Close Menu
    What's Hot

    Ini Alasan Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun : Okezone Economy

    May 20, 2026

    Gempa M 4,6 Guncang Pangandaran Jabar

    May 20, 2026

    Banyak Perusahaan Tekan Harga Komoditas di Pasar Global, Indonesia Rugi Rp15.400 Triliun : Okezone Economy

    May 20, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home ยป Saksi Ungkap Amplop Jatah Suap Kode ‘1’ Diberikan ke Ditjen Bea Cukai
    Nasional

    Saksi Ungkap Amplop Jatah Suap Kode ‘1’ Diberikan ke Ditjen Bea Cukai

    adminBy adminMay 20, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta –

    Jaksa penuntut umum (JPU) menyebut ada salah satu amplop yang diperuntukkan untuk Dirjen Bea Cukai dengan kode nomor 1 dalam sidang kasus suap importasi barang pada Bea Cukai. Saksi yang didatangkan, Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan l menyebut amplop kode 1 itu diberikan kepada mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai, Rizal.

    Hal itu diungkap Ocoy dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (20/05/2026). Mulanya, penasihat hukum terdakwa dari pihak Blueray, Dinalara Butar Butar, bertanya kepada Ocoy siapa yang memegang amplop kode 1 tersebut.

    “Yang 1 tadi, Pak Jaksa bilang ada menyebut nama Pak Djaka, itu siapa yang pegang?” tanya penasihat hukum.

    “Maaf, Bu, saya bukanya… saya nggak tahu punya siapa nomor satu itu,” jawab Ocoy.

    Dinalara kemudian bertanya kepada Ocoy amplop kode 1 diberikan ke mana. Ocoy menjawab amplop itu dia berikan kepada Rizal yang kini tercatat sebagai tersangka penerima suap.

    “Pokoknya ada nomor 1, 2, 3. Nah, nomor 1 itu ke siapa saudara kasih?” tanya Dinalara.

    “Ke Pak Rizal,” kata Ocoy.

    Dinalara kemudian kembali bertanya kepada Ocoy tentang peruntukkan amplop nomor 1. Ocoy menegaskan jika dia tidak tahu.

    “Ndak tahu untuk siapa ya? Atau si pemberinya kasih tahu, ‘Nah, ini untuk si ini,’ gitu loh?” tanya Dinalara.

    “Nggak tahu, Bu,” jawab Ocoy.

    “Nggak tahu ya. Nggak bakal beranilah saudara nanya itu ya? Berani nggak nanya itu? ke Pak Rizal?” tanya Dinalara.

    “Enggak berani, Bu,” jawab Ocoy.

    Sebelumnya, Jaksa KPK M Takdir Suhan menyebut ada salah satu amplop yang diperuntukkan untuk Dirjen Bea Cukai dengan kode nomor 1. Ocoy mengaku tidak tahu dengan pemilik amplop dengan kode nomor 1.

    “Baik, kemudian izin majelis, kami tegaskan yang Sales 2, 1 adalah Dirjen Bea Cukai. Nilainya 213.600 dolar Singapura. Itu kami yang menegaskan, kami, karena kami yang punya bukti ini. 1, 2, 1, 2, 3 memahami? Maksudnya kode-kode itu memahami?” tanya Takdir.

    “Nomor 1 saya tidak tahu, Pak. Nomor 2 saya tahu, nomor 3 saya tahu, Pak,” jawab Ocoy.

    Dalam kasus ini, JPU KPK mendakwa tiga terdakwa pimpinan Blueray Cargo dalam kasus suap importasi barang pada Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Tiga terdakwa tersebut ialah terdakwa I John Field selaku pimpinan Blueray Cargo, terdakwa II Deddy Kurniawan Sukolo selaku Manajer Operasional Blueray Cargo, dan terdakwa III Andri selaku ketua tim dokumen Blueray Cargo.

    Jaksa KPK mengatakan ketiganya memberikan uang Rp 61,3 miliar dalam bentuk mata uang dolar Singapura. Selain uang, jaksa menyebut, ketiganya juga didakwa memberikan sejumlah fasilitas serta barang mewah mencapai Rp 1,8 miliar.

    Halaman 2 dari 2

    (isa/isa)





    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleResmikan Kantor di Dago, MNC Sekuritas Dekatkan Investor ke Saham, Reksa Dana dan Obligas : Okezone Economy
    Next Article Danantara Sumber Daya Indonesia Tutup Celah Kebocoran Ekspor, Devisa Negara Berpotensi Naik : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Ini Alasan Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun : Okezone Economy

    May 20, 2026
    Nasional

    Gempa M 4,6 Guncang Pangandaran Jabar

    May 20, 2026
    Nasional

    Banyak Perusahaan Tekan Harga Komoditas di Pasar Global, Indonesia Rugi Rp15.400 Triliun : Okezone Economy

    May 20, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Ini Alasan Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun : Okezone Economy

    adminMay 20, 2026

    Pagu anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun ini disesuaikan menjadi Rp268 triliun untuk sementara…

    Gempa M 4,6 Guncang Pangandaran Jabar

    May 20, 2026

    Banyak Perusahaan Tekan Harga Komoditas di Pasar Global, Indonesia Rugi Rp15.400 Triliun : Okezone Economy

    May 20, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Ini Alasan Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun : Okezone Economy

    adminMay 20, 2026

    Pagu anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun ini disesuaikan menjadi Rp268…

    Nasional

    Gempa M 4,6 Guncang Pangandaran Jabar

    adminMay 20, 2026

    Jakarta – Gempa berkekuatan magnitudo 4,6 terjadi di wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa…

    Nasional

    Banyak Perusahaan Tekan Harga Komoditas di Pasar Global, Indonesia Rugi Rp15.400 Triliun : Okezone Economy

    adminMay 20, 2026

    Praktik under-invoicing yang dilakukan eksportir membuat negara rugi Rp15.400 triliun. (foto: Okezone.com/Freepik)…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Polisi Usut Viral Pemotor Rampas HP Bocah di Lubang Buaya Jaktim

    May 12, 20263 Views

    Puan Tegaskan DPR Bakal Tindaklanjuti Pembubaran Nobar Film ‘Pesta Babi’

    May 12, 20263 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.