Jakarta – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Rerie) menegaskan upaya meningkatkan keterampilan masyarakat merupakan bagian dari langkah menentukan masa depan bangsa. Hal itu diungkapkan Lestari di hadapan para juru rias, peserta Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan.
Adapun acara itu dikemas dalam bentuk pelatihan tata rias yang diselenggarakan Forum Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Kabupaten Jepara, di Jepara, Jawa Tengah.
Rerie menegaskan keterampilan merias wajah memiliki kaitan erat dengan nilai-nilai Empat Konsensus Kebangsaan.
“Hari ini, kita tidak sedang sekadar belajar merias wajah. Kita sedang merias masa depan kita,” ujar Rerie, dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).
Turut mendampingi Rerie dalam acara tersebut, antara lain, perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Jepara, anggota DPRD Kabupaten Jepara dari Fraksi Partai NasDem, serta pengurus forum LKP setempat.
“Pekerjaan merias bukanlah pekerjaan yang didominasi oleh perempuan saja. Saat ini sudah menjadi profesi yang dikerjakan baik oleh lelaki dan perempuan,” kata Rerie.
Menurut Rerie, upaya para anggota LKP, termasuk para trainer dan guru, bukan sekadar mengajarkan keterampilan.
“Kita sedang menanamkan bagaimana membangun kepercayaan diri, membangun martabat, dan menyiapkan peserta untuk mulai mengerti cara membangun ketahanan ekonomi,” tutur Rerie.
Menurut Rerie, Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) bukan hanya hafalan atau urusan politik. Empat pilar harus hidup di semua kehidupan, termasuk dalam dunia pelatihan keterampilan.
Implementasi Pancasila dalam profesi juru rias bisa dalam bentuk bekerja dengan niat baik, menjalankan profesi dengan jujur yang mencerminkan nilai-nilai Ketuhanan. Mengamalkan nilai kemanusiaan dan persatuan yaitu dengan menghargai klien tanpa membedakan suku, agama, atau kelas, serta menghargai keberagaman.
Negara menjamin hak kita untuk hidup, memperoleh pendidikan, bekerja, dan hidup layak. LKP adalah salah satu jawaban dari amanat konstitusi itu. Berkaitan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), peran LKP mencerminkan upaya penguatan partisipasi semesta yang mampu mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, seperti tema Hardiknas tahun ini.
“Bangsa yang besar bukan hanya dibangun oleh orang-orang pintar, tetapi oleh mereka yang bekerja dengan nilai,” tutup Rerie.
(anl/ega)

