Sejarah Bitcoin Pizza Day, Bagaimana Industri Kripto di RI? (Foto: Freepik)




JAKARTA – Industri kripto di Indonesia telah berkembang dari sekadar eksperimen teknologi menjadi bagian dari ekosistem keuangan digital yang semakin matang, teregulasi dan mendapat kepercayaan luas dari masyarakat.

“Perjalanan industri kripto hari ini sudah sangat berbeda dibanding satu dekade lalu,” kata CEO Indodax William Sutanto di Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Sebagai gambaran, Indodax mencatatkan bahwa kini hampir menyentuh angka 10 juta member jelang Bitcoin Pizza Day pada 22 Mei 2026. Menurutnya, bahwa pertumbuhan jumlah member tidak hanya menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap aset digital, tetapi juga meningkatnya kebutuhan terhadap platform perdagangan kripto yang mengedepankan keamanan, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Jika dahulu fokus utamanya adalah akses dan adopsi, kini industri bergerak menuju fase yang lebih matang dengan menempatkan kepercayaan dan perlindungan pengguna sebagai prioritas utama,” ujarnya.

Bitcoin Pizza Day merupakan momen historis dalam industri kripto global yang merujuk pada transaksi pembelian dua loyang pizza menggunakan Bitcoin pada tahun 2010. Transaksi ini adalah tonggak sejarah, pertama kali Bitcoin memiliki nilai ekonomi di dunia nyata.

Dari peristiwa tersebut, kripto berkembang menjadi instrumen digital dengan tingkat adopsi yang terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data OJK per Maret 2026, jumlah pengguna kripto nasional telah mencapai 21,37 juta pengguna. Dari jumlah tersebut, hampir separuhnya atau sekitar 46,5% merupakan member Indodax.

 

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version