Close Menu
    What's Hot

    Pramono Siapkan Rencana 2 Rute Baru LRT Jakarta, ke JIS dan Whoosh Halim

    July 14, 2026

    Pengabdian Jadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci : Okezone Economy

    July 14, 2026

    Relaksasi Kuota Produksi Nikel Jadi Katalis Positif Saham Tambang

    July 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » Relaksasi Kuota Produksi Nikel Jadi Katalis Positif Saham Tambang
    Uncategorized

    Relaksasi Kuota Produksi Nikel Jadi Katalis Positif Saham Tambang

    adminBy adminJuly 14, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email





    Jakarta, CNBC Indonesia – Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merelaksasi kuota produksi nikel pada 2026 dinilai berpotensi menjadi katalis positif bagi saham-saham tambang nikel nasional. Kebijakan tersebut juga dinilai dapat membuka peluang masuknya kembali dana asing ke sektor pertambangan, terutama emiten yang terlibat dalam agenda hilirisasi.

    Analis Panin Sekuritas Elandry Pratama menilai, relaksasi dan dukungan kebijakan terhadap industri nikel dapat mempercepat realisasi program hilirisasi nasional. Kebijakan itu juga berpotensi meningkatkan utilisasi aset perusahaan tambang nikel, seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO), Anggota Grup MIND ID.

    “Untuk ANTM, peluangnya datang dari penguatan bisnis nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, sementara VALE memiliki katalis dari ekspansi fasilitas pengolahan dan proyek hilirisasi yang berjalan,” ungkap Elandry dalam keterangan resmi, Selasa (14/7/2026).

    Sebagai gambaran, sepanjang 2025, produksi bijih nikel ANTM mencapai sebesar 16,11 juta wet metric ton(wmt) atau meningkat 62% dibandingkan capaian produksi pada 2024 sebesar 9,94 juta wmt. Sementara total produksi nikel dalam bentuk matte INCO tercatat sebanyak 72.027 metrik ton (mt) sepanjang 2025.

    Elandry menambahkan, sentimen terhadap sektor nikel Indonesia berpotensi membaik di mata investor global karena posisi strategis Indonesia dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik dunia. Jika didukung perbaikan fundamental dan kinerja emiten, kondisi tersebut dapat membuka peluang masuknya aliran modal ke sektor terkait.

    Diketahui, saham ANTM mencatatkan kenaikan sebesar 2,46% dalam satu bulan terakhir ke angka Rp2.920 per penutupan perdagangan Senin, (13/7/2026). Di saat yang sama, saham INCO menguat 0,64% ke angka Rp4.740.

    Di sisi lain, Analis Komoditas Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan minat investor terhadap sektor pertambangan Indonesia karena memperbaiki prospek pertumbuhan perusahaan. Meski begitu, arus dana asing juga sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor.

    “Masuknya dana asing tidak hanya ditentukan oleh kebijakan sektor nikel, melainkan juga dipengaruhi kondisi makro seperti arah suku bunga global, nilai tukar rupiah, serta sentimen terhadap pasar negara berkembang secara keseluruhan. Jadi, kebijakan ini lebih berpotensi mendorong sector rotation ke saham nikel dibanding menjadi pemicu utama arus masuk dana asing ke pasar Indonesia secara keseluruhan,” tutur Lukman.

    Sebagaimana diketahui, pasar modal Indonesia tengah menghadapi derasnya arus keluarnya investor asing dengan akumulasi net foreign sell (NFS) sebesar Rp76,15 triliun secara year to date (ytd). Tren ini pun masih berlanjut dengan dana asing yang keluar sebesar Rp8,52 triliun.

    Sementara itu, kedua emiten nikel di bawah naungan MIND ID ini justru menunjukkan tren akumulasi dana asing. Hal ini terlihat dari nilai Net Foreign Buy (NFB) di ANTM dan INCO masing-masing sebesar Rp508,19 miliar dan Rp50,84 miliar secara bulanan.

    Sebelumnya, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menegaskan, relaksasi produksi nikel dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku smelter yang masih mengalami kekurangan pasokan. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk meningkatkan produksi secara signifikan.

    Tri menjelaskan tambahan produksi yang diberikan tidak akan mengubah secara material target Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) nikel 2026 yang berada pada kisaran 260 juta hingga 270 juta ton. Penyesuaian hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan dalam negeri

    yang masih membutuhkan tambahan pasokan bahan baku.

    (dpu/dpu)



    Add

    logo_svg

    as a preferred

    source on Google




    [Gambas:Video CNBC]



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDukung Ketahanan Pangan, Polairud Polda Metro Tebar 15.000 Benih Lele di Bekasi
    Next Article Pengabdian Jadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Uncategorized

    Andropause pada Pria, Kapan Mulai Terjadi? Ini Penjelasannya

    July 13, 2026
    Uncategorized

    Potret Terkini Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta

    July 13, 2026
    Uncategorized

    7 Ciri Testosteron Tinggi pada Perempuan, Bisa Pengaruhi Penampilan

    July 12, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Pramono Siapkan Rencana 2 Rute Baru LRT Jakarta, ke JIS dan Whoosh Halim

    adminJuly 14, 2026

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan pengembangan dua rute baru LRT Jakarta setelah…

    Pengabdian Jadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci : Okezone Economy

    July 14, 2026

    Relaksasi Kuota Produksi Nikel Jadi Katalis Positif Saham Tambang

    July 14, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Pramono Siapkan Rencana 2 Rute Baru LRT Jakarta, ke JIS dan Whoosh Halim

    adminJuly 14, 2026

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan pengembangan dua rute baru…

    Nasional

    Pengabdian Jadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci : Okezone Economy

    adminJuly 14, 2026

    PNM berangkatkan ratusan karyawan ke Tanah Suci. (Foto: dok PNM) …

    Uncategorized

    Relaksasi Kuota Produksi Nikel Jadi Katalis Positif Saham Tambang

    adminJuly 14, 2026

    Jakarta, CNBC Indonesia – Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Grab For Business Permudah Operasional Perusahaan di Era Bisnis yang Makin Kompleks : Okezone Economy

    June 19, 20266 Views

    Pasokan Avtur untuk Penerbangan Bali dan Nusa Tenggara Diperkuat : Okezone Economy

    June 17, 20265 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.