Wakil Ketua DPR Saan Mustopa menekankan lembaganya tetap melakukan pengawasan dan penyeimbangan atau checks and balances terhadap pemerintah. Saan mengatakan DPR mengakomodasi keluhan masyarakat, termasuk evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga persoalan harga Pertamax naik.
“Checks and balances kan tetap jalan ya. Apa misalnya gini, terkait dengan keluhan-keluhan masyarakat ya terkait dengan soal kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah, kan juga di komisi-komisi terkait itu kan di apa disikapi juga kan gitu loh, dikritisi juga,” kata Saan kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Saan mengatakan DPR menerima dan mendengarkan seluruh keluhan masyarakat selama ini. Termasuk, kata dia, kritik masyarakat kepada pemerintah mengenai MBG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Misalnya terkait dengan soal tata kelola apa Makan Bergizi Gratis ya, MBG. Dari apa yang diputuskan oleh pemerintah, misalnya apa trigger-nya ada persoalan hukum di petinggi BGN (Badan Gizi Nasional) dan itu dijadikan sebagai momentum untuk melakukan tata kelola, ini kan sudah dilakukan,” ucap dia.
Waketum Partai Nasdem itu menyebut DPR juga menerima perwakilan mahasiswa yang demonstrasi di depan gedung DPR. Saan menyinggung beberapa hari yang lalu bersama pimpinan DPR lainnya menemui massa mahasiswa.
Saan menyebut saat itu pihaknya mengakomodir keluhan dan aspirasi mahasiswa terkait MBG. Bahkan, kata dia, DPR langsung menghubungi Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang dan mendapat kepastian pembenahan program MBG.
“Jadi menurut saya dalam hal ini DPR tetap sudah menjalankan apa fungsi-fungsi sebagai apa lembaga yang merepresentasikan apa kepentingan publik, tetap kita apa jalankan,” ujar dia.
Saan memastikan DPR selalu mengawal apa yang dilakukan pemerintah. Legislator asal Jawa Barat itu menyinggung salah satu polemik soal harga Pertamax naik hingga kelangkaan BBM bersubsidi.
“Maka kita kan nggak bisa berdiri sendiri dalam soal apa penanganan ini. Nah, maka ketika apa mahasiswa mempertanyakan soal itu, kan sudah langsung dihubungkan dengan pemerintah, dengan Menteri ESDM Pak Bahlil. Dan Pak Bahlil juga sudah apa menyampaikan komitmennya untuk apa menjawab apa yang menjadi tuntutan masyarakat yang disuarakan oleh mahasiswa maupun kelompok-kelompok yang lain dengan cara tadi akan berusaha melakukan penyesuaian seiring misalnya, ini kan juga sangat apa ditentukan oleh apa perdamaian antara Amerika dengan Iran kan gitu loh kan,” jelas dia.
Karena itu, Saan kembali menegaskan DPR pasti akan terus mengawal komitmen pemerintah dan keluhan masyarakat. “Jadi sekali lagi DPR akan terus apa berusaha mengawal apa yang menjadi komitmen pemerintah sambil juga tetap menyampaikan apa yang menjadi persoalan-persoalan yang ada di masyarakat,” imbuhnya.
Halaman 2 dari 2
(maa/rfs)

