Close Menu
    What's Hot

    Suahasil Perintahkan Bea Cukai Terus Menggempur Peredaran Rokok Ilegal

    September 16, 2026

    5 Kebiasaan Era 90-an Ini Tak Boleh Diwariskan ke Gen Alpha

    September 16, 2026

    Jensen Huang Tolak Regulasi Baru untuk Atur Perkembangan AI

    September 16, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » Gandeng Milan, Jakarta Perkuat Seni Publik dan Ekonomi Kreatif
    Nasional

    Gandeng Milan, Jakarta Perkuat Seni Publik dan Ekonomi Kreatif

    adminBy adminMay 15, 2026No Comments6 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta – Ruang publik kini bukan lagi sekadar tempat beraktivitas bagi masyarakat. Di berbagai kota besar dunia, ruang terbuka juga dimanfaatkan sebagai medium ekspresi seni dan budaya yang memperkuat identitas kota.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin menghadirkan konsep serupa dengan menjadikan ruang publik sebagai wadah kolaborasi lintas seni, budaya, dan kreativitas masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global yang tidak hanya modern secara fisik, tetapi juga kaya akan ekspresi budaya.

    Untuk mewujudkan semua itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengikuti Leadership Exchange Programme di Museo delle Culture atau MUDEC, Milan, Italia, pada 9-16 Mei 2026. Program yang difasilitasi World Cities Culture Forum ini menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Jakarta dan Milan dalam pengembangan kebijakan budaya, seni publik, serta aktivasi ruang kota.

    Rano mengatakan Jakarta ingin belajar dari kota-kota dunia yang berhasil menjadikan seni dan budaya sebagai bagian penting dalam kehidupan perkotaan.

    “Jakarta ingin menghadirkan ruang publik yang hidup melalui seni dan budaya, sekaligus membuka ruang kolaborasi kreatif bagi masyarakat dan seniman Jakarta. Kota global bukan hanya soal gedung tinggi dan infrastruktur modern, tetapi juga tentang bagaimana masyarakatnya memiliki ruang untuk berekspresi, berinteraksi, dan merasa bangga terhadap identitas kotanya,” ujarnya, dikutip dari siaran pers, Jumat (15/5/2026).

    “Jakarta ingin ruang publik tidak hanya menjadi tempat berlalu lalang, tetapi juga ruang interaksi, kreativitas, dan kebanggaan warga kota. Seni harus hadir dekat dengan masyarakat,” imbuh Rano.

    Tahun ini, Jakarta menjadi satu dari 19 kota dunia yang terpilih dalam program internasional dengan tema ‘Public Art and Co-Creation’. Melalui tema itu, Jakarta dan Milan mendorong pengembangan seni publik berbasis komunitas melalui kolaborasi antar pemerintah, institusi budaya, komunitas kreatif, seniman, dan masyarakat.

    Jakarta dan Milan Siapkan Kolaborasi Seni Publik

    Melalui program Leadership Exchange Programme, Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Milan sepakat menjajaki kolaborasi seni publik yang akan digelar di Jakarta pada 18-24 Juli 2026.

    Dalam rangkaian kegiatan itu, seniman dan praktisi budaya dari Milan dijadwalkan hadir di Jakarta untuk mengikuti lokakarya, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan karya instalasi seni publik bersama seniman Jakarta.

    Selain seni publik, delegasi Pemprov DKI Jakarta juga mempelajari bagaimana Milan mengelola kawasan bersejarah, museum, dan ruang publik agar tetap hidup, nyaman, serta mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor wisata, budaya, dan aktivitas kreatif.

    Rano juga melakukan diskusi strategis bersama Isabella Valentini dari World Cities Culture Forum terkait penguatan kolaborasi budaya dan peluang pengembangan kerja sama kota kreatif antara Jakarta dan jejaring kota dunia.

    Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan ruang publik Jakarta yang lebih inklusif, kreatif, dan merepresentasikan identitas Jakarta sebagai kota global yang modern, namun tetap berakar kuat pada karakter serta budaya lokalnya.

    Kolong Flyover Pasar Rebo Disulap Jadi Ruang Kreatif Warga

    Pemprov DKI Jakarta ingin menjadikan ruang publik sebagai wadah kolaborasi lintas seni, budaya, dan kreativitas masyarakat. Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta

    Contoh terbaru pemanfaatan ruang publik di Jakarta dapat dilihat di kolong flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur. Area yang sebelumnya kerap menjadi lokasi tawuran kini ditata menjadi ruang aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja.

    Pemerintah Kota Jakarta Timur membangun arena tinju dan skateboard di lokasi tersebut agar anak-anak muda memiliki wadah untuk menyalurkan energi, hobi, dan bakat mereka ke kegiatan yang lebih produktif.

    Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin mengatakan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif kegiatan yang lebih bermanfaat bagi remaja.

    “Kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi arena tinju yang diharapkan menjadi tempat bagi anak-anak dan remaja menyalurkan bakat sekaligus energi mereka ke arah positif dibandingkan tawuran,” ujarnya, dikutip dari Antara.

    Senada dengan itu, Camat Ciracas, Panangaran Ritonga menegaskan bahwa ruang publik dapat menjadi sarana bagi warga untuk beraktivitas sekaligus mengembangkan potensi diri.

    “Daripada tawuran, lebih baik energi mereka disalurkan di arena olahraga. Jadi area ini menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk menikmati fasilitas sekaligus menyalurkan hobi dan bakatnya,” jelasnya.

