Close Menu
    What's Hot

    Polisi Tangkap Muncikari di Lokasari Jakbar, Bocah Ikut Jadi Korban

    July 8, 2026

    BEI Kontak S&P Dow Jones soal Potensi Penurunan Status Pasar Saham : Okezone Economy

    July 8, 2026

    Perairan di Papua Viral Dipenuhi Batu Apung, Ini Penjelasan BMKG

    July 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » Rupiah Kembali Tertekan di Rp18.014, Ketidakpastian Geopolitik dan Beban Fiskal Membayangi : Okezone Economy
    Nasional

    Rupiah Kembali Tertekan di Rp18.014, Ketidakpastian Geopolitik dan Beban Fiskal Membayangi : Okezone Economy

    adminBy adminJuly 8, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Rupiah (Foto: Okezone)




    JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan tren pelemahan di tengah derasnya tekanan eksternal dan domestik. Sentimen negatif yang dipicu oleh memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah serta tantangan fiskal dalam negeri membuat pergerakan mata uang Garuda berada dalam posisi rentan.

    Pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (8/7/2026), mata uang rupiah melemah 34 poin ke level Rp18.014 per dolar AS, dari sebelumnya berada di posisi Rp17.980. Pelemahan ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar global terhadap potensi gangguan pasokan energi akibat konflik antara AS dan Iran.

    Pengamat Ekonomi, Mata Uang, & Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai bahwa ketegangan di Selat Hormuz menjadi pemicu utama yang mengganggu stabilitas pasar global. Situasi ini diperparah dengan langkah AS yang menarik konsesi penjualan minyak Iran, sehingga memicu ketidakpastian baru.

    “Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan telah memulai serangkaian serangan terhadap Iran, yang bertujuan untuk memberikan apa yang digambarkan sebagai ‘biaya berat’ atas serangan Teheran terhadap pelayaran komersial,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/7/2026).

    “Kembalinya permusuhan dan tanda-tanda masalah pelayaran yang lebih besar di Hormuz kembali memicu kekhawatiran tentang gangguan pasokan di Timur Tengah,” imbuhnya.

    Selain faktor geopolitik, Ibrahim juga menyoroti kenaikan imbal hasil obligasi AS yang turut menekan mata uang negara berkembang. Para pelaku pasar kini tengah menunggu rilis notulen rapat FOMC bulan Juni untuk mencari arah kebijakan suku bunga The Fed.

     

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleIbu Hamil dengan Masalah Jantung Bisa Berdampak pada Pertumbuhan Anak
    Next Article Penampakan Rumah di Sentul Bogor Digeledah Polri Terkait 3 Kasus Korupsi
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Polisi Tangkap Muncikari di Lokasari Jakbar, Bocah Ikut Jadi Korban

    July 8, 2026
    Nasional

    BEI Kontak S&P Dow Jones soal Potensi Penurunan Status Pasar Saham : Okezone Economy

    July 8, 2026
    Nasional

    Penampakan Rumah di Sentul Bogor Digeledah Polri Terkait 3 Kasus Korupsi

    July 8, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Polisi Tangkap Muncikari di Lokasari Jakbar, Bocah Ikut Jadi Korban

    adminJuly 8, 2026

    Jakarta – Polisi mengungkapkan satu anak menjadi korban eksploitasi seksual di Lokasari, Jakarta Barat (Jakbar).…

    BEI Kontak S&P Dow Jones soal Potensi Penurunan Status Pasar Saham : Okezone Economy

    July 8, 2026

    Perairan di Papua Viral Dipenuhi Batu Apung, Ini Penjelasan BMKG

    July 8, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Polisi Tangkap Muncikari di Lokasari Jakbar, Bocah Ikut Jadi Korban

    adminJuly 8, 2026

    Jakarta – Polisi mengungkapkan satu anak menjadi korban eksploitasi seksual di Lokasari,…

    Nasional

    BEI Kontak S&P Dow Jones soal Potensi Penurunan Status Pasar Saham : Okezone Economy

    adminJuly 8, 2026

    BEI (Foto: Okezone) JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI)…

    Teknologi

    Perairan di Papua Viral Dipenuhi Batu Apung, Ini Penjelasan BMKG

    karinaJuly 8, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut batu…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Grab For Business Permudah Operasional Perusahaan di Era Bisnis yang Makin Kompleks : Okezone Economy

    June 19, 20265 Views

    Pasokan Avtur untuk Penerbangan Bali dan Nusa Tenggara Diperkuat : Okezone Economy

    June 17, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.