Close Menu
    What's Hot

    42 Tim di Kalteng Siap Bersaing Rebut Piala E-Sport Kapolda Cup 2026

    July 5, 2026

    Pandeglang Ujung Tombak Produksi Padi Banten : Okezone Economy

    July 5, 2026

    Viral Pemotor Ngaku-ngaku Tentara Saat Ditegur ‘Jajah’ Trotoar di Depok

    July 5, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » RI Bagikan Pengalaman Kelola Lahan Gambut Berbasis Data di Peru : Okezone Economy
    Nasional

    RI Bagikan Pengalaman Kelola Lahan Gambut Berbasis Data di Peru : Okezone Economy

    adminBy adminJuly 5, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Lahan Gambut (Foto: Okezone)

    JAKARTA – Indonesia membagikan pengalaman pengelolaan ekosistem gambut melalui pendekatan hidrologi, pemantauan karbon, pengendalian emisi gas rumah kaca, serta sistem pemetaan dan monitoring berbasis data di pertemuan Global Peatlands Initiative (GPI) di Lima, Peru. 

    Kepala Sekretariat Interim International Tropical Peatland Center (ITPC) Agus Justianto menjelaskan perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut menjadi bagian penting dari pembangunan rendah karbon, terutama dalam mendukung pencapaian target kontribusi nasional yang ditetapkan Indonesia melalui Nationally Determined Contribution (NDC).

    “Pengelolaan gambut tidak hanya berbicara tentang perlindungan lahan basah, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia menurunkan emisi, menjaga fungsi hidrologi, melindungi keanekaragaman hayati, dan memastikan pemanfaatan gambut dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Agus, Minggu (6/7/2026). 

    Agus menjelaskan, kerangka pengelolaan karbon pada ekosistem gambut mencakup perlindungan gambut yang masih dalam kondisi baik, pengelolaan berkelanjutan, pencegahan kerusakan tutupan gambut, pencegahan pengeringan, penataan kembali fungsi gambut, restorasi hidrologi, hingga rehabilitasi fungsi ekosistem setelah proses pemulihan.

    Menurut dia, pengalaman Indonesia menunjukkan bahwa pengelolaan gambut harus dilakukan secara sistematis dan terintegrasi, tidak hanya pada skala tapak, tetapi juga pada skala Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) agar keseimbangan air, fungsi ekosistem, dan emisi karbon dapat dikendalikan secara optimal.

    “Tujuan akhirnya adalah mencapai keseimbangan gas rumah kaca yang optimal. Karena itu, pengelolaan gambut harus memastikan muka air tanah tetap terjaga, menghindari drainase berlebihan, mencegah penggunaan api, serta memilih komoditas yang sesuai dengan karakteristik gambut,” katanya.

    Ia menambahkan, Indonesia juga terus memperkuat riset dan inovasi restorasi gambut dengan melibatkan 17 perguruan tinggi dan 10 lembaga riset. Pengembangan tersebut mencakup sistem pemantauan gambut, pengelolaan air, paludikultur, perhitungan karbon, sistem informasi, serta demonstrasi lapangan sebagai pusat pembelajaran dan replikasi praktik terbaik.

     

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTersangka Kasus Daycare Little Aresha Bertambah Jadi 27 Orang
    Next Article Viral Pemotor Ngaku-ngaku Tentara Saat Ditegur ‘Jajah’ Trotoar di Depok
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    42 Tim di Kalteng Siap Bersaing Rebut Piala E-Sport Kapolda Cup 2026

    July 5, 2026
    Nasional

    Pandeglang Ujung Tombak Produksi Padi Banten : Okezone Economy

    July 5, 2026
    Nasional

    Viral Pemotor Ngaku-ngaku Tentara Saat Ditegur ‘Jajah’ Trotoar di Depok

    July 5, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    42 Tim di Kalteng Siap Bersaing Rebut Piala E-Sport Kapolda Cup 2026

    adminJuly 5, 2026

    Palangka Raya – Semangat kompetisi anak muda Kalimantan Tengah (Kalteng) memuncak. Untuk pertama kalinya, Polda…

    Pandeglang Ujung Tombak Produksi Padi Banten : Okezone Economy

    July 5, 2026

    Viral Pemotor Ngaku-ngaku Tentara Saat Ditegur ‘Jajah’ Trotoar di Depok

    July 5, 2026
    Top Trending
    Nasional

    42 Tim di Kalteng Siap Bersaing Rebut Piala E-Sport Kapolda Cup 2026

    adminJuly 5, 2026

    Palangka Raya – Semangat kompetisi anak muda Kalimantan Tengah (Kalteng) memuncak. Untuk…

    Nasional

    Pandeglang Ujung Tombak Produksi Padi Banten : Okezone Economy

    adminJuly 5, 2026

    Produksi Padi (Foto: Okezone) JAKARTA – Kabupaten Pandeglang menjadi…

    Nasional

    Viral Pemotor Ngaku-ngaku Tentara Saat Ditegur ‘Jajah’ Trotoar di Depok

    adminJuly 5, 2026

    Kota Depok – Video seorang pengendara motor (pemotor) mengaku sebagai tentara saat…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Grab For Business Permudah Operasional Perusahaan di Era Bisnis yang Makin Kompleks : Okezone Economy

    June 19, 20265 Views

    Pasokan Avtur untuk Penerbangan Bali dan Nusa Tenggara Diperkuat : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.