Pati –
Sudah 1 bulan lamanya banjir rob merendam permukiman warga Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Warga mulai merasakan dampaknya, salah satunya gatal-gatal.
Dilansir detikjateng, Selasa (23/6/2026), salah satu warga, Suparno (60), mengaku gelisah karena genangan rob tak kunjung surut. Ia mengaku tidak bisa tidur karena rob datang menghantui dirinya dan keluarga.
“Airnya kayak gini susah juga, kalau bisa pemerintah mengutamakan lah, agar warga tidak gelisah, mau tidur tidak bisa,” jelas Suparno saat ditemui di lokasi, Senin (22/6).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan rob mulai naik ke rumah warga pada siang sampai sore hari. Bahkan, genangan rob pun merendam rumahnya setiap kali laut pasang.
Dia pun mengaku gatal-gatal sampai meriang karena dampak banjir. Suparno pun mengaku lelah karena harus selalu bersih-bersih rumah.
“Capek, sakit gatal-gatal, sama lelah bukan main, gara-gara membersihkan sisa banjir ini, pagi dibersihkan siang datang lagi. Malam di rumah masih basah,” ungkap dia.
Simak selengkapnya di sini
(isa/isa)

