Close Menu
    What's Hot

    MSCI Mau Turunkan Pasar Saham RI ke Standalone Market, Ini Dampaknya

    October 16, 2026

    Pemilik Perlu Tahu, Ini 4 Alasan Anjing Sering Menjulurkan Lidah

    October 16, 2026

    Google Play Kini Bisa Coba Game PC Berbayar Sebelum Beli

    October 16, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » Mata Uang Asia Beda Nasib: Yen Terbang Cs, Rupiah Ambruk Paling Parah
    Ekonomi

    Mata Uang Asia Beda Nasib: Yen Terbang Cs, Rupiah Ambruk Paling Parah

    adminBy adminApril 30, 2026Updated:April 30, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, medianusantara – Mata uang Asia bergerak beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Kamis (30/4/2026). Setelah bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) kembali menahan suku bunga acuannya.

    Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 11 mata uang Asia yang dipantau, 6 mata uang menguat, 3 melemah, dan 2 lainnya stagnan.

    Rupiah menjadi mata uang Asia dengan tekanan terdalam pagi ini. Mata uang Garuda melemah 0,49% ke level Rp17.360/US$.

    Setelah rupiah, tekanan juga dialami ringgit Malaysia yang berada di MYR 3,962/US$ setelah melemah 0,30%. Dong Vietnam turut terkoreksi 0,09% ke VND 26.355/US$.

    Di sisi lain, peso Filipina menjadi mata uang Asia dengan penguatan terbesar.

    Peso berada di level PHP 61,46/US$ setelah naik 0,18%. Won Korea menyusul dengan penguatan 0,15% ke KRW1.468,24/US$, sementara yen Jepang berada di JPY 160,22/US$ atau menguat 0,10%.

    Baht Thailand juga naik 0,09% ke THB 32,68/US$, disusul dolar Singapura yang menguat 0,07% ke SGD 1,28/US$. Dolar Taiwan turut bergerak positif 0,05% ke TWD 31,611/US$.

    Sementara itu, yuan China dan rupee India cenderung stagnan. Yuan berada di level CNY 6,83/US$, sedangkan rupee India berada di INR 94,85/US$.

    Pergerakan mata uang Asia hari ini masih dipengaruhi dinamika dolar AS di pasar global. Indeks dolar AS atau DXY pada pukul 09.15 WIB terpantau melemah tipis 0,05% ke level 98,913.

    Namun, pada perdagangan sebelumnya, DXY ditutup menguat 0,33% ke level 98,961.

    Penguatan tersebut terjadi setelah The Fed memutuskan untuk kembali menahan suku bunga, sehingga pasar mencermati lebih jauh arah kebijakan moneter AS ke depan, terutama setelah rapat tersebut menunjukkan perbedaan pandangan yang cukup tajam di internal The Fed.

    Keputusan The Fed kali ini diambil melalui voting 8 berbanding 4, menjadi keputusan paling terbelah sejak 1992.

    Kondisi ini membuka tantangan yang akan dihadapi Kevin Warsh ketika nantinya menjabat sebagai Ketua The Fed, terutama jika ingin mendorong pemangkasan suku bunga. Masa jabatan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed sendiri akan berakhir pada 15 Mei.

    Dalam konferensi pers, Powell menyatakan bahwa meski ada empat pejabat The Fed yang menolak mempertahankan bias pelonggaran, dia tidak melihat bank sentral AS sedang mengarah ke kenaikan suku bunga.

    Selain faktor The Fed, pasar juga masih dibayangi perang AS-Israel dengan Iran yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Ketidakpastian ini ikut menjaga permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman.

    Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah membahas cara mengurangi dampak dari kemungkinan blokade pelabuhan Iran selama beberapa bulan bersama perusahaan minyak AS. Kondisi ini membuat kekhawatiran terhadap pasokan energi global kembali meningkat.

    Harga minyak bahkan naik untuk sesi kedelapan beruntun, menjadi reli terpanjang sejak Mei 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina. Kontrak Brent bulan Juni yang akan berakhir pada Rabu melonjak 6% dan ditutup di US$118,03 per barel

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKemenhaj Buka Suara Soal Kecelakaan Jemaah Haji RI di Madinah
    Next Article Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)
    admin
    • Website

    Related Posts

    Ekonomi

    Kasus Kuras Rekening Bank Capital Ambon, Kuasa Hukum Nasabah Desak OJK Lakukan Audit Investigatif

    May 12, 2026
    Ekonomi

    Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)

    April 30, 2026
    Ekonomi

    Kredit BRI Tumbuh 13,7% di Kuartal I-2026

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Uncategorized

    MSCI Mau Turunkan Pasar Saham RI ke Standalone Market, Ini Dampaknya

    adminOctober 16, 2026

    Jakarta, CNBC Indonesia – MSCI mengumumkan rencana untuk mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi…

    Pemilik Perlu Tahu, Ini 4 Alasan Anjing Sering Menjulurkan Lidah

    October 16, 2026

    Google Play Kini Bisa Coba Game PC Berbayar Sebelum Beli

    October 16, 2026
    Top Trending
    Uncategorized

    MSCI Mau Turunkan Pasar Saham RI ke Standalone Market, Ini Dampaknya

    adminOctober 16, 2026

    Jakarta, CNBC Indonesia – MSCI mengumumkan rencana untuk mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari…

    Uncategorized

    Pemilik Perlu Tahu, Ini 4 Alasan Anjing Sering Menjulurkan Lidah

    adminOctober 16, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Pernah melihat anjing berjalan dengan lidah menjulur, terengah-engah…

    Teknologi

    Google Play Kini Bisa Coba Game PC Berbayar Sebelum Beli

    karinaOctober 16, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Google Play mengumumkan beberapa pembaruan pada Selasa (13/10), salah…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Disaksikan Prabowo, Purbaya Terima Uang Rp10,2 Triliun dari Jaksa Agung Hasil Denda Satgas PKH : Okezone Economy

    May 13, 202640 Views

    Video: Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang II Resmi Beroperasi

    June 9, 202639 Views

    KSOP Labuan Bajo Larang Wisata Bahari Usai Gelombang Capai 2,1 Meter

    May 23, 202637 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.