Close Menu
    What's Hot

    Analisis Pakar Psikologi soal Dugaan Intimidasi dr Icha Berujung Kematian

    July 1, 2026

    Ternyata Ini Dampak Harga Gas Industri Turun ke USD13 per MMBTU : Okezone Economy

    June 30, 2026

    Intip Usaha Batik Modern Binaan BRI yang Jadi Pilihan Ibu-ibu Wamen

    June 30, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home ยป Intip Usaha Batik Modern Binaan BRI yang Jadi Pilihan Ibu-ibu Wamen
    Nasional

    Intip Usaha Batik Modern Binaan BRI yang Jadi Pilihan Ibu-ibu Wamen

    adminBy adminJune 30, 2026No Comments6 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta –

    Dirintis pada 2024, usaha batik modern ini sudah jadi pilihan pejabat. Yang membeli ibu-ibu wakil menteri. Tak ada yang tahu usaha ini dibangun karena keresahan pelaku usaha konveksi dengan thrifting yang menjamur.

    Goodthings namanya. Usaha fashion kemeja batik, outer batik, hingga cardigan batik dirintis oleh 3 orang yakni Angela dan suami selaku co-founder dan kakaknya, Novita, sebagai founder. Usaha ini tak ujug-ujug langsung tenar dan dilirik para pejabat.

    Punya target bisa ekspor, Novita dkk rutin mengikuti pelatihan hingga kurasi. Rupanya, untuk bisa mewujudkan cita-cita itu, banyak hal yang harus dipelajarinya meski berbekal punya pengalaman di konveksi sebelumnya.


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Tadinya tuh kita kayak yang punya brand, tapi kayak anak hilang yang enggak tahu mau ke mana nih jualannya, taunya cuma mau di apa, e-commerce, tapi kok ternyata tidak segacor itu, gitu,” ujar Angela saat berbincang dengan detikcom.

    Novita dkk pun mulai mendekat ke acara-acara Kementerian Perdagangan. Saat itu, mereka mengikuti kurasi dengan keyakinan brand yang dibangunnya sudah sangat bagus.

    “Brand yang menurut saya dan menurut keluarga saya udah sangat bagus ini ternyata dianggap biasa. Ketika kurasi itu, apalagi ada yang ngomong gini, ‘Mbak mau jualan ekspor ke luar negeri, kalau brandnya kayak gini mah biasa banget, semua negara bisa bikin brand kayak gini'” katanya.

    Mereka tidak jatuh saat mendengar masukan tersebut. Dirinya bahkan merasa tertantang untuk menciptakan produk yang bisa bersaing di pasar. Dia lalu mendapatkan saran agar menyasar wastra nusantara, entah tenun ataupun batuk. Goodthings akhirnya membuat batik dipadukan dengan salur. Mencoba jual lagi, ternyata responsnya sangat bagus. Semakin percaya diri, Goodthings mengikuti kurasi lagi dan kembali mendapat banyak masukan.

    “Membuat kami terpacu bahwa, oke, karena ini pakai batiknya printing, berarti kita bisa jualin harga yang 200 ribuan nih, karena kami berpikir di Indonesia bahkan di setiap kantor itu sudah mengharuskan kadang-kadang seminggu sampai 2 kali ya pakai batik. Kan nggak semua orang pekerja yang gajinya gede,” sebut dia.

    “Itu kita teruskan. Itu kita jadikan sebagai kekuatan kita nih. Gue jual wastra, campur modern, kualitasnya bagus tapi harga affordable. Nah, ternyata kita makin lama makin dikenal nih, gitu,” imbuh Angela.

    Pengembangan produk terus dilakukan. Goodthings kemudian mengeluarkan outer batik yang dijual Rp 400 hingga Rp 500 ribu. Ternyata, antusias pelanggan ada di produk tersebut.

    “Kita bisa jual itu under Rp 500 ribu, mungkin Rp 400-450 ribu dan ternyata antusiasnya pelanggan malah suka ke situ. Oh jadi setiap kita apa namanya kalau bahasa kita kalau kita pameran, gacor lah gitu ceritanya,” jelas Angela.

