BRI bantu UMKM asal Papua Japamo tarik minat pembeli internasional. (Foto: dok BRI)
JAYAPURA – Upaya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam mendorong UMKM naik kelas dengan mengangkat potensi lokal ke pasar global terus menunjukkan hasil. Salah satunya tercermin dari Japamo, UMKM asal Jayapura yang berhasil mengolah sagu Papua menjadi produk pangan modern yang menarik dan berdaya saing internasional.
Didirikan oleh Rini Eko Setiani pada 2016, Japamo lahir dari keresahan sederhana akan terbatasnya pilihan oleh-oleh khas Papua yang praktis dan berkualitas. Keresahan itu kemudian mengarahkan Rini pada satu potensi besar yang selama ini belum tergarap optimal, yakni ketersediaan sagu Papua yang melimpah, namun belum banyak diolah menjadi produk bernilai tambah.
“Dari sana, kami melihat bahwa sagu punya potensi besar untuk diolah lebih modern. Supaya tidak hanya dipandang sebagai makanan tradisional, kami mencoba menghadirkannya dalam bentuk yang lebih cocok dengan selera pasar saat ini, seperti cookies dan aneka camilan kekinian,” ujar Rini.
Lebih lanjut, Rini menjelaskan, bahwa inovasi yang dilakukannya ini tidak hanya pada cara mengolah sagu, tetapi juga pada bagaimana produk tersebut bisa diterima pasar. Ia pun mulai membuat produk Japamo dikemas secara menarik, memiliki daya simpan yang cukup panjang, hingga dapat dikembangkan sebagai camilan sehat, sehingga bisa diminati pasar.
Ragam upaya yang dilakukan Rini tersebut pun mulai menunjukkan hasil. Dari produksi awal dalam skala kecil, kini Japamo mampu mengolah ratusan kilogram tepung sagu per bulan.

