Close Menu
    What's Hot

    Info Rekayasa Lalin dan Modifikasi Rute TransJ di Jakarta Pusat Besok 5 Juli

    July 4, 2026

    PDC Raup Laba Bersih Rp143 Miliar pada 2025 : Okezone Economy

    July 4, 2026

    Ibu Hamil di Intan Jaya Tewas Kena Peluru Nyasar, TNI Ungkap Tembakan dari OPM

    July 4, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home ยป Ibu Hamil di Intan Jaya Tewas Kena Peluru Nyasar, TNI Ungkap Tembakan dari OPM
    Nasional

    Ibu Hamil di Intan Jaya Tewas Kena Peluru Nyasar, TNI Ungkap Tembakan dari OPM

    adminBy adminJuly 4, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta –

    Seorang ibu hamil tewas diduga tertembak peluru nyasar di wilayah Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Koops TNI Habema mengungkap peluru nyasar itu dari tembakan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

    “Gangguan tembakan kelompok bersenjata di Sugapa yang menyebabkan warga sipil terkena peluru nyasar. Fakta lapangan menunjukkan tembakan berasal dari tiga titik yang berbeda,” kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dilansir detikSulsel, Sabtu (4/7/2026).

    Peristiwa itu terjadi di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, pada Kamis (2/6). Wirya mengungkap pelaku penyerangan merupakan OPM pimpinan Peles Tigau. Para pelaku menembakkan peluru di 3 titik berbeda dalam rentan waktu 15 menit.


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Berdasarkan laporan lapangan, analisis kronologi, dan pemetaan lokasi, gangguan tembakan dilakukan oleh kelompok bersenjata pimpinan Peles Tigau dari tiga titik berbeda dalam rentang waktu sekitar 15 menit,” jelasnya.

    Tembakan pertama terjadi sekitar pukul 18.45 WIT dari arah Kampung Wandoga. Lima menit kemudian kembali terdengar tembakan dari titik berbeda di kawasan perbukitan depan Koramil Sugapa.

    “Sekitar pukul 19.00 WIT, kelompok tersebut kembali melepaskan tembakan sebelum melarikan diri ke arah sungai,” tambah Wirya.

    Selama rangkaian kejadian tersebut, personel Satgas TNI tidak melakukan tembakan balasan. Kondisi hujan, kabut tebal, dan jarak pandang yang sangat terbatas membuat personel memilih menempati posisi perlindungan (stelling) sambil memantau situasi, guna menghindari risiko terhadap masyarakat sipil.

    “Hasil analisis spasial menunjukkan bahwa ketiga sumber tembakan berada pada titik yang berbeda dengan jarak sekitar 900 hingga 1.500 meter. Sementara itu, lokasi korban berada sekitar 321 meter dari titik gangguan tembakan pertama dan berjarak lebih jauh dari posisi personel Satgas TNI,” kata Wirya.

    Wirya melanjutkan, data tersebut menjadi salah satu dasar dalam proses analisis kejadian yang masih terus didalami bersama fakta-fakta lapangan lainnya. Peristiwa ini menunjukkan bahwa penggunaan kawasan permukiman sebagai lokasi aktivitas OPM berpotensi menimbulkan risiko bagi masyarakat sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

    “Karena itu, Koops TNI Habema terus mengedepankan langkah-langkah yang terukur dan profesional agar keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas,” tegas Wirya.

    Baca selengkapnya di sini.

    (eva/idh)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleJasa Marga Buka-bukaan soal Bisnis Jalan Tol : Okezone Economy
    Next Article PDC Raup Laba Bersih Rp143 Miliar pada 2025 : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Info Rekayasa Lalin dan Modifikasi Rute TransJ di Jakarta Pusat Besok 5 Juli

    July 4, 2026
    Nasional

    PDC Raup Laba Bersih Rp143 Miliar pada 2025 : Okezone Economy

    July 4, 2026
    Nasional

    Jasa Marga Buka-bukaan soal Bisnis Jalan Tol : Okezone Economy

    July 4, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Info Rekayasa Lalin dan Modifikasi Rute TransJ di Jakarta Pusat Besok 5 Juli

    adminJuly 4, 2026

    Jakarta – Dishub DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas pada 5 Juli 2026 di…

    PDC Raup Laba Bersih Rp143 Miliar pada 2025 : Okezone Economy

    July 4, 2026

    Ibu Hamil di Intan Jaya Tewas Kena Peluru Nyasar, TNI Ungkap Tembakan dari OPM

    July 4, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Info Rekayasa Lalin dan Modifikasi Rute TransJ di Jakarta Pusat Besok 5 Juli

    adminJuly 4, 2026

    Jakarta – Dishub DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas pada 5…

    Nasional

    PDC Raup Laba Bersih Rp143 Miliar pada 2025 : Okezone Economy

    adminJuly 4, 2026

    PDC Raup Laba Bersih Rp143 Miliar pada 2025 (Foto: Dokumentasi PDC) …

    Nasional

    Ibu Hamil di Intan Jaya Tewas Kena Peluru Nyasar, TNI Ungkap Tembakan dari OPM

    adminJuly 4, 2026

    Jakarta – Seorang ibu hamil tewas diduga tertembak peluru nyasar di wilayah…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Grab For Business Permudah Operasional Perusahaan di Era Bisnis yang Makin Kompleks : Okezone Economy

    June 19, 20265 Views

    Pasokan Avtur untuk Penerbangan Bali dan Nusa Tenggara Diperkuat : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.