Close Menu
    What's Hot

    PORSENITAS XIII Dinilai Jadi Wadah Memperkuat Kolaborasi Antardaerah

    June 26, 2026

    Bank Mandiri BMRI Raup Laba Bersih Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026 : Okezone Economy

    June 26, 2026

    KDM Serahkan Tabungan Rp 250 Juta ke Keluarga Korban Taufik Hidayat

    June 26, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home ยป Mensos: Sekolah Rakyat Bagian Strategi Besar Pengentasan Kemiskinan
    Nasional

    Mensos: Sekolah Rakyat Bagian Strategi Besar Pengentasan Kemiskinan

    adminBy adminMay 3, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta – Lebih dari 4 juta anak usia 7-18 tahun di Indonesia tercatat tidak sekolah, putus sekolah, atau berisiko putus sekolah. Data ini diperkuat oleh temuan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masih adanya anak-anak yang belum terjangkau layanan pendidikan dengan kecenderungan putus sekolah meningkat pada jenjang pendidikan lebih tinggi.

    Menjawab tantangan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menegaskan bahwa negara harus hadir melalui intervensi menyeluruh hingga ke level keluarga dengan mengedepankan semangat gotong royong.

    Hal itu disampaikan Gus Ipul saat menghadiri forum Belajaraya dengan Teman 2026 bertema ‘Merayakan #KerjaBarengan untuk Ekosistem Pendidikan’ di Taman Ismail Marzuki, Sabtu (2/5/2026).

    Dalam sesi Ngobrol Publik #5: Gotong Royong untuk Sekolah dan Madrasah: Kebijakan dan Aspirasi Komunitas, Gus Ipul menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis untuk menjangkau kelompok paling rentan.

    “Sekolah Rakyat ini adalah bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan. Kita tidak hanya mengintervensi anaknya, tapi juga keluarganya. Harapannya, ketika anaknya lulus, keluarganya juga ikut naik kelas,” kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).

    Dia menjelaskan bahwa pendekatan berbasis keluarga menjadi kunci untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi yang selama ini menjadi salah satu akar persoalan pendidikan.

    “Ada jutaan anak yang tidak terlihat dalam sistem. Mereka ini invisible people. Bisa jadi ada di sekitar kita, tapi tidak tersentuh program,” ujar Gus Ipul.

    Menurutnya, Sekolah Rakyat diposisikan sebagai pendongkrak dari lapisan paling bawah agar kesenjangan pendidikan dapat dipersempit secara sistemik.

    “Kalau kita bicara standar pendidikan yang baik, tentu tinggi. Tapi bagaimana semua bisa naik ke sana? Jawabannya gotong royong. Sekolah Rakyat ini menjadi instrumen untuk mengangkat dari bawah,” tuturnya.

    Gus Ipul juga menyoroti tantangan baru pendidikan di era teknologi. Di satu sisi, anak-anak Indonesia adalah generasi digital native, namun di sisi lain masih terdapat ketimpangan akses dan kesiapan.

    “Kita tidak punya banyak pilihan selain beradaptasi dengan teknologi. Tapi dengan keterbatasan anggaran, gotong royong menjadi keharusan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” ujarnya.

    Dia menegaskan bahwa ruang partisipasi publik harus dibuka seluas-luasnya agar kebijakan tidak berhenti di tingkat pusat, tetapi benar-benar dirasakan hingga ke akar rumput.

    Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menekankan bahwa keberhasilan belajar sangat ditentukan oleh lingkungan.

    “Hampir seluruh teori belajar menunjukkan bahwa keberhasilan belajar dipengaruhi oleh lingkungan. Lingkungan belajar yang bersih dan lingkungan sosial yang nyaman menjadi kunci,” ujarnya.

    Dia menambahkan bahwa birokrasi harus mampu ‘feeling the gap’ atau mengisi kesenjangan yang belum terjangkau, dengan menghimpun kekuatan masyarakat.

    “DNA bangsa Indonesia adalah gotong royong. Tantangannya adalah bagaimana menggerakkan dan menyatukan kekuatan itu,” ungkapnya.

    Di sisi lain, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti pentingnya revitalisasi madrasah dan penguatan pendidikan keagamaan.

    Menurutnya, meskipun menghadapi keterbatasan sarana, madrasah dan pesantren tetap berperan besar dalam mencetak generasi berkualitas dan memperkuat nilai kebersamaan.

    “Lembaga pendidikan yang paling mengaktualisasikan nilai gotong royong adalah madrasah dan pesantren. Sekitar 95 persen dikelola swasta, dan tetap bertahan dengan kekuatan komunitas,” tutupnya.



    (anl/ega)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous Article3 Fakta Pekerja Outsourcing Dibatasi Hanya 6 Sektor : Okezone Economy
    Next Article Viral Patungan APBN Rp800 Triliun untuk Lunasi Utang Negara, Ini Faktanya : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    PORSENITAS XIII Dinilai Jadi Wadah Memperkuat Kolaborasi Antardaerah

    June 26, 2026
    Nasional

    Bank Mandiri BMRI Raup Laba Bersih Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026 : Okezone Economy

    June 26, 2026
    Nasional

    KDM Serahkan Tabungan Rp 250 Juta ke Keluarga Korban Taufik Hidayat

    June 26, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    PORSENITAS XIII Dinilai Jadi Wadah Memperkuat Kolaborasi Antardaerah

    adminJune 26, 2026

    Jakarta – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan membuka secara resmi Pekan Olahraga dan Seni…

    Bank Mandiri BMRI Raup Laba Bersih Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026 : Okezone Economy

    June 26, 2026

    KDM Serahkan Tabungan Rp 250 Juta ke Keluarga Korban Taufik Hidayat

    June 26, 2026
    Top Trending
    Nasional

    PORSENITAS XIII Dinilai Jadi Wadah Memperkuat Kolaborasi Antardaerah

    adminJune 26, 2026

    Jakarta – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan membuka secara resmi Pekan…

    Nasional

    Bank Mandiri BMRI Raup Laba Bersih Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026 : Okezone Economy

    adminJune 26, 2026

    Bank Mandiri (Foto: Okezone) JAKARTA – PT Bank Mandiri…

    Nasional

    KDM Serahkan Tabungan Rp 250 Juta ke Keluarga Korban Taufik Hidayat

    adminJune 26, 2026

    Jakarta – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan uang sayembara Rp 250…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Grab For Business Permudah Operasional Perusahaan di Era Bisnis yang Makin Kompleks : Okezone Economy

    June 19, 20265 Views

    Pasokan Avtur untuk Penerbangan Bali dan Nusa Tenggara Diperkuat : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.