    Transformasi kolong flyover Pasar Rebo menunjukkan bahwa ruang publik di Jakarta tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas perkotaan, tetapi juga sebagai tempat interaksi, kreativitas, dan pembinaan generasi muda. Konsep ini sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta menghadirkan ruang kota yang hidup, inklusif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

    Kerja Sama dengan Italia Diperluas

    Pemprov DKI Jakarta ingin menjadikan ruang publik sebagai wadah kolaborasi lintas seni, budaya, dan kreativitas masyarakat.Pemprov DKI Jakarta ingin menjadikan ruang publik sebagai wadah kolaborasi lintas seni, budaya, dan kreativitas masyarakat. Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta

    Di sela kunjungannya ke Milan, Rano juga bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Junimart Girsang pada Senin (11/5) sore waktu setempat.

    Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, keduanya membahas sejumlah peluang kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan kota-kota strategis di Italia, seperti Milan dan Roma.

    Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global, terutama melalui sektor ekonomi kreatif, fesyen, budaya, pariwisata, serta promosi produk lokal ke pasar internasional.

    “Tentu ini merupakan kesempatan yang sangat baik dapat bertemu dengan Dubes RI untuk Italia. Jakarta pada 2027 akan genap berusia 500 tahun. Karena itu, dalam satu tahun ke depan Jakarta akan semakin agresif membangun kerja sama dengan kota-kota global, termasuk kota-kota penting di Italia,” ujar Rano.

    Lebih lanjut, Rano menegaskan Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh produk lokal agar dapat tampil lebih percaya diri di pasar internasional. Menurutnya, ekonomi kreatif Jakarta tidak boleh berhenti sebagai produk lokal, tetapi harus naik kelas menjadi bagian dari rantai nilai global.

    “Jakarta punya banyak produk kreatif yang bagus. Ada fesyen, kuliner, kriya, aksesori, sampai produk budaya Betawi yang memiliki karakter kuat. Tugas pemerintah adalah membuka jalan, mempertemukan pelaku kreatif dengan pasar yang lebih luas, dan memberi ruang agar produk lokal Jakarta bisa tampil di panggung dunia,” urainya.

    Rano menambahkan, keterlibatan Jakarta dalam jejaring fesyen dan ekonomi kreatif global, baik melalui Paris Fashion Week, Milan Fashion Week, maupun promosi melalui ITPC Milan, merupakan bagian dari strategi besar untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada identitas budayanya.

    “Jakarta ingin menjadi kota global, tetapi tetap membawa jiwanya sendiri. Produk Betawi, karya anak muda Jakarta, dan kreativitas warga kota harus ikut melangkah ke panggung internasional. Inilah cara kita merayakan Jakarta: bukan hanya dengan seremoni, tetapi dengan membuka pintu dunia bagi karya warga Jakarta,” jelasnya.

    Junimart menyampaikan dukungannya terhadap target Jakarta untuk masuk dalam Top 50 Global City pada 2030. Menurutnya, Jakarta perlu terus memperluas jejaring kerja sama dengan kota-kota penting dunia, termasuk Milan yang dinilai strategis di sektor fesyen, desain, dan ekonomi kreatif.

    “Saya kira, kalau Jakarta ingin semakin maju, kerja sama seperti ini harus terus diperkuat. Milan adalah kota yang sangat strategis, terutama untuk fesyen, desain, dan ekonomi kreatif. Di sini kita juga memiliki ITPC Milan. Silakan produk-produk Jakarta dipamerkan dan diperkenalkan kepada pasar Italia serta Eropa,” ujar Junimart.

    (prf/ega)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLibur Long Weekend, Penumpang Whoosh Tembus 53 Ribu Orang per Hari : Okezone Economy
    Next Article Cara Cek Arus Listrik Bocor Apa Tidak Melalui kWh Meter PLN : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Rupiah Melemah ke Rp18.091 per USD, Pasar Soroti Mundurnya Perry Warjiyo : Okezone Economy

    July 28, 2026
    Nasional

    IHSG Balik Menguat Usai Dibuka Melemah, Naik ke Level 6.197 : Okezone Economy

    July 28, 2026
    Nasional

    Prabowo Bentuk KSSK Plus, Danantara Masuk Komite Stabilitas Keuangan : Okezone Economy

    July 28, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Uncategorized

    Suahasil Perintahkan Bea Cukai Terus Menggempur Peredaran Rokok Ilegal

    adminSeptember 16, 2026

    Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus menggempur peredaran rokok ilegal…

    5 Kebiasaan Era 90-an Ini Tak Boleh Diwariskan ke Gen Alpha

    September 16, 2026

    Jensen Huang Tolak Regulasi Baru untuk Atur Perkembangan AI

    September 16, 2026
    Top Trending
    Uncategorized

    Suahasil Perintahkan Bea Cukai Terus Menggempur Peredaran Rokok Ilegal

    adminSeptember 16, 2026

    Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus menggempur…

    Uncategorized

    5 Kebiasaan Era 90-an Ini Tak Boleh Diwariskan ke Gen Alpha

    adminSeptember 16, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Era 1990-an sering dianggap masa yang seru, bebas,…

    Teknologi

    Jensen Huang Tolak Regulasi Baru untuk Atur Perkembangan AI

    karinaSeptember 16, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — CEO Nvidia Jensen Huang menolak seruan agar pemerintah membuat…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Video: Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang II Resmi Beroperasi

    June 9, 202639 Views

    Disaksikan Prabowo, Purbaya Terima Uang Rp10,2 Triliun dari Jaksa Agung Hasil Denda Satgas PKH : Okezone Economy

    May 13, 202639 Views

    KSOP Labuan Bajo Larang Wisata Bahari Usai Gelombang Capai 2,1 Meter

    May 23, 202637 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.