    Mereka lantas mulai memperkuat branding di Instagram. Angela mengelola media sosial tersebut, berupaya membuat jenama ini terlebih dengan cara storytelling.

    Produk Dibeli Wamen

    Beberapa waktu lalu, Goodthings mengikuti Imlek Festival di Lapangan Banteng. Di sini produk Goodthings menarik perhatian pejabat. Outer menjadi pilihan seorang wakil menteri, kata Novita.

    “Jadi ketika kita ikut Imlek Festival kemarin di Lapangan Banteng, kita jadi yang pertama kali datang tuh sebenarnya Ibu Irene Umar Wamen Ekraf ya. Nah, beliau datang, beliau beli nih outer tersebut tapi di warna yang pink waktu itu,” ujar dia.

    Dia menyebut Irene tertarik dengan produknya. Dia pun menceritakan latar belakang usahanya kepada Irene. Besok hari, Irene disebut datang bersama Wamen PPA Veronica Tan yang pada akhirnya ikut membeli dagangannya. Hari selanjutnya, ada Wamenpar Ni Luh Puspa yang membeli batik Goodthings.

    “Besokannya Bu Irene datang lagi nih, lewat lah, maksudnya mereka mau ngecek, tapi Bu Irene bawa saat itu Bu Veronica Tan. Mampir lah mereka dan Ibu Vero beli juga nih, 2 kalau nggak salah,” sebut Novita.

    “Nah, lalu besokannya kan mereka memang setiap hari harus lewat, maksudnya memantau. Besoknya lewat lagi bareng sama Ibu Ni Luh Puspa, Ibu Ni Luh juga beli,” imbuh dia.

    Goodthings memajang foto Ni Luh Puspa memakai outer itu di Instagram mereka, tentu dengan meminta izin terlebih dahulu. Unggahan ini ikut membantu penjualan produk. Angle menceritakan, banyak direct message atau DM Instagram yang menanyakan pakaian yang dikenakan Ni Luh Puspa.

    “Dari situ banyak nih yang DM, saya mau bajunya kayak Bu Ni Luh Puspa. Atau kalau misalnya saya pameran, terus ada ibu-ibu pejabat apalagi ya yang datang, ‘Ini bajunya harganya berapa?’ Kalau mereka udah mau mulai ‘Ih, mahal ya gitu’, ‘Ih, Ibu Ni Luh Puspa Wamenpar pakai loh, ini buktinya’. Ini tuh works banget gitu dan akhirnya, ‘Oh ya udah saya ambil warna ini’, gitu dan akhirnya produk tersebut itulah yang sekarang tuh lagi jadi andalannya kita gitu,” katanya.

    Binaan BRI

    Goodthings pertama kali mendaftar di Instagram Growpreneur by BRI. Usaha itu kemudian menjadi top 10 Asah Usaha Inkubasi Fashion. Dari sinilah pihaknya menimba ilmu dan memakainya untuk pengembangan usaha.

    “Jadi kalau kita masuk by BRI itu jadi kita ngerasa bangga banget bahwa masuk nih kepilih dari 10 yang saingannya lumayan banyak kan. Jadi mereka tuh bikin acaranya gak mau banyak-banyak. Jadi mereka kurasi ketat dan pilihannya cuma 10 supaya belajarnya juga fokus. Nah, sebenarnya dari pelatihan itulah yang kita gunakan yang kita terapkan dan akhirnya ya Goodthings di sini sampai kayak sekarang gitu,” sebut Novita.

    Pada September 2025, Goodthings kemudian masuk ke Rumah BUMN BRI di Slipi. “Mereka ngajarin kita branding-annya, bahkan ngajarin cara mengelola keuangannya, bagaimana cash flow kan. Terus apa namanya banyak hal ya, kayak SDM-nya harus bagaimana gitu-gitu sih, pajak dan segala macem. Nah, itu yang akhirnya kita pakai, kita gunakan. Nah, terus akhirnya kita jadi masuk nih ke Rumah BUMN yang di Slipi. Sebenarnya dari situ,” imbuhnya.

