Jakarta – Pemadam kebakaran (damkar) menjelaskan kronologi kebakaran yang melanda pabrik di Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar). Mulanya, api diketahui oleh pekerja pabrik di gudang penyimpanan kardus dan plastik.
“Karyawan yang sedang bekerja tiba-tiba melihat api yang sudah membesar di dalam gudang penyimpanan kardus dan plastik,” kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jakbar, Saiful Kahfi, kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Kemudian karyawan tersebut melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan. Sebelum melapor ke petugas damkar, pekerja sempat berupaya memadamkan api.
“Lalu karyawan tersebut melapor kepada sekuriti dan mencoba memadamkan dengan APAR, lalu sekuriti menghubungi pemadam kebakaran,” jelasnya.
Kebakaran sendiri dilaporkan terjadi pada Senin (18/5) pukul 14.23 WIB. Proses pendinginan dilakukan petugas sejak pukul 16.20 WIB kemarin sore. Hingga pagi ini, petugas masih melakukan pendinginan di lokasi.
3 Orang Luka
Kebakaran masih belum padam. Sebanyak 3 orang terluka akibat insiden ini.
“Situasi kebakaran pendinginan. Korban luka ringan 2 petugas dan 1 warga,” kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jakbar, Saiful Kahfi, kepada wartawan.
Saiful menyebut ada relawan damkar yang mengalami sesak napas hingga harus dibawa ke rumah sakit. Adapun rincian korban luka di antaranya:
– 1 Anggota Redkar Kedaung, Yoga, sesak nafas dirawat di Sumber Waras
– 1 Anggota ASN Sektor Grogol Petamburan, Lukmanul Hakim, tersemprot nozzle di mata, telah dirujuk ke RSCM
– 1 Anggota PJLP Grogol Petamburan, Ahmad Sumantri, tersemprot nozzle di mata
(rdh/whn)

