Jakarta – Perumda Paljaya menghadirkan berbagai program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan perusahaan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang sanitasi. Program ini tak hanya membantu masyarakat memperoleh akses sanitasi yang layak tapi juga mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan air limbah sesuai standar yang berlaku.
Salah satu bentuk program CSR yang dijalankan Paljaya adalah penyediaan dan pembangunan septic tank BIOPAL, yang dirancang untuk membantu masyarakat mengelola air limbah domestik secara lebih aman.
Septic tank ini menjadi solusi bagi wilayah permukiman yang membutuhkan sistem pengolahan air limbah yang lebih baik.
Selain pembangunan fasilitas, Paljaya juga memberikan edukasi kepada warga mengenai cara menjaga sanitasi lingkungan dan pentingnya pengelolaan air limbah rumah tangga secara benar.
Direktur Utama (Dirut) Paljaya Untung Suryadi mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas sanitasi masyarakat
“Sanitasi yang baik merupakan fondasi penting bagi kesehatan lingkungan. Melalui program CSR ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan fasilitas pengolahan air limbah yang lebih layak sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya sanitasi aman bagi lingkungan,” ujar Untung, dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).
Paljaya menilai peningkatan kualitas sanitasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Oleh karena itu, Paljaya juga membuka peluang kolaborasi kepada berbagai pihak untuk bersama-sama menghadirkan program CSR sanitasi bagi masyarakat.
Paljaya juga sudah menjalankan program kolaborasi CSR dengan berbagai perusahaan di antaranya pembangunan septic tank BIOPAL di Pancoran dengan PT Sucofindo, pembangunan septic tank BIOPAL di Semper Barat dengan PT PLN dan yang terbaru melakukan revitalisasi MCK Komunal dengan PAM Jaya.
“Program sanitasi memiliki dampak langsung terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan. Kami mengajak perusahaan swasta, BUMN, maupun BUMD untuk berkolaborasi dalam program CSR sanitasi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Untung.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak wilayah di Jakarta yang dapat memperoleh fasilitas sanitasi yang lebih baik.
Bagi Paljaya, program CSR ini untuk membangun kesadaran bersama sanitasi yang baik merupakan investasi penting bagi kesehatan masyarakat dan keberlanjutan kota.
Dengan pengelolaan yang tepat, sistem IPALD tidak hanya memenuhi kewajiban lingkungan, tetapi juga mendukung terciptanya kota yang lebih sehat dan aman dari pencemaran air limbah.
(anl/ega)



