1.000 talenta muda mendapat kesempatan magang atau kerja lewat mitra industri.
Program ini telah menggandeng sejumlah mitra strategis, seperti ZTE dan Eka Tjipta Foundation, dengan rencana perluasan kemitraan.
Lebih lanjut, XLSmart menyebut program ini sejalan dengan penguatan network leadership perusahaan lewat pengembangan jaringan dan implementasi 5G blanket coverage di berbagai wilayah Indonesia. Perusahaan menilai perluasan akses digital perlu berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi masyarakat agar infrastruktur yang dibangun bisa dimanfaatkan secara optimal.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google