    Menjadi binaan Rumah BUMN BRI sedari 2025, Novita dkk beberapa kali mengikuti pelatihan dan mendapatkan kesempatan pameran. Hal ini juga yang membantu produknya lebih dikenal luas oleh publik.

    “Kalau dari Rumah BUMN itu 2 kali mengundang kami di pameran dan itu kami mendapatkan new exposure banyak yang akhirnya orang-orang yang beli di sana yang baru tahu Goodthings di acara itu dan akhirnya nanti repeat order, entah dari DM, entah yang akhirnya datang ke pameran kita gitu, jadi terjalin gitu loh,” beber dia.

    Omzet usaha ini mencapai puluhan juta per bulan. Namun, ketika mengikuti pameran, omzetnya otomatis naik juga.

    “Sebulannya sih nggak gede banget ya, karena kita kalau dari Goodthings ya, masih belum konveksi ya. Jadi kalau Goodthings itu paling masih under 50 gitu, cuma menurut saya ini sudah bisa meng-cover, karena kalau misalnya keseluruhan kan ada produk yang lain tuh,” imbuh Angela.

    “Jadi kalo dari rumah BUMN kami diajak untuk pameran yang mempengaruhi, sangat memengaruhi omzet kita,” tambahnya.

    Growpreneur merupakan salah satu komitmen BRI untuk meningkatkan kapabilitas dan kualitas UMKM. Ini adalah program komunitas eksklusif dari BRI untuk UMKM anggotanya naik kelas. Program yang dihadirkan yakni edukasi dan monitoring, akses pasar maupun pameran dan wadah networking untuk UMKM memperluas bisnis mereka.

    Sementara itu, Rumah BUMN BRI Jakarta adalah pusat pembinaan fisik untuk UMKM anggotanya berkembang dan naik kelas lewat pelatihan, akses permodalan dan pasar. Koordinator Rumah BUMN Jakarta, kepada detikcom, menegaskan komitmen pihaknya untuk membantu UMKM memperluas pasar.

    “Di Rumah BUMN, para pelaku usaha atau UMKM mendapatkan pelatihan untuk mempertajam skill kewirausahaan, pendampingan digital, hingga akses permodalan dan jejaring pasar,” ujar Jajang.

    (gbr/gbr)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, Kertajati Jadi Bengkel Hercules : Okezone Economy
    Next Article Ternyata Ini Dampak Harga Gas Industri Turun ke USD13 per MMBTU : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Analisis Pakar Psikologi soal Dugaan Intimidasi dr Icha Berujung Kematian

    July 1, 2026
    Nasional

    Ternyata Ini Dampak Harga Gas Industri Turun ke USD13 per MMBTU : Okezone Economy

    June 30, 2026
    Nasional

    Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, Kertajati Jadi Bengkel Hercules : Okezone Economy

    June 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Analisis Pakar Psikologi soal Dugaan Intimidasi dr Icha Berujung Kematian

    adminJuly 1, 2026

    Jakarta – Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan…

    Ternyata Ini Dampak Harga Gas Industri Turun ke USD13 per MMBTU : Okezone Economy

    June 30, 2026

    Intip Usaha Batik Modern Binaan BRI yang Jadi Pilihan Ibu-ibu Wamen

    June 30, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Analisis Pakar Psikologi soal Dugaan Intimidasi dr Icha Berujung Kematian

    adminJuly 1, 2026

    Jakarta – Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa…

    Nasional

    Ternyata Ini Dampak Harga Gas Industri Turun ke USD13 per MMBTU : Okezone Economy

    adminJune 30, 2026

    Gas Industri (Foto: Okezone) JAKARTA – Menteri Energi dan…

    Nasional

    Intip Usaha Batik Modern Binaan BRI yang Jadi Pilihan Ibu-ibu Wamen

    adminJune 30, 2026

    Jakarta – Dirintis pada 2024, usaha batik modern ini sudah jadi pilihan…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Grab For Business Permudah Operasional Perusahaan di Era Bisnis yang Makin Kompleks : Okezone Economy

    June 19, 20265 Views

    Pasokan Avtur untuk Penerbangan Bali dan Nusa Tenggara Diperkuat : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.